Javascript must be enabled to continue!
Penambahan Metionin dalam Ransum Basal terhadap Performa Ayam Arab Silver (Brakel kriel-silver) Fase Produksi I
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan metionin dalam Ransum Basal terhadap performa Ayam Arab Silver (Brakelkriel-silver) Fase Produksi I. Empat puluh ekor ayam arab silver umur 32 minggu digunakan dalam penelitian ini. Rancangan acak lengkap (RAL) yang digunakan terdiri dari lima perlakan dan empat ulangan. Tiap ulangan terdiri dari dua ekor ayam. Perlakuan adalah M0 (100% ransum basal + 0% metionin); M1 (100% ransum basal + 0,075% metionin); M2 (100% ransum basal + 0,150% metionin); M3 (100% ransum basal + 0,225% metionin); M1 (100% ransum basal + 0,300% metionin). Parameter yang diambil dalam penelitian ini adalah konsumsi ransum, berat telur, produksi telur (hen-day), dan efisiensi ransum. Data dianalisis dengan analisis sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan metionin dalam ransum basal berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, berat telur, produksi telur (hen-day), dan efisiensi ransum.
Universitas Sriwijaya - Pusat Inovasi Pembelajaran Unsri
Title: Penambahan Metionin dalam Ransum Basal terhadap Performa Ayam Arab Silver (Brakel kriel-silver) Fase Produksi I
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan metionin dalam Ransum Basal terhadap performa Ayam Arab Silver (Brakelkriel-silver) Fase Produksi I.
Empat puluh ekor ayam arab silver umur 32 minggu digunakan dalam penelitian ini.
Rancangan acak lengkap (RAL) yang digunakan terdiri dari lima perlakan dan empat ulangan.
Tiap ulangan terdiri dari dua ekor ayam.
Perlakuan adalah M0 (100% ransum basal + 0% metionin); M1 (100% ransum basal + 0,075% metionin); M2 (100% ransum basal + 0,150% metionin); M3 (100% ransum basal + 0,225% metionin); M1 (100% ransum basal + 0,300% metionin).
Parameter yang diambil dalam penelitian ini adalah konsumsi ransum, berat telur, produksi telur (hen-day), dan efisiensi ransum.
Data dianalisis dengan analisis sidik ragam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan metionin dalam ransum basal berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, berat telur, produksi telur (hen-day), dan efisiensi ransum.
Related Results
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
Penggunaan Tepung Limbah Roti Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam Broiler
Penggunaan Tepung Limbah Roti Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam Broiler
Limbah roti cukup potensial untuk digunakan dalam ransum broiler karena mengandung gross energi yang cukup tinggi (4217 Kkal/kg). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pe...
Penambahan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) pada Ransum Terhadap Performa Ayam Kampung Super
Penambahan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) pada Ransum Terhadap Performa Ayam Kampung Super
ABSTRAK
Pengaruh positif dari pemberian daun pepaya adalah ternak lebih sehat terutama ternak ayam kampung. Pemberian daun pepaya mulai dari fase starter dapat ...
Perbandingan Penggunaan Dua Jenis Ransum terhadap Berat Potong Berat Karkas dan Berat Lemak Abdominal Broiler
Perbandingan Penggunaan Dua Jenis Ransum terhadap Berat Potong Berat Karkas dan Berat Lemak Abdominal Broiler
Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kualitas ransum buatan dengan ransum komersial terhadap berat pemotongan, berat karkas dan berat lemak abdominal ayam broiler. Pene...
PENGARUH PENGGUNAAN POLLARD TERFERMENTASI DENGAN RAGI TAPE DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI TELUR AYAM LOHMANN BROWN
PENGARUH PENGGUNAAN POLLARD TERFERMENTASI DENGAN RAGI TAPE DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI TELUR AYAM LOHMANN BROWN
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penggunaan pollard terfermentasi oleh ragi tape terhadap produksi telur ayam Lohmann Brown umur 42-50 minggu. Rancangan yang dig...

