Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMANFAATAN BIOSAKA SEBAGAI INOVASI PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MASYARAKAT

View through CrossRef
Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan dalam pertanian telah menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain degradasi kualitas tanah, pencemaran lingkungan, serta potensi risiko terhadap kesehatan masyarakat akibat residu bahan kimia pada hasil pertanian. Kondisi ini mendorong perlunya penerapan inovasi pertanian ramah lingkungan yang aman, murah, dan mudah diterapkan oleh petani. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah BIOSAKA, yaitu pupuk organik berbahan dasar ekstrak tumbuhan lokal yang berfungsi sebagai elisitor untuk menstimulasi pertumbuhan dan ketahanan tanaman. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan BIOSAKA sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik serta mendukung kesehatan masyarakat di Desa Errabu, Kecamatan Bluto. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan BIOSAKA, dan pendampingan langsung kepada petani. BIOSAKA dibuat dari daun tanaman sehat yang diremas dan disaring tanpa melalui proses fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pertanian ramah lingkungan, mempraktikkan pembuatan BIOSAKA secara mandiri, serta mengaplikasikannya pada tanaman. BIOSAKA yang dihasilkan memiliki ciri berwarna hijau segar, tidak berbau busuk, dan siap digunakan. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya pertanian sehat, berpotensi mengurangi penggunaan pupuk anorganik, serta mendukung terciptanya lingkungan dan hasil pertanian yang lebih aman bagi kesehatan masyarakat.
Title: PEMANFAATAN BIOSAKA SEBAGAI INOVASI PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MASYARAKAT
Description:
Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan dalam pertanian telah menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain degradasi kualitas tanah, pencemaran lingkungan, serta potensi risiko terhadap kesehatan masyarakat akibat residu bahan kimia pada hasil pertanian.
Kondisi ini mendorong perlunya penerapan inovasi pertanian ramah lingkungan yang aman, murah, dan mudah diterapkan oleh petani.
Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah BIOSAKA, yaitu pupuk organik berbahan dasar ekstrak tumbuhan lokal yang berfungsi sebagai elisitor untuk menstimulasi pertumbuhan dan ketahanan tanaman.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan BIOSAKA sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik serta mendukung kesehatan masyarakat di Desa Errabu, Kecamatan Bluto.
Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan BIOSAKA, dan pendampingan langsung kepada petani.
BIOSAKA dibuat dari daun tanaman sehat yang diremas dan disaring tanpa melalui proses fermentasi.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pertanian ramah lingkungan, mempraktikkan pembuatan BIOSAKA secara mandiri, serta mengaplikasikannya pada tanaman.
BIOSAKA yang dihasilkan memiliki ciri berwarna hijau segar, tidak berbau busuk, dan siap digunakan.
Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya pertanian sehat, berpotensi mengurangi penggunaan pupuk anorganik, serta mendukung terciptanya lingkungan dan hasil pertanian yang lebih aman bagi kesehatan masyarakat.

Related Results

Biosaka Pertanian Organik di Desa Banyior
Biosaka Pertanian Organik di Desa Banyior
The many problems with subsidized fertilizers and the long-term effects of inorganic fertilizers on the environment mean that farmers have to think about other alternatives to over...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
MACAM PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI ELISITOR BIOSAKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS (Brassica oleraceae L)
MACAM PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI ELISITOR BIOSAKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS (Brassica oleraceae L)
Penelitian tentang “Kajian Macam Pupuk Kandang Dan Konsentrasi Elisitor Biosaka Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kubis (Brassica Oleraceae L)” dilaksanakan Maret 2024 hingga Juni...
Penggunaan teknologi digital ramah otak, ramah anak dan ramah lingkungan untuk pengajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri Kota Depok
Penggunaan teknologi digital ramah otak, ramah anak dan ramah lingkungan untuk pengajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri Kota Depok
This article aims to explain that brain-friendly, child-friendly and environment-friendly digital technology through interaction between teachers and students with comprehensive gu...
Strategi Diseminasi Inovasi Pertanian dalam Mendukung Pembangunan Pertanian
Strategi Diseminasi Inovasi Pertanian dalam Mendukung Pembangunan Pertanian
<p>Dissemination of innovation of research results/agricultural assessment is an important communication activity in the process. Problems of dissemination agricultural innov...

Back to Top