Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEWAJIBAN PERPAJAKAN

View through CrossRef
Artikel ini membahas tentang persepsi masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.  Persepsi yang positif dapat mendorong tingkat kepatuhan pajak yang tinggi, memastikan penerimaan negara yang memadai, serta memperkuat legitimasi dan kepercayaan terhadap pemerintah. Sebaliknya persepsi negatif dapat mengakibatkan rendahnya kepatuhan. Banyak faktor yang mempengaruhi persepsi masayarakat terhadap kewajiban perpajakan, seperti faktor sosial, ekonomi, hukum  dan Nilai-nilai budaya, pendidikan, distribusi kekayaan, serta kebijakan dan transparansi hukum pajak yang dapat membentuk perilaku dan pandangan masyarakat terhadap pajak. Penulisan artikel ini menggunakan metode SLR ( Sistematic Literatur review),  dengan mengumpulkan literatur yang relevan  tentang persepsi masyarakat terhadap kewajiban pajak, untuk dikaji dan ditelaah serta diambil suatu kesimpulan.  Dari hasil penelusuean literatur in dapat diketahui bahwa secara keseluruhan persepsi masyarakat terhadap kewajiban perpajakan di Indonesia menunjukkan kecenderungan yang meningkat dalam hal kesadaran dan sentimen positif. Namun demikian tantangan utama masih terletak pada rendahnya tingkat kepatuhan yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya pemahaman, pelayanan yang kurang optimal, dan kepercayaan terhadap pemerintah. Upaya berkelanjutan dari pemerintah untuk meningkatkan edukasi perpajakan, memperbaiki pelayanan, dan membangun kepercayaan masyarakat sangatlah penting untuk meningkatkan kepatuhan pajak di Indonesia di masa yang akan datang. Kata Kunci : Persepsi; Kewajiban; Perpajakan
Title: PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEWAJIBAN PERPAJAKAN
Description:
Artikel ini membahas tentang persepsi masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.
  Persepsi yang positif dapat mendorong tingkat kepatuhan pajak yang tinggi, memastikan penerimaan negara yang memadai, serta memperkuat legitimasi dan kepercayaan terhadap pemerintah.
Sebaliknya persepsi negatif dapat mengakibatkan rendahnya kepatuhan.
Banyak faktor yang mempengaruhi persepsi masayarakat terhadap kewajiban perpajakan, seperti faktor sosial, ekonomi, hukum  dan Nilai-nilai budaya, pendidikan, distribusi kekayaan, serta kebijakan dan transparansi hukum pajak yang dapat membentuk perilaku dan pandangan masyarakat terhadap pajak.
Penulisan artikel ini menggunakan metode SLR ( Sistematic Literatur review),  dengan mengumpulkan literatur yang relevan  tentang persepsi masyarakat terhadap kewajiban pajak, untuk dikaji dan ditelaah serta diambil suatu kesimpulan.
  Dari hasil penelusuean literatur in dapat diketahui bahwa secara keseluruhan persepsi masyarakat terhadap kewajiban perpajakan di Indonesia menunjukkan kecenderungan yang meningkat dalam hal kesadaran dan sentimen positif.
Namun demikian tantangan utama masih terletak pada rendahnya tingkat kepatuhan yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya pemahaman, pelayanan yang kurang optimal, dan kepercayaan terhadap pemerintah.
Upaya berkelanjutan dari pemerintah untuk meningkatkan edukasi perpajakan, memperbaiki pelayanan, dan membangun kepercayaan masyarakat sangatlah penting untuk meningkatkan kepatuhan pajak di Indonesia di masa yang akan datang.
Kata Kunci : Persepsi; Kewajiban; Perpajakan.

Related Results

Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
Keadilan, Diskriminasi Dan Sistem Perpajakan Terhadap Penggelapan Pajak
Keadilan, Diskriminasi Dan Sistem Perpajakan Terhadap Penggelapan Pajak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keadilan terhadap penghindaran pajak, untuk mengetahui pengaruh diskriminasi terhadap penghindaran pajak, dan pengaruh sistem per...
STUDI PELACAKAN ALUMNI PROGRAM STUDI D3 PERPAJAKAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MATARAM PERIODE WISUDA 2014 – 2018
STUDI PELACAKAN ALUMNI PROGRAM STUDI D3 PERPAJAKAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MATARAM PERIODE WISUDA 2014 – 2018
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1). Bagaimana gambaran tentang profil lulusan alumni Prodi D3 Perpajakan  (lama kuliah Alumni, Masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan p...
Tugas Proposal Akuntansi Keperilakuan Rahmatia Eka Putri (18121065) A1 Universitas Yapis Papua
Tugas Proposal Akuntansi Keperilakuan Rahmatia Eka Putri (18121065) A1 Universitas Yapis Papua
Pembangunan nasional Indonesia, khususnya di bidang ekonomi terus diupayakan dalam rangka mencapai kesejahteraan hidup masyarakat. Pencapaian sasaran dan target pembangunan ekonomi...
Tugas Proposal Akuntansi Keperilakuan Rahmatia Eka Putri (18121065) A1 Universitas Yapis Papua
Tugas Proposal Akuntansi Keperilakuan Rahmatia Eka Putri (18121065) A1 Universitas Yapis Papua
Pembangunan nasional Indonesia, khususnya di bidang ekonomi terus diupayakan dalam rangka mencapai kesejahteraan hidup masyarakat. Pencapaian sasaran dan target pembangunan ekonomi...
Tugas Proposal Akuntansi Keperilakuan Rahmatia Eka Putri (18121065) A1 Universitas Yapis Papua
Tugas Proposal Akuntansi Keperilakuan Rahmatia Eka Putri (18121065) A1 Universitas Yapis Papua
Pembangunan nasional Indonesia, khususnya di bidang ekonomi terus diupayakan dalam rangka mencapai kesejahteraan hidup masyarakat. Pencapaian sasaran dan target pembangunan ekonomi...

Back to Top