Javascript must be enabled to continue!
Diagnosis dan Manajemen Stenosis Vena Sentral pada Pasien Dialisis: Tinjauan Praktis
View through CrossRef
Latar belakang: Stenosis vena sentral (SVS) merupakan komplikasi iatrogenik penting pada pasien dialisis yang berkontribusi terhadap disfungsi akses vaskular, morbiditas, serta peningkatan biaya perawatan.
Tujuan: Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif epidemiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, pendekatan diagnostik, serta strategi manajemen SVS pada pasien dialisis, dengan penekanan pada implikasi praktik klinis nefrologi.
Metode: Artikel ini disusun sebagai tinjauan naratif berbasis literatur yang diperoleh melalui pencarian sistematis pada basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar untuk publikasi tahun 2015–2025 menggunakan kata kunci “central venous stenosis”, “hemodialysis”, dan “vascular access”. Artikel yang diseleksi meliputi penelitian observasional, uji klinis, pedoman praktik, dan tinjauan sistematis yang relevan dengan populasi dialisis dewasa.
Hasil: Dari hasil seleksi, 24 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif. Luaran yang ditargetkan dalam tinjauan ini adalah sintesis bukti mengenai faktor risiko utama (terutama penggunaan kateter vena sentral dan kanulasi vena subklavia), akurasi modalitas diagnostik, efektivitas intervensi endovaskular, angka kekambuhan, serta strategi pencegahan berbasis pelestarian akses vaskular.
Kesimpulan: Tinjauan ini menegaskan bahwa pencegahan melalui pembatasan penggunaan kateter, pemilihan lokasi kanulasi yang tepat, serta deteksi dini pada pasien berisiko tinggi merupakan komponen kunci dalam praktik nefrologi. Artikel ini menyediakan kerangka praktis untuk pengambilan keputusan klinis yang terintegrasi dalam pengelolaan akses vaskular jangka panjang pada pasien dialisis.
Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan
Title: Diagnosis dan Manajemen Stenosis Vena Sentral pada Pasien Dialisis: Tinjauan Praktis
Description:
Latar belakang: Stenosis vena sentral (SVS) merupakan komplikasi iatrogenik penting pada pasien dialisis yang berkontribusi terhadap disfungsi akses vaskular, morbiditas, serta peningkatan biaya perawatan.
Tujuan: Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif epidemiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, pendekatan diagnostik, serta strategi manajemen SVS pada pasien dialisis, dengan penekanan pada implikasi praktik klinis nefrologi.
Metode: Artikel ini disusun sebagai tinjauan naratif berbasis literatur yang diperoleh melalui pencarian sistematis pada basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar untuk publikasi tahun 2015–2025 menggunakan kata kunci “central venous stenosis”, “hemodialysis”, dan “vascular access”.
Artikel yang diseleksi meliputi penelitian observasional, uji klinis, pedoman praktik, dan tinjauan sistematis yang relevan dengan populasi dialisis dewasa.
Hasil: Dari hasil seleksi, 24 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif.
Luaran yang ditargetkan dalam tinjauan ini adalah sintesis bukti mengenai faktor risiko utama (terutama penggunaan kateter vena sentral dan kanulasi vena subklavia), akurasi modalitas diagnostik, efektivitas intervensi endovaskular, angka kekambuhan, serta strategi pencegahan berbasis pelestarian akses vaskular.
Kesimpulan: Tinjauan ini menegaskan bahwa pencegahan melalui pembatasan penggunaan kateter, pemilihan lokasi kanulasi yang tepat, serta deteksi dini pada pasien berisiko tinggi merupakan komponen kunci dalam praktik nefrologi.
Artikel ini menyediakan kerangka praktis untuk pengambilan keputusan klinis yang terintegrasi dalam pengelolaan akses vaskular jangka panjang pada pasien dialisis.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Hematotoraks Kontralateral Paska Pemasangan Kateter Vena Sentral (KVS)
Hematotoraks Kontralateral Paska Pemasangan Kateter Vena Sentral (KVS)
Latar Belakang. Pemasangan kateter vena sentral didefinisikan sebagai pemasangan kateter ke dalam pembuluh darah vena besar. Akses ke pembuluh vena sent...
Stenosis Vena Sentral : Laporan Kasus
Stenosis Vena Sentral : Laporan Kasus
Stenosis vena sentral sering terjadi dan pada pasien yang menjalani hemodialisis dengan prevalensi bervariasi antara 4,3% hingga 41%. Kanulasi sistem vena sentral, seperti pemasang...
Critical Arterial Stenosis Revisited
Critical Arterial Stenosis Revisited
Abstract
Introduction
Stenosis of an organ/tissue primary artery can produce ischemia or only reduce blood flow reserve. Despit...
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Penelitian mengenai kepuasan pasien umumnya berfokus pada pengaruh langsung kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, sementara peran keterlibatan pasien dan pengalaman pasien s...
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Menurut Kemenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II 2008 waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang diperlukan mulai dari pasien mendaftar di tempat pendaftraran pasien rawat jalan (TPPRJ), s...

