Javascript must be enabled to continue!
SCIENCE PROJECT SEBAGAI STRATEGI STIMULASI KEMAMPUAN BICARA PADA SPEECH DELAY ANAK USIA DINI
View through CrossRef
In essence, speaking is one aspect of a child's development that starts from birth. By talking, children can communicate about their condition. Children are said to be late in speaking, if at the age their ability to produce sound and communicate is below the average for their age. The most obvious impact of speech delays in children is that children will have difficulty communicating with their environment, and those around them will find it difficult to understand children. Based on this, this research aims to identify and design strategies for interesting play and learning activities for children in the form of providing Science Project activities as a strategy to stimulate speech skills in early childhood who have speech delays. The research method used is descriptive qualitative research method with SSR (Single Subject Research) technique. The analysis focuses on the spoken language of children who experience speech delays and developments that occur when speech stimulation is carried out using interesting activities, namely science projects. Researchers used parents and children as informants. Data collection techniques were carried out through interviews, observation and documentation. The study was conducted on a child with the initials S, aged 5 years who had a speech delay, it turned out that the provision of Science Project activities could stimulate his speech ability. The results of the stimulation can be seen from the activity of S during the science learning process. Child S talks a lot although still in imperfect language. Consistency and patience in repeating words and correcting children's speech errors are needed in this case. Exciting activities such as science projects make children feel happy in communicating, especially speaking to convey what they see in their observations and what they feel.
ABSTRAKPada hakikatnya, aspek berbicara merupakan salah satu aspek perkembangan seorang anak yang dimulai sejak lahir. Dengan berbicara anak dapat mengkomunikasikan tentang keadaan dirinya. Anak dikatakan terlambat berbicara, jika pada usia kemampuan produksi suara dan berkomunikasi di bawah rata-rata anak seusianya. Dampak yang paling nyata dengan adanya keterlambatan bicara pada anak adalah anak akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, dan orang sekitarnya akan sulit memahami anak. Berdasarkan hal tesebut, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi dan merancang strategi kegiatan bermain dan belajar yang menarik untuk anak berupa pemberian kegiatan Science Project sebagai strategi untuk menstimulasi kemampuan bicara pada anak usia dini yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay). Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan dengan teknik SSR (Single Subject Research). Analisis difokuskan pada bahasa lisan anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay) dan perkembangan yang terjadi saat dilakukan stimulasi bicara dengan menggunakan kegiatan yang menarik yaitu science project. Peneliti menggunakan orangtua dan anak sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian dilakukan pada anak berinisial S, usia 5 tahun yang mengalami keterlambatan bicara, ternyata dengan pemberian kegiatan Science Project dapat menstimulasi kemampuan bicaranya. Hasil stimulasi dapat dilihat dari keaktifan S selama proses pembelajaran sains. Anak S banyak berbicara meskipun masih dengan bahasa yang belum sempurna. Konsisten dan kesabaran dalam mengulang kata-kata serta memperbaiki kesalahan ucap anak sangat diperlukan dalam hal ini. Kegiatan yang seru seperti science project membuat anak merasa senang dalam berkomunikasi khususnya bicara untuk menyampaikan apa yang dilihatnya dalam pengamatannya dan apa yang dirasakannya.
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
Title: SCIENCE PROJECT SEBAGAI STRATEGI STIMULASI KEMAMPUAN BICARA PADA SPEECH DELAY ANAK USIA DINI
Description:
In essence, speaking is one aspect of a child's development that starts from birth.
By talking, children can communicate about their condition.
Children are said to be late in speaking, if at the age their ability to produce sound and communicate is below the average for their age.
The most obvious impact of speech delays in children is that children will have difficulty communicating with their environment, and those around them will find it difficult to understand children.
Based on this, this research aims to identify and design strategies for interesting play and learning activities for children in the form of providing Science Project activities as a strategy to stimulate speech skills in early childhood who have speech delays.
The research method used is descriptive qualitative research method with SSR (Single Subject Research) technique.
The analysis focuses on the spoken language of children who experience speech delays and developments that occur when speech stimulation is carried out using interesting activities, namely science projects.
Researchers used parents and children as informants.
Data collection techniques were carried out through interviews, observation and documentation.
The study was conducted on a child with the initials S, aged 5 years who had a speech delay, it turned out that the provision of Science Project activities could stimulate his speech ability.
The results of the stimulation can be seen from the activity of S during the science learning process.
Child S talks a lot although still in imperfect language.
Consistency and patience in repeating words and correcting children's speech errors are needed in this case.
