Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perancangan Instalasi Pengolahan Karagenan berbasis Komunitas Pesisir dengan Energi Terbaharukan

View through CrossRef
Konsep ekonomi biru merupakan program pembangunan yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan. Di desa-desa pesisir, pertumbuhan ekonomi dapat didorong dengan memilih produk berbasis lokal yang bernilai tinggi dan kompetitif, memilih proses produksi yang bersih dengan energi terbarukan dan melibatkan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Talango, Pulau Poteran, Sumenep, Jawa Timur dengan memilih komoditas rumput laut sebagai komoditas utama, yang untuk selanjutnya diolah menjadi karagenan. Perancangan dan pembangunan instalasi pengolahan karagenan berbasis komunitas pesisir untuk tahap awal dilakukan pada skala laboratorium, untuk memastikan bahwa proses pengolahan karagenan dapat berjalan dengan baik dengan mencapai mutu yang baik pula. Dukungan energy listrik diperoleh melalui sumber energi terbarukan yaitu Solar Photovoltaic (PV), dan dirancang dan dipasang secara terpadu pada instalasi pengolahan karagenan. Pengabdian masyarakat ini didukung oleh kerjasama antara DRPM ITS Surabaya dengan Fakultas Pertanian, Universitas Wiraraja, Sumenep sebagai lembaga kemitraan, dan melibatkan masyarakat pesisir yang tinggal di Pulau Poteran. Pada tahap akhir dilaksanakan pelatihan kepada masyarakat pesisir dan komunitas mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja, Sumenep. Hasilnya, model instalasi pengolahan karagenan berbasis komunitas pesisir tersebut dapat menjawab tantangan upaya hilirisasi produk rumput laut, memberikan nilai tambah, mendorong kemandirian energi, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Pola pengolahan rumput laut menjadi produk karagenan merupakan hal baru bagi masyarakat, sehingga perlu dilakukan ada proses sosialisasi, pemantauan, dan pengendalian mencakup keseluruhan proses produksi karagenan dari hulu hingga hilir sehingga dapat menjamin hilirisasi berjalan baik.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS
Title: Perancangan Instalasi Pengolahan Karagenan berbasis Komunitas Pesisir dengan Energi Terbaharukan
Description:
Konsep ekonomi biru merupakan program pembangunan yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Di desa-desa pesisir, pertumbuhan ekonomi dapat didorong dengan memilih produk berbasis lokal yang bernilai tinggi dan kompetitif, memilih proses produksi yang bersih dengan energi terbarukan dan melibatkan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.
Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Talango, Pulau Poteran, Sumenep, Jawa Timur dengan memilih komoditas rumput laut sebagai komoditas utama, yang untuk selanjutnya diolah menjadi karagenan.
Perancangan dan pembangunan instalasi pengolahan karagenan berbasis komunitas pesisir untuk tahap awal dilakukan pada skala laboratorium, untuk memastikan bahwa proses pengolahan karagenan dapat berjalan dengan baik dengan mencapai mutu yang baik pula.
Dukungan energy listrik diperoleh melalui sumber energi terbarukan yaitu Solar Photovoltaic (PV), dan dirancang dan dipasang secara terpadu pada instalasi pengolahan karagenan.
Pengabdian masyarakat ini didukung oleh kerjasama antara DRPM ITS Surabaya dengan Fakultas Pertanian, Universitas Wiraraja, Sumenep sebagai lembaga kemitraan, dan melibatkan masyarakat pesisir yang tinggal di Pulau Poteran.
Pada tahap akhir dilaksanakan pelatihan kepada masyarakat pesisir dan komunitas mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja, Sumenep.
Hasilnya, model instalasi pengolahan karagenan berbasis komunitas pesisir tersebut dapat menjawab tantangan upaya hilirisasi produk rumput laut, memberikan nilai tambah, mendorong kemandirian energi, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Pola pengolahan rumput laut menjadi produk karagenan merupakan hal baru bagi masyarakat, sehingga perlu dilakukan ada proses sosialisasi, pemantauan, dan pengendalian mencakup keseluruhan proses produksi karagenan dari hulu hingga hilir sehingga dapat menjamin hilirisasi berjalan baik.

Related Results

Phycoeritryn Pigments In Carrageenan From Algae Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty 1996
Phycoeritryn Pigments In Carrageenan From Algae Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty 1996
Kappaphycus alvarezii is a marine alga cultivated in Indonesia and produces carrageenan. Carrageenan is a product used in the cosmetic, food, and pharmaceutical industries. This st...
Pengaruh Kadar Karagenan Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Nugget Ayam
Pengaruh Kadar Karagenan Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Nugget Ayam
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan terhadap kualitas fisik dan organoleptik nugget ayam. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kua...
Karagenan dan Aplikasinya di Bidang Farmasetika
Karagenan dan Aplikasinya di Bidang Farmasetika
Karagenan merupakan polisakarida linier tersulfasi dari D-galaktosa dan 3, 6-anhidro-D-galaktosa yang diekstraksi secara komersial dari rumput laut merah kelas Rhodophyceae. Nama k...
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI JAJANAN DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA DI SMP PL DOMENICO SAVIO SEMARANG
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI JAJANAN DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA DI SMP PL DOMENICO SAVIO SEMARANG
Latar belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari anak menuju dewasa. Remaja mengalami perkembangan secara fisik dan psikologi. Perlu asupan energi yang optimal untuk menunj...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...
PEMANFAATAN ENERGI TERBAHARUKAN MELALUI AUTOMATIC SOLAR HIDROPONIC UNTUK MENGOPTIMALKAN AGRIVOLTAIC DI DESA PONTANG LEGON
PEMANFAATAN ENERGI TERBAHARUKAN MELALUI AUTOMATIC SOLAR HIDROPONIC UNTUK MENGOPTIMALKAN AGRIVOLTAIC DI DESA PONTANG LEGON
Pemanfaatan energi terbaharukan  dalam pertanian ialah matahari yang merupakan energi yang tidak ada habisnya dan dapat dimanfaatkan untuk mensejahterakan masyarakat khususnya dala...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
Analisis Energi pada Proses Pengolahan Teh Hijau (Studi Kasus di Pusat Penelitian Teh dan Kina)
Analisis Energi pada Proses Pengolahan Teh Hijau (Studi Kasus di Pusat Penelitian Teh dan Kina)
Analisis energi merupakan suatu usaha untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pemakaian energi pada suatu sistem. Analisis energi pada proses pengolahan teh hijau di pabrik ...

Back to Top