Javascript must be enabled to continue!
Re-Design Ruang Muat Kapal Alih Fungsi Barge Menjadi Oil Barge 5000 Dwt
View through CrossRef
Tongkang atau Barge 5000 DWT merupakan sarana atau alat angkutan laut yang memuat batubara. PT Maritim Transportindo tersebut bergerak dibidang industri transportasi perkapalan, yang menyediakan tongkang untuk mengangkut batubara. Berdasarkan permasalahan tersebut akan direncanakan desain ulang oil barge dengan sesuai standart klas BKI. Hasil perencanaan dengan menggunakan metode perhitungan empiris standart BKI Vol II 2016 hasil perencanaan desain ruang muat didapatkan 5 ruang muat dengan masing-masing ukuran ruang muat yaitu ruang muat 1 dan 2 didapat kan panjang 10.980 mm, ruang muat 3 dan 4 didapat kan panjang 12.810 mm, ruang muat 5 didapat kan panjang 10.980 mm.. Berdasarkan perencanaan pada sistem bongkar muat bahwa pompa sistem bongkar muat di dapatkan diameter pipa direncanakan 125 mm dengan kapasitas 2 pompa utama bongkar muat yaitu 218,382 m3/hr dengan waktu 2 jam daya pompa utama 14,12 Kw. Kapasitas pompa standby bongkar muat yaitu 109,191 m3/hr dengan daya pompa 7,0628 Kw.
Kata kunci: oil barge, CPO (Crude Palm Oil), double bottom
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Title: Re-Design Ruang Muat Kapal Alih Fungsi Barge Menjadi Oil Barge 5000 Dwt
Description:
Tongkang atau Barge 5000 DWT merupakan sarana atau alat angkutan laut yang memuat batubara.
PT Maritim Transportindo tersebut bergerak dibidang industri transportasi perkapalan, yang menyediakan tongkang untuk mengangkut batubara.
Berdasarkan permasalahan tersebut akan direncanakan desain ulang oil barge dengan sesuai standart klas BKI.
Hasil perencanaan dengan menggunakan metode perhitungan empiris standart BKI Vol II 2016 hasil perencanaan desain ruang muat didapatkan 5 ruang muat dengan masing-masing ukuran ruang muat yaitu ruang muat 1 dan 2 didapat kan panjang 10.
980 mm, ruang muat 3 dan 4 didapat kan panjang 12.
810 mm, ruang muat 5 didapat kan panjang 10.
980 mm.
Berdasarkan perencanaan pada sistem bongkar muat bahwa pompa sistem bongkar muat di dapatkan diameter pipa direncanakan 125 mm dengan kapasitas 2 pompa utama bongkar muat yaitu 218,382 m3/hr dengan waktu 2 jam daya pompa utama 14,12 Kw.
Kapasitas pompa standby bongkar muat yaitu 109,191 m3/hr dengan daya pompa 7,0628 Kw.
Kata kunci: oil barge, CPO (Crude Palm Oil), double bottom
.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FUNGSI SHIP CRANE TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT MV. MADISON
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FUNGSI SHIP CRANE TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT MV. MADISON
Dalam proses bongkar muat di sebuah kapal container sebuah alat bongkar muat sangatlah dibutuhkan dan juga kondis yang baik juga diperlukan dalam proses bongkar muatnya. Berdasarka...
Re-Design Ruang Muat Kapal Alih Fungsi Barge Menjadi Oil Barge 5000 DWT
Re-Design Ruang Muat Kapal Alih Fungsi Barge Menjadi Oil Barge 5000 DWT
Tongkang atau Barge 5000 DWT merupakan sarana atau alat angkutan laut yang memuat batubara. PT Maritim Transportindo tersebut bergerak dibidang industri transportasi perkapalan, ya...
Persiapan Ruang Muat pada Kapal KM Maju 18 Guna Menunjang Keberhasilan Proses Pemuatan
Persiapan Ruang Muat pada Kapal KM Maju 18 Guna Menunjang Keberhasilan Proses Pemuatan
Kapal sebagai sarana transportasi laut memiliki peranan penting dalam mendukung kegiatan perdagangan dan distribusi barang. Salah satu aspek krusial dalam operasional kapal adalah ...
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Kinerja pelayanan pelabuhan adalah indikator untuk menilai hasil kerja suatu pelabuhan pada periode tertentu dan menggambarkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...
Alih Kode dalam Video Blog Farida Nurhan pada Youtube
Alih Kode dalam Video Blog Farida Nurhan pada Youtube
Keragaman bahasa di Indonesia dapat memunculkan adanya peristiwa kontak bahasa. Munculnya kontak bahasa inilah yang menyebabkan adanya beberapa peristiwa, salah satunya adalah alih...
The Effect of Diagnostic Wait Time on the Survival of Patients with Diffuse Large B-Cell Lymphoma Differs Depending on International Prognostic Index
The Effect of Diagnostic Wait Time on the Survival of Patients with Diffuse Large B-Cell Lymphoma Differs Depending on International Prognostic Index
Background
Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL) is the most common type of NHL featured by rapid progression. Given its rapid progression, prompt diagnosis and trea...

