Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Pengetahuan 1000 Hari Pertama Kehidupan pada Calon Pengantin Melalui Promosi Kesehatan
View through CrossRef
Pengetahuan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) penting diberikan kepada calon pengantin untuk mencegah terjadinya Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil yang merupakan penyebab langsung kematian ibu. Namun berdasarkan beberapa penelitian terdahulu didapatkan hasil bahwa pengetahuan calon pengantin mengenai 1000 HPK masih tergolong kurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan 1000 HPK yang meliputi konsep 1000 HPK, periode kehamilan, periode anak 0-6 bulan, dan periode anak 6-24 bulan pada calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancoran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi pra-eksperimental. Penelitian dilakukan pada Maret-Juni 2022 di KUA Kecamatan Pancoran dengan populasi penelitian calon pengantin yang mendaftar di KUA Kecamatan Pancoran, jumlah sampel penelitian sebanyak 84 responden. Teknik pengumpulan data yaitu accidental sampling, dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Pelaksanaan promosi kesehatan dilakukan dengan metode komunikasi interpersonal dengan media leaflet. Data dianalisis dengan uji univariat dan uji bivariat. Hasil analisis bivariat dengan uji Wilcoxon didapatkan adanya pengaruh promosi kesehatan 1000 HPK (p=0,000), periode kehamilan (p=0,000), periode anak 0-6 bulan (p=0,000), dan periode anak 6-24 bulan (p=0,000) dengan peningkatan pengetahuan calon pengantin mengenai 1000 HPK. Penelitian ini menyimpulkan terdapat perbedaan dan pengaruh pengetahuan 1000 HPK secara signifikan sebelum dan sesudah pemberian promosi kesehatan pada calon pengantin. Diharapkan KUA Kecamatan Pancoran menambahkan materi mengenai 1000 HPK pada saat kelas calon pengantin (Catin) agar calon pengantin dapat mempersiapkan dengan baik kesehatan pada masa 1000 HPK.
Title: Peningkatan Pengetahuan 1000 Hari Pertama Kehidupan pada Calon Pengantin Melalui Promosi Kesehatan
Description:
Pengetahuan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) penting diberikan kepada calon pengantin untuk mencegah terjadinya Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil yang merupakan penyebab langsung kematian ibu.
Namun berdasarkan beberapa penelitian terdahulu didapatkan hasil bahwa pengetahuan calon pengantin mengenai 1000 HPK masih tergolong kurang.
Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan 1000 HPK yang meliputi konsep 1000 HPK, periode kehamilan, periode anak 0-6 bulan, dan periode anak 6-24 bulan pada calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancoran.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi pra-eksperimental.
Penelitian dilakukan pada Maret-Juni 2022 di KUA Kecamatan Pancoran dengan populasi penelitian calon pengantin yang mendaftar di KUA Kecamatan Pancoran, jumlah sampel penelitian sebanyak 84 responden.
Teknik pengumpulan data yaitu accidental sampling, dengan instrumen penelitian berupa kuesioner.
Pelaksanaan promosi kesehatan dilakukan dengan metode komunikasi interpersonal dengan media leaflet.
Data dianalisis dengan uji univariat dan uji bivariat.
Hasil analisis bivariat dengan uji Wilcoxon didapatkan adanya pengaruh promosi kesehatan 1000 HPK (p=0,000), periode kehamilan (p=0,000), periode anak 0-6 bulan (p=0,000), dan periode anak 6-24 bulan (p=0,000) dengan peningkatan pengetahuan calon pengantin mengenai 1000 HPK.
Penelitian ini menyimpulkan terdapat perbedaan dan pengaruh pengetahuan 1000 HPK secara signifikan sebelum dan sesudah pemberian promosi kesehatan pada calon pengantin.
Diharapkan KUA Kecamatan Pancoran menambahkan materi mengenai 1000 HPK pada saat kelas calon pengantin (Catin) agar calon pengantin dapat mempersiapkan dengan baik kesehatan pada masa 1000 HPK.
Related Results
Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin
Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin
AbstrakBIDHARI SINTA MEI SASTI, Minat Calon Pengantin Terhadap Penggunaan Kontak Lensa Pada Tata Rias Pengantin. Tugas Akhir. Jakarta: Program Studi Diploma Tiga Tata Rias, Fakulta...
URGENSI PEMERIKSAAN KESEHATAN BAGI CALON PENGANTIN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI KANTOR URUSAN AGAMA DISTRIK SORONG KOTA
URGENSI PEMERIKSAAN KESEHATAN BAGI CALON PENGANTIN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI KANTOR URUSAN AGAMA DISTRIK SORONG KOTA
Pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin suatu rangkaian proses yang dilakukan oleh seseorang calon suami-istri yang akan menikah untuk mengetahui keadaan kesehatan dirinya denga...
Blunt Chest Trauma and Chylothorax: A Systematic Review
Blunt Chest Trauma and Chylothorax: A Systematic Review
Abstract
Introduction: Although traumatic chylothorax is predominantly associated with penetrating injuries, instances following blunt trauma, as a rare and challenging condition, ...
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP CALON PENGANTIN DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA SEMARANG
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP CALON PENGANTIN DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA SEMARANG
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi kronis sejak bayi masih dalam kandungan. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mencegah stunting dapat menin...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
Tata rias pengantin Putri Jenggolo merupakan tata rias pengantin tradisional khas Sidoarjo. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa perias di Sidoarjo didapatkan hasil bahwa mi...
EFEKTIVITAS KURSUS CALON PENGANTIN TERHADAP KESIAPAN CALON PENGANTIN PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH
EFEKTIVITAS KURSUS CALON PENGANTIN TERHADAP KESIAPAN CALON PENGANTIN PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH
Abstrak
Penelitian ini membahas efektivitas kursus calon pengantin terhadap kesiapan calon pengantin dalam perspektif maslahah mursalah (studi pada KUA Kecamatan Bantaeng, Kabupat...
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
Makna yang tersirat dari suatu kata tidak hanya merujuk pada objek, peristiwa, atau keadaan tertentu. Oleh karena itu, kita tidak dapat memperoleh makna kata tersebut hanya dari ko...

