Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Meningkatkan Keterampilan Penanganan Kegawatdaruratan: Pelatihan Penanganan Tersedak Pada Kader Kesehatan

View through CrossRef
Tersedak merupakan salah satu keadaan gawat darurat yang sering terjadi pada anak-anak, terutama akibat karakteristik dan perilaku anak yang cenderung aktif mengeksplorasi lingkungan. Kondisi ini memerlukan perhatian dan pemahaman yang baik dari orang tua, khususnya ibu, untuk mencegah risiko fatal. Pengetahuan yang memadai tentang penanganan tersedak dapat membantu masyarakat mengambil langkah tepat dalam menangani situasi darurat ini dan mengurangi risiko kematian. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui pelatihan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kader kesehatan, melalui pelatihan penanganan anak yang tersedak. Metode yang digunakan meliputi pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, pelatihan dengan pendekatan praktis, dan post-test untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan. Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader kesehatan, dengan hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta. Sebelum pelatihan, hanya 6 orang (20%) yang memiliki tingkat pengetahuan baik, sementara setelah pelatihan jumlah tersebut meningkat menjadi 27 orang (90%). Hasil ini menegaskan pentingnya pelatihan sebagai intervensi efektif dalam meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat tersedak. Ke depan, diperlukan evaluasi berkelanjutan terkait kemampuan masyarakat dalam menangani kasus kegawatdaruratan jalan napas dan situasi serupa. Perguruan tinggi kesehatan diharapkan terus berperan aktif melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat untuk mendukung peningkatan kapasitas kesehatan masyarakat.
Title: Meningkatkan Keterampilan Penanganan Kegawatdaruratan: Pelatihan Penanganan Tersedak Pada Kader Kesehatan
Description:
Tersedak merupakan salah satu keadaan gawat darurat yang sering terjadi pada anak-anak, terutama akibat karakteristik dan perilaku anak yang cenderung aktif mengeksplorasi lingkungan.
Kondisi ini memerlukan perhatian dan pemahaman yang baik dari orang tua, khususnya ibu, untuk mencegah risiko fatal.
Pengetahuan yang memadai tentang penanganan tersedak dapat membantu masyarakat mengambil langkah tepat dalam menangani situasi darurat ini dan mengurangi risiko kematian.
Salah satu cara efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah melalui pelatihan.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kader kesehatan, melalui pelatihan penanganan anak yang tersedak.
Metode yang digunakan meliputi pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, pelatihan dengan pendekatan praktis, dan post-test untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader kesehatan, dengan hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta.
Sebelum pelatihan, hanya 6 orang (20%) yang memiliki tingkat pengetahuan baik, sementara setelah pelatihan jumlah tersebut meningkat menjadi 27 orang (90%).
Hasil ini menegaskan pentingnya pelatihan sebagai intervensi efektif dalam meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat tersedak.
Ke depan, diperlukan evaluasi berkelanjutan terkait kemampuan masyarakat dalam menangani kasus kegawatdaruratan jalan napas dan situasi serupa.
Perguruan tinggi kesehatan diharapkan terus berperan aktif melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat untuk mendukung peningkatan kapasitas kesehatan masyarakat.

Related Results

HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
Persepsi sekolah kader memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kader kesehatan. Pelatihan dan pemeliharaan kader kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan ...
Peningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Warga Desa Tunjungseto dalam Penanganan Tersedak
Peningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Warga Desa Tunjungseto dalam Penanganan Tersedak
Desa Tunjungseto merupakan wilayah dengan akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan dan pengetahuan masyarakat yang masih rendah terkait penanganan situasi darurat medis seperti ...
EDUKASI KESEHATAN PENANGANAN TERSEDAK PADA ANAK
EDUKASI KESEHATAN PENANGANAN TERSEDAK PADA ANAK
Tersedak merupakan suatu kegawatdaruratan yang sangat berbahaya, dalam beberapa menit saja akan terjadi kekurangan oksigen secara general atau menyeluruh sehingga klien akan kehila...
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
Posyandu bertugas membantu kepala desa dalam peningkatan pelayanan Kesehatan Masyarakat desa. Kader sebagai tangan panjang tenaga kesehatan di masyarakat memiliki peran yang pentin...
Peningkatan kemampuan kader dalam perawatan luka dan kegawatdaruratan pada ibu pasca melahirkan
Peningkatan kemampuan kader dalam perawatan luka dan kegawatdaruratan pada ibu pasca melahirkan
Background: Postpartum mothers often face problems such as perineal wounds, surgery, and conditions that need to be watched out for. Lack of knowledge about wound care and emergenc...
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
Abstrak Dalam pelaksanaan Posyandu fokus utama dalam pelaksanaan transformasi layanan primer salah satunya melalui edukasi penduduk melalui penguatan peran kader. Kader posyandu IL...

Back to Top