Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Resiliensi Matematis

View through CrossRef
AbstractMathematical creative thinking ability is a critical ability in learning mathematics, especially in solving mathematical problems. This research is a qualitative descriptive study that aims to describe the mathematical creative thinking skills based on the mathematical resilience of grade VII F students of SMP Negeri 1 Banyumas. The research subjects were grouped into 3 categories, namely high, medium, and low mathematical resilience categories. The sampling technique used purposive sampling by taking 3 people each in each category to become respondents. Data collection was done by giving questionnaires, written tests, interviews, and documentation which were carried out online. The data analysis technique was done by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions. The results showed: (1) students in the high mathematical resilience category were able to provide a variety of different solutions, as well as come up with new ideas with systematic and detailed answers, (2) students in the moderate mathematical resilience category were able to provide more than one different solution with systematic answers but not detailed, and (3) students in the low mathematical resilience category can solve mathematical problems with systematic.Keywords: Mathematical Creative Thinking Skills; Mathematical Resilience AbstrakKemampuan berpikir kreatif matematis adalah kemampuan yang penting dalam pembelajaran matematika, terlebih dalam penyelesaian permasalahan matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis berdasarkan pada resiliensi matematis siswa kelas VII F SMP Negeri 1 Banyumas. Subyek penelitian dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu kategori resiliensi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mengambil masing –masing 3 orang pada setiap kategori untuk dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara online. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) siswa kategori resiliensi matematis tinggi mampu memberikan berbagai penyelesaian berbeda, serta memunculkan ide baru dengan jawaban yang sistematis dan terperinci, (2) siswa kategori resiliensi matematis sedang mampu memberikan lebih dari satu penyelesaian yang berbeda dengan jawaban yang sistematis namun tidak rinci, dan (3) siswa kategori resiliensi matematis rendah mampu menyelesaikan permasalahan matematika dengan jawaban yang sistematis.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis; Resiliensi Matematis
Title: Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Resiliensi Matematis
Description:
AbstractMathematical creative thinking ability is a critical ability in learning mathematics, especially in solving mathematical problems.
This research is a qualitative descriptive study that aims to describe the mathematical creative thinking skills based on the mathematical resilience of grade VII F students of SMP Negeri 1 Banyumas.
The research subjects were grouped into 3 categories, namely high, medium, and low mathematical resilience categories.
The sampling technique used purposive sampling by taking 3 people each in each category to become respondents.
Data collection was done by giving questionnaires, written tests, interviews, and documentation which were carried out online.
The data analysis technique was done by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions.
The results showed: (1) students in the high mathematical resilience category were able to provide a variety of different solutions, as well as come up with new ideas with systematic and detailed answers, (2) students in the moderate mathematical resilience category were able to provide more than one different solution with systematic answers but not detailed, and (3) students in the low mathematical resilience category can solve mathematical problems with systematic.
Keywords: Mathematical Creative Thinking Skills; Mathematical Resilience AbstrakKemampuan berpikir kreatif matematis adalah kemampuan yang penting dalam pembelajaran matematika, terlebih dalam penyelesaian permasalahan matematika.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis berdasarkan pada resiliensi matematis siswa kelas VII F SMP Negeri 1 Banyumas.
Subyek penelitian dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu kategori resiliensi matematis tinggi, sedang, dan rendah.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mengambil masing –masing 3 orang pada setiap kategori untuk dijadikan responden.
Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara online.
Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) siswa kategori resiliensi matematis tinggi mampu memberikan berbagai penyelesaian berbeda, serta memunculkan ide baru dengan jawaban yang sistematis dan terperinci, (2) siswa kategori resiliensi matematis sedang mampu memberikan lebih dari satu penyelesaian yang berbeda dengan jawaban yang sistematis namun tidak rinci, dan (3) siswa kategori resiliensi matematis rendah mampu menyelesaikan permasalahan matematika dengan jawaban yang sistematis.
Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis; Resiliensi Matematis.

Related Results

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Kemampuan  berpikir  kreatif  matematis diperlukan  dalam  menyelesaikan  persoalan Matematika. Kemampuan berpikir kreatif matematis dalam pembelajaran di perlukan terutama pada pe...
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi logaritma dan metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penga...
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLDV DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLDV DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS
Penelitian ini bertujuan menggambarkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa untuk menyelesaikan soal cerita pada materi SPLDV. Ada empat indikator kemampuan berpikir kritis: 1...
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII
Resiliensi matematis adalah perilaku positif yang membantu siswa mengatasi kesulitan dan tekanan ketika menghadapi masalah matematika yang sulit dipecahkan. Untuk dapat memecahkan ...
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA
Keterampilan berpikir kreatif dalam matematika menjadi elemen yang krusial pada pendidikan abad ke-21 karena mendorong siswa berpikir fleksibel dan inovatif dalam memecahkan masala...
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematis
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematis
Kemampuan berpikir kreatif merupakan kemampuan siswa untuk menemukan jalan penyelesaian yang tidak biasa, unik dan belum pernah ditemukan oleh orang lain. Tujuan dari penelitian in...
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematis
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematis
AbstrakKemampuan berpikir kreatif merupakan kemampuan siswa untuk menemukan jalan penyelesaian yang tidak biasa, unik dan belum pernah ditemukan oleh orang lain. Tujuan dari peneli...
Pengaruh Komunikasi Matematika Terhadap Koneksi Matematika, Kemandirian Belajar, dan Berpikir Kreatif
Pengaruh Komunikasi Matematika Terhadap Koneksi Matematika, Kemandirian Belajar, dan Berpikir Kreatif
Berpikir kreatif sangat diperlukan dalam proses pembelajaran matematika. Dengan adanya kemampuan berpikir kreatif maka peserta didik akan lebih cakap dalam menghasilkan berbagai ca...

Back to Top