Javascript must be enabled to continue!
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI TERNAK SAPI DI DESA PODA-PODA KECAMATAN TUTAR
View through CrossRef
Prinsip dasar produksi silase adalah fermentasi hijauan oleh bakteri yang banyak menghasilkan asam laktat atau dikenal dengan bakteri asam laktat. Bakteri yang paling dominan termasuk dalam kelompok bakteri asam laktat homofermentatif yang mampu melakukan fermentasi pada kondisi aerob hingga anaerobik. Asam laktat yang dihasilkan selama fermentasi akan berperan sebagai bahan pengawet yang dapat mencegah pakan menjadi rusak atau terserang bakteri pembusuk. Namun, bakteri asam laktat heterofermentatif juga sudah mulai banyak digunakan sebagai inokulum karena efektif dalam mencegah tumbuhnya kapang dan khamir. Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam proses produksi silase, salah satunya adalah mengupayakan produksi asam secepat mungkin agar tidak banyak kehilangan unsur hara yang terkandung dalam hijauan yang diubah menjadi pakan makan silase, karena akan menyebabkan terbentuknya asam hilangnya bahan kering makanan. Oleh karena itu, untuk menghindari kegagalan produksi silase, kami sangat menyarankan penggunaan bakteri asam laktat sebagai inokulan untuk keberhasilan produksi silase. Kultur bakteri asam laktat juga diyakini dapat dimanfaatkan sebagai probiotik, karena kultur bakteri asam laktat masih terdapat pada rumen sapi.
LPPM Universitas Al Asyariah Mandar
Title: PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI TERNAK SAPI DI DESA PODA-PODA KECAMATAN TUTAR
Description:
Prinsip dasar produksi silase adalah fermentasi hijauan oleh bakteri yang banyak menghasilkan asam laktat atau dikenal dengan bakteri asam laktat.
Bakteri yang paling dominan termasuk dalam kelompok bakteri asam laktat homofermentatif yang mampu melakukan fermentasi pada kondisi aerob hingga anaerobik.
Asam laktat yang dihasilkan selama fermentasi akan berperan sebagai bahan pengawet yang dapat mencegah pakan menjadi rusak atau terserang bakteri pembusuk.
Namun, bakteri asam laktat heterofermentatif juga sudah mulai banyak digunakan sebagai inokulum karena efektif dalam mencegah tumbuhnya kapang dan khamir.
Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam proses produksi silase, salah satunya adalah mengupayakan produksi asam secepat mungkin agar tidak banyak kehilangan unsur hara yang terkandung dalam hijauan yang diubah menjadi pakan makan silase, karena akan menyebabkan terbentuknya asam hilangnya bahan kering makanan.
Oleh karena itu, untuk menghindari kegagalan produksi silase, kami sangat menyarankan penggunaan bakteri asam laktat sebagai inokulan untuk keberhasilan produksi silase.
Kultur bakteri asam laktat juga diyakini dapat dimanfaatkan sebagai probiotik, karena kultur bakteri asam laktat masih terdapat pada rumen sapi.
Related Results
Penyuluhan Manajemen Pemeliharaan Ternak Sapi Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah
Penyuluhan Manajemen Pemeliharaan Ternak Sapi Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah
Penyuluhan manajemen ternak sapi diberikan kepada kelompok ternak Iye Gati di Desa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk meningkatkan keterampilan dalam pemeliharaan, perkan...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
Pengorganisasian Komunitas dalam Pembuatan Pakan Ternak Organik di Desa Sendangsari Kapanewon Pajangan,Kabupaten Bantul DIY
Pengorganisasian Komunitas dalam Pembuatan Pakan Ternak Organik di Desa Sendangsari Kapanewon Pajangan,Kabupaten Bantul DIY
Mitra PKM adalah kelompok petani-peternak Kelompok Tani Setyo Mandiri di Desa Sendangsari Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul DIY, yang telah menjadi dampingan PSHD UAJY lebih dari...
Pelatihan Pembuatan Pakan Hay Konsentrat dan Pakan Komplit Berbasis Bahan Baku Pakan Lokal untuk Mengatasi Krisis Pakan
Pelatihan Pembuatan Pakan Hay Konsentrat dan Pakan Komplit Berbasis Bahan Baku Pakan Lokal untuk Mengatasi Krisis Pakan
Potensi pengembangan peternakan sapi di Pulau Lombok sangat besar. Kendati demikian, permasalahan klasik seperti kelangkaan pakan di musim-musim tertentu masih menjadi kendala besa...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
Optimalisasi Limbah Jagung Menjadi Silase: Solusi Inovatif Untuk Ketahanan Pakan Ternak di Dusun Manjung Sari
Optimalisasi Limbah Jagung Menjadi Silase: Solusi Inovatif Untuk Ketahanan Pakan Ternak di Dusun Manjung Sari
Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim PPK ORMAWA MAGENTA berfokus pada pemberdayaan masyarakat Dusun Manjung Sari, Desa Wakah, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi...
BOOSTER-FEED INTAKE DAN KONSERVASI PAKAN TERNAK RUMINANSIA BESAR
BOOSTER-FEED INTAKE DAN KONSERVASI PAKAN TERNAK RUMINANSIA BESAR
ABSTRAK
Feed intake (asupan pakan) adalah deterninan utama rendahnya produktivitas ternak. Menyediakan dan menyajikan pakan sesuai dengan kebutuhannya adalah awal dari berhas...