Exciting activities such as science projects make children feel happy in communicating, especially speaking to convey what they see in their observations and what they feel.
ABSTRAKPada hakikatnya, aspek berbicara merupakan salah satu aspek perkembangan seorang anak yang dimulai sejak lahir.
Dengan berbicara anak dapat mengkomunikasikan tentang keadaan dirinya.
Anak dikatakan terlambat berbicara, jika pada usia kemampuan produksi suara dan berkomunikasi di bawah rata-rata anak seusianya.
Dampak yang paling nyata dengan adanya keterlambatan bicara pada anak adalah anak akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, dan orang sekitarnya akan sulit memahami anak.
Berdasarkan hal tesebut, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi dan merancang strategi kegiatan bermain dan belajar yang menarik untuk anak berupa pemberian kegiatan Science Project sebagai strategi untuk menstimulasi kemampuan bicara pada anak usia dini yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay).
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan dengan teknik SSR (Single Subject Research).
Analisis difokuskan pada bahasa lisan anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay) dan perkembangan yang terjadi saat dilakukan stimulasi bicara dengan menggunakan kegiatan yang menarik yaitu science project.
Peneliti menggunakan orangtua dan anak sebagai informan.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Penelitian dilakukan pada anak berinisial S, usia 5 tahun yang mengalami keterlambatan bicara, ternyata dengan pemberian kegiatan Science Project dapat menstimulasi kemampuan bicaranya.
Hasil stimulasi dapat dilihat dari keaktifan S selama proses pembelajaran sains.
Anak S banyak berbicara meskipun masih dengan bahasa yang belum sempurna.
Konsisten dan kesabaran dalam mengulang kata-kata serta memperbaiki kesalahan ucap anak sangat diperlukan dalam hal ini.
Kegiatan yang seru seperti science project membuat anak merasa senang dalam berkomunikasi khususnya bicara untuk menyampaikan apa yang dilihatnya dalam pengamatannya dan apa yang dirasakannya.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
KETERLAMBATAN BICARA (SPEECH DELAY) PADA ANAK USIA 4 TAHUN (STUDI KASUS DI LEMBAGA LAYANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KARYA ILAHI)
KETERLAMBATAN BICARA (SPEECH DELAY) PADA ANAK USIA 4 TAHUN (STUDI KASUS DI LEMBAGA LAYANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KARYA ILAHI)
keterlambatan bicara (speech delay) pada anak yaitu apabila tingkat perkembangan bicara anak berada di bawah tingkat kualitas bicara anak yang umurnya sama. Penelitian ini bertujua...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KETERLAMBATAN BICARA (SPEECH DELAY) PADA ANAK USIA 4 TAHUN (STUDI KASUS DI LEMBAGA LAYANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KARYA ILAHI)
KETERLAMBATAN BICARA (SPEECH DELAY) PADA ANAK USIA 4 TAHUN (STUDI KASUS DI LEMBAGA LAYANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KARYA ILAHI)
keterlambatan bicara (speech delay) pada anak yaitu apabila tingkat perkembangan bicara anak berada di bawah tingkat kualitas bicara anak yang umurnya sama. Penelitian ini bertujua...
STIMULASI UNTUK TERLAMBAT BICARA
STIMULASI UNTUK TERLAMBAT BICARA
Kemampuan bicara dan berbahasa pada anak berbeda beda, perkembangan kemampuan memerlukan stimulasi yang tepat sehingga tahapan tumbuh kembangnya sesuai dengan usianya. Akan tetapi ...
Ibu dan Keterlambatan Bicara pada Anak
Ibu dan Keterlambatan Bicara pada Anak
Abstract. Speaking is one aspect of children development. By speaking, children communicate verbally. A child who has delayed speech delay is at risk of experiencing social, emoti...
Determinan Keterlambatan Bicara pada Anak: Literatur Review
Determinan Keterlambatan Bicara pada Anak: Literatur Review
ABSTRACT Speech development delay is a common speech and language disorder in preschool children, evidence suggests that untreated speech and language delay occurs in 40%-60% of ch...
Gambaran Karakteristik dan Faktor Risiko Terjadinya Speech Delay pada Anak di Klinik Tanaya pada Tahun 2023
Gambaran Karakteristik dan Faktor Risiko Terjadinya Speech Delay pada Anak di Klinik Tanaya pada Tahun 2023
Abstract. Symptoms of speech delay are a common developmental disorder that occurs in around 5% - 8% of the child population. The prevalence of speech delays in children aged 2-7 y...

