Javascript must be enabled to continue!
Analisis Paradigma Filsafat Positivisme
View through CrossRef
Filsafat menjadi ilmu pengetahuan yang berusaha mendapatkan kebenaran. Filsafat dalam usahanya mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pokok yang diajukan harus memperhatikan hasil-hasil ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dalam usahanya menemukan rahasia. Bahkan filsafat dalam menyelidiki sesuatu tanpa batas sampai ke akar-akarnya. Dalam dunia filsafat timbul berbagai aliran, seiring zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan pengalaman, salah satunya yaitu yang dikenal dengan filsafat Neo-Positivisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami perbedaan paradigma penelitian, terutama dalam ilmu sosial, dengan fokus pada paradigma positivisme, konstruktivisme, dan kritis. Selain itu untuk mendeskripsikan paradigm positivism, dan tiga asumsi dasarnya yaitu: Ontologi, Epistemologi dan Metodologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Sebagai paradigma ilmu pengetahuan, neo positivisme telah memberikan pengaruh yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan peradaban manusia. Positivisme adalah bahwa ilmu satu-satunya pengetahuan yang valid, dan fakta-fakta sejarah yang mungkin dapat menjadi obyek pengetahuan. Dengan demikian positivisme menolak keberadaan segala kekuatan atau subyek di belakang fakta, menolak segala penggunaan metode diluar yang digunakan untuk menelaah fakta
Title: Analisis Paradigma Filsafat Positivisme
Description:
Filsafat menjadi ilmu pengetahuan yang berusaha mendapatkan kebenaran.
Filsafat dalam usahanya mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pokok yang diajukan harus memperhatikan hasil-hasil ilmu pengetahuan.
Ilmu pengetahuan dalam usahanya menemukan rahasia.
Bahkan filsafat dalam menyelidiki sesuatu tanpa batas sampai ke akar-akarnya.
Dalam dunia filsafat timbul berbagai aliran, seiring zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan pengalaman, salah satunya yaitu yang dikenal dengan filsafat Neo-Positivisme.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami perbedaan paradigma penelitian, terutama dalam ilmu sosial, dengan fokus pada paradigma positivisme, konstruktivisme, dan kritis.
Selain itu untuk mendeskripsikan paradigm positivism, dan tiga asumsi dasarnya yaitu: Ontologi, Epistemologi dan Metodologi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif.
Sebagai paradigma ilmu pengetahuan, neo positivisme telah memberikan pengaruh yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan peradaban manusia.
Positivisme adalah bahwa ilmu satu-satunya pengetahuan yang valid, dan fakta-fakta sejarah yang mungkin dapat menjadi obyek pengetahuan.
Dengan demikian positivisme menolak keberadaan segala kekuatan atau subyek di belakang fakta, menolak segala penggunaan metode diluar yang digunakan untuk menelaah fakta.
Related Results
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Filsafat Ilmu merupakan salah satu cabang khusus dari Filsafat yang memiliki kedudukan dan posisi yang strategis dalam membangun paradigma ilmu di Indonesia. Penelitian ini akan me...
POSITIVISME AUGUSTE COMTE
POSITIVISME AUGUSTE COMTE
Abstrak: Kelahiran positivisme merupakan upaya membatasi diri dengan filsafat yang masih bercampur dengan pengetahuan non-inderawi (metafisika, ideologi, dan agama). Dengan hadirny...
Paul Livingston and Andrew Cutrofello, The Problems of Contemporary Philosophy: A Critical Guide for the Unaffiliated, Cambridge (UK) and Malden (USA): Polity Press, 2015, x + 230 hlm.
Paul Livingston and Andrew Cutrofello, The Problems of Contemporary Philosophy: A Critical Guide for the Unaffiliated, Cambridge (UK) and Malden (USA): Polity Press, 2015, x + 230 hlm.
Buku berjudul The Problems of Contemporary Philosophy: A Critical Guide for the Unaffiliated patut dibaca untuk memahami perdebatan dalam filsafat kontemporer. Buku ini ditulis ole...
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
Filsafat hukum adalah filsafat yang akan kita bahas dalam pembahasan kali ini, bukan filsafat yang lain entah itu filsafat agama, filsafat pengetahuan ataupun filsafat etika. Filsa...
Keterkaitan Filsafat Matematika dengan Model Pembelajaran Berbasis IT
Keterkaitan Filsafat Matematika dengan Model Pembelajaran Berbasis IT
Filsafat dan matematika mempunyai keterkaitan dalam pembelajaran matematika, keterkaitan dapat dilihat pada model pembelajaran matematika terutama yang berbasis konstruktivistik da...
Paradigma Bidang Kajian Filsafat
Paradigma Bidang Kajian Filsafat
Paradigma filsafat mengalami dinamika yang signifikan, yang dipengaruhi oleh konteks historis, sosial, dan budaya. Tiap paradigma menyajikan kerangka konseptual yang berbeda dalam ...
ALIRAN PEMIKIRAN FILSAFAT MODERN (ALIRAN POSITIVISME)
ALIRAN PEMIKIRAN FILSAFAT MODERN (ALIRAN POSITIVISME)
Aliran positivisme merupakan salah satu aliran dalam filsafat modern. Positivisme merupakan suatu aliran filsafat yang berpangkal pada sesuatu yang pasti, faktual, nyata, dan berda...

