Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENINGKATAN PENGETAHUAN MELALUI EDUKASI GIZI DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA MASYARAKAT DESA KUWONHARJO

View through CrossRef
Stunting merupakan kondisi dimana tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya.  Di Indonesia, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak. Faktor yang menyebabkan stunting selain gizi juga disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat terutama pada ibu hamil dan ibu balita. Tujuan pemberdayaan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi kesehatan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting dengan media flip card. Kegiatan ini di ikuti oleh ibu hamil dan ibu dengan balita Desa Kuwonharjo. Metode kegiatan adalah penyuluhan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting.  Kegiatan  pengabdian  ini  dilaksanakan  dengan  metode  sebagai berikut:  a).Metode  ceramah,  digunakan  untuk  menyampaikan  pengetahuan gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting  b). Metode  tanya  jawab, digunakan   untuk   memberikan   tanggapan  kepada peserta tentang  materi  yang  telah  disampaikan  selama kegiatan.  Masyarakat mengikuti kegiatan dengan antusias, dibuktikan dengan banyak peserta yang  bertanya dan semua peserta mengerjakan pretes. Pada saat proses  penyampaian  materi terjadi komunikasi dua arah sehingga peserta bisa diajak untuk berinteraksi serta mengajukan  beberapa pertanyaan  dari  materi  yang telah  disampaikan. Hasil pre tes rata-rata  sebesar 71,1 dan rata-rata post tes sebesar 82,1. Hasil penghitungan nilai  menunjukkan  pengetahuan  terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting pada peserta  meningkat dengan kategori sedang. Siswa dapat menjelaskan apa saja yang dimaksud dengan gizi seimbang. Kesimpulan  dari  kegiatan  ini adalah:  (1)  Antusias  peserta sangat  tinggi,  semua  peserta mengikuti  kegiatan mulai  dari awal sampai akhir; (2) Pengetahuan peserta tentang terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting meningkat.  Saran  dari kegiatan  pengabdian  ini  adalah  pengabdian  ini  dapat dilakukan  di  kegiatan lain  dengan cakupan peserta lebih banyak sehingga semua bisa memiliki pengetahuan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting.  
Title: PENINGKATAN PENGETAHUAN MELALUI EDUKASI GIZI DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA MASYARAKAT DESA KUWONHARJO
Description:
Stunting merupakan kondisi dimana tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya.
  Di Indonesia, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak.
Faktor yang menyebabkan stunting selain gizi juga disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat terutama pada ibu hamil dan ibu balita.
Tujuan pemberdayaan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi kesehatan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting dengan media flip card.
Kegiatan ini di ikuti oleh ibu hamil dan ibu dengan balita Desa Kuwonharjo.
Metode kegiatan adalah penyuluhan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting.
 Kegiatan  pengabdian  ini  dilaksanakan  dengan  metode  sebagai berikut:  a).
Metode  ceramah,  digunakan  untuk  menyampaikan  pengetahuan gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting  b).
Metode  tanya  jawab, digunakan   untuk   memberikan   tanggapan  kepada peserta tentang  materi  yang  telah  disampaikan  selama kegiatan.
 Masyarakat mengikuti kegiatan dengan antusias, dibuktikan dengan banyak peserta yang  bertanya dan semua peserta mengerjakan pretes.
Pada saat proses  penyampaian  materi terjadi komunikasi dua arah sehingga peserta bisa diajak untuk berinteraksi serta mengajukan  beberapa pertanyaan  dari  materi  yang telah  disampaikan.
Hasil pre tes rata-rata  sebesar 71,1 dan rata-rata post tes sebesar 82,1.
Hasil penghitungan nilai  menunjukkan  pengetahuan  terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting pada peserta  meningkat dengan kategori sedang.
Siswa dapat menjelaskan apa saja yang dimaksud dengan gizi seimbang.
Kesimpulan  dari  kegiatan  ini adalah:  (1)  Antusias  peserta sangat  tinggi,  semua  peserta mengikuti  kegiatan mulai  dari awal sampai akhir; (2) Pengetahuan peserta tentang terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting meningkat.
  Saran  dari kegiatan  pengabdian  ini  adalah  pengabdian  ini  dapat dilakukan  di  kegiatan lain  dengan cakupan peserta lebih banyak sehingga semua bisa memiliki pengetahuan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting.
 .

Related Results

Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia. Data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) shows that the national stunting preva...
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Pemberdayaan Remaja SMA dalam Pemantauan Status Gizi melalui Edukasi dan Demonstrasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Pencegahan Dini Stunting
Pemberdayaan Remaja SMA dalam Pemantauan Status Gizi melalui Edukasi dan Demonstrasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Pencegahan Dini Stunting
ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi yang timbul akibat asupan gizi yang tidak mencukupi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama. Kekurangan gizi ini dapat mengakibatk...
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWI GIZI DAN NON GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWI GIZI DAN NON GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO
Latar Belakang: Sebesar 8.7% penduduk usia >18 tahun mengalami  gizi kurang. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan gizi di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan utama. Pada...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
LITERATUR REVIEW HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING
LITERATUR REVIEW HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING
Abstrak  Stunting merupakan gangguan linier akibat asupan gizi atau penyakit infeksi kronis yang ditunjukkan dengan nilai Z-score untuk tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari...
Keterpaparan informasi dan tingkat pengetahuan tentang stunting pada remaja putri
Keterpaparan informasi dan tingkat pengetahuan tentang stunting pada remaja putri
Background: Stunting is a growth and development disorder in children due to chronic malnutrition and recurrent infections, characterized by height below standard (faltering growth...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top