Javascript must be enabled to continue!
Studi Penambahan Centerbulb Bentuk Foil terhadap Besarnya Hambatan pada Kapal Katamaran Tipe NPL 4A
View through CrossRef
Salah satu hal penting dalam sebuah kapal adalah hambatan. Semakin rendah nilai hambatan pada kapal maka semakin baik kapal berlayar dengan effisien. Untuk mengurangi hambatan kapal beberapa penelitian sebelumnya menggunakan konsep centerbulb. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan centerbulb bentuk Foil terhadap besarnya hambatan kapal katamaran tipe NPL 4a. Penelitian ini fokus pada pengaruh besarnya rasio dimensi centerbulb terhadap lambung kapal katamaran tipe NPL 4a yang menggunakan metode penelitian yaitu memodelkan 1 model lambung katamaran NPL 4a dengan S/L 0,2 dan Kapal katamaran yang di uji memiliki demi-hull yang simetris dengan beberapa variasi kecepatan yaitu Fr = 0,19 – 0,37. Bentuk centerbulb yang dipakai ialah Foil NACA 0030 dengan memodelkan 3 variasi besar rasio bentuk terhadap lambung kapal yaitu 10% - 30% dengan peletakkan pada 1/3 Lpp. Hasil penelitian dari keempat model kapal, model 1 tetap memiliki nilai hambatan yang rendah pada kecepatan Fr 0,19 – 0,37 daripada ketiga model lainnya (model 2-model 4). Namun model 2 memiliki potensi yang lebih baik dalam menurunkan hambatan daripada model 3 – model 4 apabila menambahkan variasi posisi centerbulb seperti pada penelitian sebelumnya.
Center of Technology (COT)
Title: Studi Penambahan Centerbulb Bentuk Foil terhadap Besarnya Hambatan pada Kapal Katamaran Tipe NPL 4A
Description:
Salah satu hal penting dalam sebuah kapal adalah hambatan.
Semakin rendah nilai hambatan pada kapal maka semakin baik kapal berlayar dengan effisien.
Untuk mengurangi hambatan kapal beberapa penelitian sebelumnya menggunakan konsep centerbulb.
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan centerbulb bentuk Foil terhadap besarnya hambatan kapal katamaran tipe NPL 4a.
Penelitian ini fokus pada pengaruh besarnya rasio dimensi centerbulb terhadap lambung kapal katamaran tipe NPL 4a yang menggunakan metode penelitian yaitu memodelkan 1 model lambung katamaran NPL 4a dengan S/L 0,2 dan Kapal katamaran yang di uji memiliki demi-hull yang simetris dengan beberapa variasi kecepatan yaitu Fr = 0,19 – 0,37.
Bentuk centerbulb yang dipakai ialah Foil NACA 0030 dengan memodelkan 3 variasi besar rasio bentuk terhadap lambung kapal yaitu 10% - 30% dengan peletakkan pada 1/3 Lpp.
Hasil penelitian dari keempat model kapal, model 1 tetap memiliki nilai hambatan yang rendah pada kecepatan Fr 0,19 – 0,37 daripada ketiga model lainnya (model 2-model 4).
Namun model 2 memiliki potensi yang lebih baik dalam menurunkan hambatan daripada model 3 – model 4 apabila menambahkan variasi posisi centerbulb seperti pada penelitian sebelumnya.
Related Results
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Kinerja pelayanan pelabuhan adalah indikator untuk menilai hasil kerja suatu pelabuhan pada periode tertentu dan menggambarkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa...
ANALISA PENGARUH HIDROFOIL DENGAN VARIASI PLANING HULL CHINE TERHADAP LAJU ALIRAN SPEEDBOAT
ANALISA PENGARUH HIDROFOIL DENGAN VARIASI PLANING HULL CHINE TERHADAP LAJU ALIRAN SPEEDBOAT
Suatu kapal khususnya pada kapal cepat dengan ukuran kecil ketika dioperasikan akan mengalami kondisi saat kapal diam dan bergerak pada kecepatan rendah, kapal cepat (planing boat)...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Kapal Patroli dalam melakukan pengawasan keselamatan pelayaran di laut dalam wilayah kerja Kantor KSOP Kelas...
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) tingkat teknologi; (2) jenis ka...
Akibat Hukum Terhadap Pencoretan Nama Kapal pada Daftar Kapal di Indonesia
Akibat Hukum Terhadap Pencoretan Nama Kapal pada Daftar Kapal di Indonesia
Indonesisa merupakan negara maritim sehingga transportasi laut mempunyai peranan yang penting dalam menghubungkan kepulauan nusantara dan menggerakkan perekonomian. Kapal sebagai s...

