Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI

View through CrossRef
UD. Mawar Sari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tempe. Berdasarkan hasil pra-penelitian berupa wawancara kuesioner NBM terhadap 4 pekerja penggilingan dan 8 pekerja pembungkusan didapatkan informasi berupa keluhan sakit pada pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat risiko ergonomi dari segi postur kerja para pekerja. Hasil penelitian dengan menggunakan metode JSI menunjukkan nilai tingkat risiko ergonomi pada pekerja penggilingan atas nama Latep 5,06 dengan kategori tingkat risiko ergonomi dapat menimbulkan risiko(medium), atas nama Mukti dan Mun 10,13 dengan kategori tingkat risiko ergonomi berbahaya (high), atas nama Reza 3,38 dengan kategori tingkat risiko ergonomi cukup aman (low). Pada pekerja pembungkusan atas nama Ragil dan Hidayat 10,13 dengan kategori tingkat risiko ergonomi berbahaya (hard), atas nama Atul dan Fajri 6,75 dengan kategori tingkat risiko ergonomi dapat menimbulkan bahaya (medium), atas nama Riski, Rizki, Akbar dan Mulyadi 2,25 dengan tingkat risiko ergonomi cukup aman (low). Sedangkan dengan metode WERA menunjukkan nilai tingkat risiko ergonomi pada pekerja penggilingan atas nama Latep dan Reza 36 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium, atas naam Mukti dan Mun 41 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium. Pada pekerja pembungkusan atas nama Atul dan Fajri 32 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium, atas nama Akbar 33 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium, atas nama Ragil, Riski, Mulyadi 34 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium, atas nama Hidayat dan Rizki 35 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium.
Title: ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
Description:
UD.
Mawar Sari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tempe.
Berdasarkan hasil pra-penelitian berupa wawancara kuesioner NBM terhadap 4 pekerja penggilingan dan 8 pekerja pembungkusan didapatkan informasi berupa keluhan sakit pada pekerja.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat risiko ergonomi dari segi postur kerja para pekerja.
Hasil penelitian dengan menggunakan metode JSI menunjukkan nilai tingkat risiko ergonomi pada pekerja penggilingan atas nama Latep 5,06 dengan kategori tingkat risiko ergonomi dapat menimbulkan risiko(medium), atas nama Mukti dan Mun 10,13 dengan kategori tingkat risiko ergonomi berbahaya (high), atas nama Reza 3,38 dengan kategori tingkat risiko ergonomi cukup aman (low).
Pada pekerja pembungkusan atas nama Ragil dan Hidayat 10,13 dengan kategori tingkat risiko ergonomi berbahaya (hard), atas nama Atul dan Fajri 6,75 dengan kategori tingkat risiko ergonomi dapat menimbulkan bahaya (medium), atas nama Riski, Rizki, Akbar dan Mulyadi 2,25 dengan tingkat risiko ergonomi cukup aman (low).
Sedangkan dengan metode WERA menunjukkan nilai tingkat risiko ergonomi pada pekerja penggilingan atas nama Latep dan Reza 36 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium, atas naam Mukti dan Mun 41 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium.
Pada pekerja pembungkusan atas nama Atul dan Fajri 32 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium, atas nama Akbar 33 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium, atas nama Ragil, Riski, Mulyadi 34 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium, atas nama Hidayat dan Rizki 35 dengan kategori tingkat risiko ergonomi medium.

Related Results

Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar
Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar
Indonesia memiliki banyak bahan alami seperti tumbuhan yang mengandung senyawa antioksidan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan membantu merawat kulit. Banyak berbagai ba...
Asesmen Manajemen Risiko PT Samudra Akasia Teknologi
Asesmen Manajemen Risiko PT Samudra Akasia Teknologi
PT Samudra Akasia Teknologi adalah penyedia jasa infrastruktur digital dan teknologi. Perusahaan mengalami kerugian akibat dari besarnya beban yang dimiliki karena semua biaya dala...
Community Training and Assistance in Making Rose Water Extract in Dusun Canguk, Tegalmulyo
Community Training and Assistance in Making Rose Water Extract in Dusun Canguk, Tegalmulyo
Pelatihan yang diberikan dalam pendampingan masyarakat Dusun Canguk, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten yaitu proses pembuatan air mawar dengan metode perebusan....
ANALISIS FAKTOR RISIKO TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI THE HIMANA CONDOTEL
ANALISIS FAKTOR RISIKO TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI THE HIMANA CONDOTEL
Salah satu masalah dalam kegiatan konstruksi adalah risiko keterlambatan proyek konstruksi. Proyek The Himana Condotel terjadi beberapa kendala yang mengakibatkan beberapa pelaksan...
Manajemen Risiko: Deteksi Kecurangan Melalui Strategi Anti Fraud
Manajemen Risiko: Deteksi Kecurangan Melalui Strategi Anti Fraud
Pada era ini telah kita temui berbagia macam Risiko yang terjadi di berbagai sektor mulai dari ekonomi, sosial, politik, alam, atau keputusan bisnis. Adanya risiko maka tidak lepas...
ANLISIS MANAJEMEN RESIKO BISNIS PADA PERUSAHAAN PERHOTELAN DENGAN METODE DELPHI DI HOTEL XY MEDAN
ANLISIS MANAJEMEN RESIKO BISNIS PADA PERUSAHAAN PERHOTELAN DENGAN METODE DELPHI DI HOTEL XY MEDAN
Pemahaman yang tepat terhadap risiko, dapat merubah risiko menjadi peluang. Tidak terkecuali dalam dunia usaha/bisnis, keadaan yang dipenuhi ketidakpastian dapat mempengaruhi keber...
MANAJEMEN RISIKO KONSULTAN PERENCANA KONTRUKSI DI KOTA BALIKPAPAN
MANAJEMEN RISIKO KONSULTAN PERENCANA KONTRUKSI DI KOTA BALIKPAPAN
Balikpapan sebagai kota penyangga Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur Ada beberapa masalah utama yang sering dihadapi oleh para penyelenggara konstruksi yang terkait dengan pr...

Back to Top