Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SOSIALISASI DAN EVALUASI DAGUSIBU DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG BIJAK UNTUK MENCEGAH RESISTENSI OBAT PADA MASYARAKAT NANGA-NANGA KOTA KENDARI

View through CrossRef
Antibiotik telah menjadi senjata utama dalam melawan penyakit bakteri, namun penggunaan yang tidak tepat atau berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan. Resistensi antibiotik terjadi ketika obat tidak mampu untuk membunuh bakteri. resistensi antibiotik disebabkan oleh penggunaan antibiotik secara bebas tanpa resep dokter. Pemahaman dalam penggunaan antibiotik dangan benar melalui konsep DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan dan buang) merupakan salah satu upaya dalam pengelolaan obat yang baik dan benar. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk memberikan informasi tentang penggunaan obat antibiotik dengan bijak untuk mencegah resistensi obat. Metode penyampaian dilakukan secara ceramah dan media leafle. Berdasarkan Hasil dari kegiatan, diperoleh bahwa pemahaman terhadap penggunaan antibiotik yang bijak pada masyarakat Nanga-Nanga, Kecamatan Baruga Kota Kendari dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan memusnakan antibiotik dengan benar sangat baik, terlihat dari antusias masyarakat saat berdiskusi dan tanya jawab selama kegiatan berlangsung. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah diharapkan masyarakat dapat memahami dalam penggunaan antibiotik yang bijak sehingga tidak terjadi resistensi obat yang tidak diinginkan.
Title: SOSIALISASI DAN EVALUASI DAGUSIBU DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG BIJAK UNTUK MENCEGAH RESISTENSI OBAT PADA MASYARAKAT NANGA-NANGA KOTA KENDARI
Description:
Antibiotik telah menjadi senjata utama dalam melawan penyakit bakteri, namun penggunaan yang tidak tepat atau berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan.
Resistensi antibiotik terjadi ketika obat tidak mampu untuk membunuh bakteri.
resistensi antibiotik disebabkan oleh penggunaan antibiotik secara bebas tanpa resep dokter.
Pemahaman dalam penggunaan antibiotik dangan benar melalui konsep DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan dan buang) merupakan salah satu upaya dalam pengelolaan obat yang baik dan benar.
Pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk memberikan informasi tentang penggunaan obat antibiotik dengan bijak untuk mencegah resistensi obat.
Metode penyampaian dilakukan secara ceramah dan media leafle.
Berdasarkan Hasil dari kegiatan, diperoleh bahwa pemahaman terhadap penggunaan antibiotik yang bijak pada masyarakat Nanga-Nanga, Kecamatan Baruga Kota Kendari dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan memusnakan antibiotik dengan benar sangat baik, terlihat dari antusias masyarakat saat berdiskusi dan tanya jawab selama kegiatan berlangsung.
Kesimpulan yang dapat ditarik adalah diharapkan masyarakat dapat memahami dalam penggunaan antibiotik yang bijak sehingga tidak terjadi resistensi obat yang tidak diinginkan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Sosialisasi Dagusibu Di Kecamatan Seberang Ulu 2, Palembang
Sosialisasi Dagusibu Di Kecamatan Seberang Ulu 2, Palembang
Penggunaan obat erat hubungannya dengan terapi penyakit, karena obat digunakan untuk mencegah penyakit, mengobati penyakit, mendiagnosa penyakit, maupun untuk pemeliharaan kesehata...

Back to Top