Javascript must be enabled to continue!
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DENGAN KEGIATAN MEWARNAI DI PAUD NAZARETH OESAPA TIMUR
View through CrossRef
one of the fine motor learning activities in children by increasing coloring activities. Coloring activities aim to train children's eye and hand muscle coordination and train children's concentration. Coloring learning activities can train children's development to use colored pencils and color well. Coloring activities are the best way to improve children's concentration to train the mind well. This class action research method is a cyclical action that is carried out continuously or repeatedly, namely planning-observation-observation-reflection-planning-observation-observation-reflection. The cycle is carried out repeatedly until the results of the research are obtained and the researcher can analyze other problems. In this study using classroom action research applied to the Kemmis and McTaggart models. The research subjects were 12 children at Nasarth Oesapa Timur PAUD, class A, 5 boys and 7 girls and the object of this study was fine motor coloring. The instrument used in this study was observation which consisted of observation sheets and assessment and documentation rubrics. This data collection technique in conducting this research is observation and documentation. The researcher concluded that activities to increase children's abilities regarding fine motor coloring When pre-action was BSH criteria 4 children 33.5%, while in cycle II it increased to BSB 5 children 66.6% and cycle II BSb as many as 8 children 97%. Coloring children at Nazareth Oesapa East Elementary School with the BSB indicator before starting the action was 0.00% and in cycle I it increased to 47.2% and in cycle II it experienced a rapid increase of 97%.
ABSTRAKSalah satu kegiatan pembelajran motorik halus pada anak dengan meningkatkan kegiatan mewarnai . kegiatan mewarnai bertujuan untuk melatih kordinasi mata dan otot tangan anak serta melatih konsentarsi anak. Kegiatan pembelajran mewarnai dapat melatih perkembagan anak untuk mengunakan pensil warna dan mewarnai dengan baik. Kegiatan mewarnai adalah cara terbaik untuk meningkatkan konsentrasi anak untuk melatih pikiran dengan baik. Metode penelitian Tindakan kelas ini merupakan Tindakan siklus yang dilakukan secara terus-menerus atau secara berulang-ulang, khususnya perencanaan, observasi, refleksi, dan perencanaan, observasi, refleksi. Siklus tersebut diulang sampai hasil penelitian diperoleh dan peneliti dapat memeriksa masalah tambahan. Dalam penelitian ini megunakan penelitian Tindakan kelas yang di terapkan dengan model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian adalah anak-anak di Paud Nasarth Oesapa Timur kelas A berjumlah 12 individu 5 laki-laki dan 7 perempuan dan objek penelitian ini adalah shading mesin halus. Instrumen persepsi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari rubrik penilaian dan dokumentasi serta lembar persepsi. Observasi dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data.Peneliti menyimpulkan kegiatan peningkatan kemampuan anak mengenai motorik halus mewarnai Saat pra Aktivitas adalah kriteria BSH 4 anak 33,5% sedangkan pada siklkus II mengalami kenaikan menjadi BSB 5 anak 66,6% dan siklus II BSb sebanyak 8 anak 97%.Hasil prsentasi pada kegiatan mewarnai anak di Paud Nazareth Oesapa Timur dengan indikator BSB sebelum memulai Tindakan 0,00% dan pada siklus I meningkat menjadi 47,2% dan pada siklus II mengalami peningkatan pesat yaitu 97%.
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
Title: MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DENGAN KEGIATAN MEWARNAI DI PAUD NAZARETH OESAPA TIMUR
Description:
one of the fine motor learning activities in children by increasing coloring activities.
Coloring activities aim to train children's eye and hand muscle coordination and train children's concentration.
Coloring learning activities can train children's development to use colored pencils and color well.
Coloring activities are the best way to improve children's concentration to train the mind well.
This class action research method is a cyclical action that is carried out continuously or repeatedly, namely planning-observation-observation-reflection-planning-observation-observation-reflection.
The cycle is carried out repeatedly until the results of the research are obtained and the researcher can analyze other problems.
In this study using classroom action research applied to the Kemmis and McTaggart models.
The research subjects were 12 children at Nasarth Oesapa Timur PAUD, class A, 5 boys and 7 girls and the object of this study was fine motor coloring.
The instrument used in this study was observation which consisted of observation sheets and assessment and documentation rubrics.
This data collection technique in conducting this research is observation and documentation.
The researcher concluded that activities to increase children's abilities regarding fine motor coloring When pre-action was BSH criteria 4 children 33.
