Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Sensori Pada Pasien Defisit Perawatan Diri

View through CrossRef
Pasien skizofrenia sering dikaitkan dengan defisit perawatan diri karena Skizofrenia ditunjukkan dengan gejala suka berbicara sendiri, mata melihat kekanan dan kekiri, berjalan mondar mandir, sering tersenyum sendiri, sering mendengar suara-suara dan sering mengabaikan hygiene atau perawatan diri. Defesit perawatan diri merupakan gejala dari pasien skizofrenia yang dapat dikontrol melalui terapi Aktivitas Kelompok. Terapi kelompok merupakan terapi psikologi yang dilakukan secara kelompok untuk memberikan stimulasi bagi Pasien dengan gangguan interpersonal. Dalam pelaksanaan TAK jumlah Pasien terdiri dari 6 orang,dimana pesertanya Laki-laki. Hasil dari kegiatan TAK Pasien mampu memperagakan/ mengekspresikan SP Defesit Perawatan Diri, dan mampu mengamati dengan baik jalan nya kegiatan TAK. Setelah mendapatkan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi, pasien terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman tentang cara perawatan diri.
Title: Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Sensori Pada Pasien Defisit Perawatan Diri
Description:
Pasien skizofrenia sering dikaitkan dengan defisit perawatan diri karena Skizofrenia ditunjukkan dengan gejala suka berbicara sendiri, mata melihat kekanan dan kekiri, berjalan mondar mandir, sering tersenyum sendiri, sering mendengar suara-suara dan sering mengabaikan hygiene atau perawatan diri.
Defesit perawatan diri merupakan gejala dari pasien skizofrenia yang dapat dikontrol melalui terapi Aktivitas Kelompok.
Terapi kelompok merupakan terapi psikologi yang dilakukan secara kelompok untuk memberikan stimulasi bagi Pasien dengan gangguan interpersonal.
Dalam pelaksanaan TAK jumlah Pasien terdiri dari 6 orang,dimana pesertanya Laki-laki.
Hasil dari kegiatan TAK Pasien mampu memperagakan/ mengekspresikan SP Defesit Perawatan Diri, dan mampu mengamati dengan baik jalan nya kegiatan TAK.
Setelah mendapatkan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi, pasien terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman tentang cara perawatan diri.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU THERAPY PATTERNS AND EVALUATION OF THE SUITABILITY OF ANTIHYPERTENSIVEDRUGS IN APPO...
TAK stimulasi persepsi berpengaruh terhadap perawatan kebersihan diri klien skizofrenia
TAK stimulasi persepsi berpengaruh terhadap perawatan kebersihan diri klien skizofrenia
Latar Belakang : Skizofrenia dengan gejala defisit perawatan diri yang merupakan gejala nomor dua terbanyak di RSJ Provinsi Jambi, pada saat klien melakukan perawatan kebersihan di...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Gambaran Hasil Laboratorium pada Pasien Covid-19 Sebelum dan Setelah Terapi Plasma Konvalesen di Makassar Periode 2020-2021
Gambaran Hasil Laboratorium pada Pasien Covid-19 Sebelum dan Setelah Terapi Plasma Konvalesen di Makassar Periode 2020-2021
COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh strain baru dari coronavirus, yaitu SARS-CoV-2. Penularan virus ini sangat cepat, hingga penyebaran virus ini telah mewabah ke berb...
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Pendahuluan. Pada negara dengan keterbatasan sumber daya, pengukuran viral load (VL) sebagai prediktor efektivitas terapi antiretroviral (ARV) tidak selalu mudah untuk diakses oleh...

Back to Top