Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Isi Gaya Komunikasi Adaptif Youtuber pada Konten Horror Game Indonesia

View through CrossRef
Abstract. The development of YouTube as a new media platform has increased the popularity of digital entertainment content, particularly horror gaming videos favored by younger audiences for their emotional intensity and interactive nature. The appeal of such content lies not only in gameplay but also in how creators communicate and engage viewers. This study aims to examine the representation and adaptive use of the six communication styles proposed by Tubbs and Moss in the YouTube video Nightmare Side: The Game on Windah Basudara’s channel. Employing a constructivist paradigm, this research adopts a qualitative approach through content analysis of verbal and nonverbal communication. Data were collected via non-participant observation and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that all six communication styles controlling, equalitarian, structuring, dynamic, relinquishing, and withdrawal are applied contextually and interchangeably, following the flow of gameplay and audience interaction. Verbal expressions and nonverbal cues jointly construct an immersive and participatory viewing experience. In conclusion, the study demonstrates that adaptive communication styles function as a strategic tool for enhancing audience engagement within horror gaming content on YouTube. Abstrak. Perkembangan YouTube sebagai media baru mendorong meningkatnya konsumsi konten hiburan digital, khususnya permainan horor yang diminati generasi muda karena intensitas emosi dan sifat interaktifnya. Daya tarik konten tersebut tidak hanya terletak pada alur permainan, tetapi juga pada gaya komunikasi kreator dalam membangun kedekatan dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi dan penggunaan adaptif enam gaya komunikasi menurut Tubbs dan Moss dalam video Nightmare Side: The Game pada kanal YouTube Windah Basudara. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif melalui analisis isi terhadap komunikasi verbal dan nonverbal dalam satu video unggahan. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam gaya komunikasi controlling, equalitarian, structuring, dynamic, relinquishing, dan withdrawal muncul secara situasional dan saling melengkapi sesuai dinamika permainan serta interaksi audiens. Komunikasi verbal dan nonverbal berperan penting dalam membangun pengalaman menonton yang imersif dan partisipatif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penggunaan gaya komunikasi yang adaptif menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterlibatan audiens pada konten game horor di YouTube.
Title: Analisis Isi Gaya Komunikasi Adaptif Youtuber pada Konten Horror Game Indonesia
Description:
Abstract.
The development of YouTube as a new media platform has increased the popularity of digital entertainment content, particularly horror gaming videos favored by younger audiences for their emotional intensity and interactive nature.
The appeal of such content lies not only in gameplay but also in how creators communicate and engage viewers.
This study aims to examine the representation and adaptive use of the six communication styles proposed by Tubbs and Moss in the YouTube video Nightmare Side: The Game on Windah Basudara’s channel.
Employing a constructivist paradigm, this research adopts a qualitative approach through content analysis of verbal and nonverbal communication.
Data were collected via non-participant observation and documentation, then analyzed using Miles and Huberman’s interactive model.
The findings reveal that all six communication styles controlling, equalitarian, structuring, dynamic, relinquishing, and withdrawal are applied contextually and interchangeably, following the flow of gameplay and audience interaction.
Verbal expressions and nonverbal cues jointly construct an immersive and participatory viewing experience.
In conclusion, the study demonstrates that adaptive communication styles function as a strategic tool for enhancing audience engagement within horror gaming content on YouTube.
Abstrak.
Perkembangan YouTube sebagai media baru mendorong meningkatnya konsumsi konten hiburan digital, khususnya permainan horor yang diminati generasi muda karena intensitas emosi dan sifat interaktifnya.
Daya tarik konten tersebut tidak hanya terletak pada alur permainan, tetapi juga pada gaya komunikasi kreator dalam membangun kedekatan dengan audiens.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi dan penggunaan adaptif enam gaya komunikasi menurut Tubbs dan Moss dalam video Nightmare Side: The Game pada kanal YouTube Windah Basudara.
Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif melalui analisis isi terhadap komunikasi verbal dan nonverbal dalam satu video unggahan.
Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam gaya komunikasi controlling, equalitarian, structuring, dynamic, relinquishing, dan withdrawal muncul secara situasional dan saling melengkapi sesuai dinamika permainan serta interaksi audiens.
Komunikasi verbal dan nonverbal berperan penting dalam membangun pengalaman menonton yang imersif dan partisipatif.
Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penggunaan gaya komunikasi yang adaptif menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterlibatan audiens pada konten game horor di YouTube.

Related Results

Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Die öffentliche Schule Quest to learn in New York City ist eine Modell-Schule, die in ihren Lehrmethoden auf spielbasiertes Lernen, Game Design und den Game Design Prozess setzt. I...
GAYA MENGAJAR OTORITER DAN DEMOKRATIS TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS
GAYA MENGAJAR OTORITER DAN DEMOKRATIS TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS
Permasalahan yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah : 1) apakah ada pengaruh signifikan gaya mengajar otoriter terhadap hasil belajar renang gaya bebas. 2) apakah ada pengaru...
The Influence of Youtube Watching Frequency and Attitude towards Interest to Become a Youtuber
The Influence of Youtube Watching Frequency and Attitude towards Interest to Become a Youtuber
Lebih dari 100 jam video telah dimuat naik ke saluran YouTube setiap minit, dan lebih daripada 1 bilion pengguna yang mengunjungi YouTube setiap bulan pada zaman kini. Kaj...
Oceanic Horror or How to Survive the Night in the Haunted Mansion of Absolute Capitalism
Oceanic Horror or How to Survive the Night in the Haunted Mansion of Absolute Capitalism
Søren Thilo FunderPhD in Artistic ResearchUniversity of BergenFaculty of Fine Art, Music and DesignThe Art Academy – Department of Contemporary ArtSupervisors: Daniel Jewesbury, Da...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
A Research on Improvements in Horror Game Development
A Research on Improvements in Horror Game Development
Horror games have experienced significant improvement in recent years, with advancements in technology,game design, storytelling, and player engagement. This research paper examine...
GAYA KOMUNIKASI INFLUENCER GAME MOBILE LEGEND PADA KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG
GAYA KOMUNIKASI INFLUENCER GAME MOBILE LEGEND PADA KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG
Gaya komunikasi dari influencer game mobile legends dapat menjadi peran dalam proses komunikasi yang digunakan pada komunikasi interpersonal di komunikasi sehari-hari. Seiring deng...

Back to Top