5%, while in cycle II it increased to BSB 5 children 66.
6% and cycle II BSb as many as 8 children 97%.
Coloring children at Nazareth Oesapa East Elementary School with the BSB indicator before starting the action was 0.
00% and in cycle I it increased to 47.
2% and in cycle II it experienced a rapid increase of 97%.
ABSTRAKSalah satu kegiatan pembelajran motorik halus pada anak dengan meningkatkan kegiatan mewarnai .
kegiatan mewarnai bertujuan untuk melatih kordinasi mata dan otot tangan anak serta melatih konsentarsi anak.
Kegiatan pembelajran mewarnai dapat melatih perkembagan anak untuk mengunakan pensil warna dan mewarnai dengan baik.
Kegiatan mewarnai adalah cara terbaik untuk meningkatkan konsentrasi anak untuk melatih pikiran dengan baik.
Metode penelitian Tindakan kelas ini merupakan Tindakan siklus yang dilakukan secara terus-menerus atau secara berulang-ulang, khususnya perencanaan, observasi, refleksi, dan perencanaan, observasi, refleksi.
Siklus tersebut diulang sampai hasil penelitian diperoleh dan peneliti dapat memeriksa masalah tambahan.
Dalam penelitian ini megunakan penelitian Tindakan kelas yang di terapkan dengan model Kemmis dan McTaggart.
Subjek penelitian adalah anak-anak di Paud Nasarth Oesapa Timur kelas A berjumlah 12 individu 5 laki-laki dan 7 perempuan dan objek penelitian ini adalah shading mesin halus.
Instrumen persepsi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari rubrik penilaian dan dokumentasi serta lembar persepsi.
Observasi dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data.
Peneliti menyimpulkan kegiatan peningkatan kemampuan anak mengenai motorik halus mewarnai Saat pra Aktivitas adalah kriteria BSH 4 anak 33,5% sedangkan pada siklkus II mengalami kenaikan menjadi BSB 5 anak 66,6% dan siklus II BSb sebanyak 8 anak 97%.
Hasil prsentasi pada kegiatan mewarnai anak di Paud Nazareth Oesapa Timur dengan indikator BSB sebelum memulai Tindakan 0,00% dan pada siklus I meningkat menjadi 47,2% dan pada siklus II mengalami peningkatan pesat yaitu 97%.
Related Results
Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala anugerah dan rahmat-Nya, sehingga Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini untuk Tingkat Perguruan Tinggi ini dapa...
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MESSY PLAY
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MESSY PLAY
Penelitian ini membahas mengenai upaya meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan messy play. Hal tersebut didasari karena muncul permasalahan motorik ...
Pengaruh Media Colour Corrugated Paper (Kokoru) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di TK Mekar Sari Surabaya
Pengaruh Media Colour Corrugated Paper (Kokoru) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di TK Mekar Sari Surabaya
Fine motor skills are the ability to control fine and coordinated movements of the hands and fingers. Fine motor skills are one of the important abilities for children. Thus, if th...
Implementasi Permainan Tradisional Lempar Gelang Terhadap Aspek Motorik Halus Anak Usia Dini
Implementasi Permainan Tradisional Lempar Gelang Terhadap Aspek Motorik Halus Anak Usia Dini
Permainan lempar gelang merupakan salah satu permainan yang sangat mudah untuk dilakukan, dan juga menggunakan alat yang sangat sederhana. Permainan lempar gelang adalah salah satu...
Implementasi Media Pembelajaran Magic Hour Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok B Di Ra Nurul Hikmah Lenteng Proppo Pamekasan
Implementasi Media Pembelajaran Magic Hour Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok B Di Ra Nurul Hikmah Lenteng Proppo Pamekasan
Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 1 angka 14 menyatakan bahwa, pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada...
PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI MEDIA PELEPAH PISANG
PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI MEDIA PELEPAH PISANG
Kemampuan fisik motorik halus anak di RA Syamila kids Salatiga kelas A diamati dengan kegiatan kegiatan pembelajaran anak-anak di sekolah. Hasil observasi menunjukkan kurangnya sem...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI YOGYAKARTA
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI YOGYAKARTA
Abstrak
Periode lima tahun pertama kehidupan merupakan masa penting tumbuh kembang anak dimana di sebut “masa keemasan”, masa ini akan menentukan masa kehidupan anak yang akan dat...

