Javascript must be enabled to continue!
POTENSI WISATA MUSEUM PURBAKALA POPA-EYATO SEBAGAI ETALASE BUDAYA DI PROVINSI GORONTALO
View through CrossRef
AbstrakTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi wisata museum purbakala Popa Eyato yang ada di Provinsi Gorontalo sebagai etalase budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu potensi wisata museum purbakala Popa-Eyato sebagai etalasae 1) wisata edukasi yang dapat memberikan pembelajaran sejarah budaya di kalangan pelajar baik TK, Paud, siswa SD, SMA sampai Mahasiswa, sehingga Siswa lebih kreatif, inovatif dan mandiri dalam belajar. 2) Informasi bagi masyarakat luas bahwa wisata museum menjadi salah satu pilihan untuk dikunjungi dalam menikmati kota terutama dalam mempelajari sejarah di masa lampau secara langsung, dengan membangun sistem informasi museum yang dapat diakses oleh semua kalangan dan menarik masyarakat untuk mengunjungi museum. 3) wisata budaya sejarah yang mampu menarik perhatian wisatawan untuk melihat koleksi hasil peningggalan budaya masyarakat zaman dahulu secara langsung sesuai dengan misi museum yaitu sarana rekreasi bersifat kultural. Kata kunci: Museum, Wisata Budaya, Popa-Eyato AbstractThe aim of this research is to determine the tourism potential of the Popa Eyato archaeological museum in Gorontalo Province as a cultural showcase. The method used in this research is a qualitative approach. Data collection was carried out using observation, interviews and documentation techniques. The results of the research are: Development of the potential of the Popa-Eyato archaeological museum as showcase 1) educational tourism which can provide cultural history learning among students both kindergarten, pre-school, elementary, high school and college students, thus training students to be more creative, innovative and independent in the learning process. 2) Information for the wider community that museum tourism is an option to visit to enjoy the city, especially in studying past history directly, by building a museum information system that can be accessed by all groups and attracts people to visit museums. 3) historical cultural tourism which is able to attract the attention of tourists to see the collection of cultural relics of ancient people directly in accordance with the mission of the museum, namely cultural recreation facilities. Keywords: Museum, Cultural Tourism, Popa-Eyato
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Title: POTENSI WISATA MUSEUM PURBAKALA POPA-EYATO SEBAGAI ETALASE BUDAYA DI PROVINSI GORONTALO
Description:
AbstrakTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi wisata museum purbakala Popa Eyato yang ada di Provinsi Gorontalo sebagai etalase budaya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian yaitu potensi wisata museum purbakala Popa-Eyato sebagai etalasae 1) wisata edukasi yang dapat memberikan pembelajaran sejarah budaya di kalangan pelajar baik TK, Paud, siswa SD, SMA sampai Mahasiswa, sehingga Siswa lebih kreatif, inovatif dan mandiri dalam belajar.
2) Informasi bagi masyarakat luas bahwa wisata museum menjadi salah satu pilihan untuk dikunjungi dalam menikmati kota terutama dalam mempelajari sejarah di masa lampau secara langsung, dengan membangun sistem informasi museum yang dapat diakses oleh semua kalangan dan menarik masyarakat untuk mengunjungi museum.
3) wisata budaya sejarah yang mampu menarik perhatian wisatawan untuk melihat koleksi hasil peningggalan budaya masyarakat zaman dahulu secara langsung sesuai dengan misi museum yaitu sarana rekreasi bersifat kultural.
Kata kunci: Museum, Wisata Budaya, Popa-Eyato AbstractThe aim of this research is to determine the tourism potential of the Popa Eyato archaeological museum in Gorontalo Province as a cultural showcase.
The method used in this research is a qualitative approach.
Data collection was carried out using observation, interviews and documentation techniques.
The results of the research are: Development of the potential of the Popa-Eyato archaeological museum as showcase 1) educational tourism which can provide cultural history learning among students both kindergarten, pre-school, elementary, high school and college students, thus training students to be more creative, innovative and independent in the learning process.
2) Information for the wider community that museum tourism is an option to visit to enjoy the city, especially in studying past history directly, by building a museum information system that can be accessed by all groups and attracts people to visit museums.
3) historical cultural tourism which is able to attract the attention of tourists to see the collection of cultural relics of ancient people directly in accordance with the mission of the museum, namely cultural recreation facilities.
Keywords: Museum, Cultural Tourism, Popa-Eyato .
Related Results
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SARONDE KOTA GORONTALO
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SARONDE KOTA GORONTALO
Abstrak: Analisis Dan Evaluasi Kinerja Bundaran Saronde Kota Gorontalo. Dengan semakin banyaknya pembangunan yang terjadi di Kota Gorontalo, maka perlu adanya tinjauan ulang atau e...
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Kota Yogyakarta terkenal dengan jenis wisata yang khas, yaitu jenis wisata budaya sebagai cagar budaya Jawa. Dewasa ini para wisatawan mulai menggemari tempat wisata yang tidak han...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Eksplorasi, disebut juga penjelajahan atau pencarian, yaitu tindakan mencari atau melakukan penjelajahan dengan tujuan menemukan sesuatu.. Dalam hal ini, eksplorasi adalah usaha un...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...

