Javascript must be enabled to continue!
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN BLUE PRINT/ROAD MAP KAMPUNG AIRPORT SEBAGAI KAMPUNG WISATA
View through CrossRef
This activity was carried out in Airport Village, Teluk Naga District, Tangerang Regency. The hope of the activists from this village is to make the Airport village known for its culinary tourism and creative economy for the sake of the economic independence sustainability for all its residents. The basic problem of this village is that there is no preparation of a blue print/road map for the establishment of this tourism icon, which includes goals, targets, strategies and business implementation to help in submitting funds to the local government and private agencies. This blue print is important for the further development of the village according to the planning of the tourist village that all the residents dream of. The preparation of a blue print/road map for this village is an initial solution that will be done as an effort to create a tourist village. This blue print/road map will clearly describe how much is the estimated Budget Plan for the tourist object that will be worked on, where the object includes the construction of the water channel/sewer design at the edge of the village, the construction of signboards/village entrance signs, and improvements village order.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kampung Airport Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang. Harapan dari penggiat dari kampung ini adalah ingin membuat kampung Airport dikenal dengan tempat wisata kuliner dan ekonomi kreatif demi keberlanjutan kemandirian ekonomi seluruh warganya. Permasalahan mendasar dari kampung ini adalah belum adanya penyusunan blue print/ road map untuk penetapan ikon wisata ini, yang meliputi tujuan, sasaran, strategi dan implementasi bisnis guna membantu dalam pengajuan dana ke pemerintah daerah maupun instansi-instansi swasta. Blue print ini penting untuk pembangunan kampung lebih lanjut sesuai perencanaan kampung wisata yang diimpikan semua warganya. Penyusunan blue print/ road map untuk kampung ini merupakan solusi awal yang akan dikerjakan sebagai upaya mewujudkan kampung wisata. Blue print/ road map ini akan menggambarkan dengan jelas berapa kira-kira Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk objek wisata yang akan digarap, dimana objek tersebut meliputi pembangunan desain saluran air/selokan di tepi kampung, pembangunan plang/tanda masuk kampung, dan perbaikan tatanan kampung.
Kata Kunci : Blue Print, Road Map, Wisata.
Universitas Insan Pembangunan Indonesia
Title: PENDAMPINGAN PENYUSUNAN BLUE PRINT/ROAD MAP KAMPUNG AIRPORT SEBAGAI KAMPUNG WISATA
Description:
This activity was carried out in Airport Village, Teluk Naga District, Tangerang Regency.
The hope of the activists from this village is to make the Airport village known for its culinary tourism and creative economy for the sake of the economic independence sustainability for all its residents.
The basic problem of this village is that there is no preparation of a blue print/road map for the establishment of this tourism icon, which includes goals, targets, strategies and business implementation to help in submitting funds to the local government and private agencies.
This blue print is important for the further development of the village according to the planning of the tourist village that all the residents dream of.
The preparation of a blue print/road map for this village is an initial solution that will be done as an effort to create a tourist village.
This blue print/road map will clearly describe how much is the estimated Budget Plan for the tourist object that will be worked on, where the object includes the construction of the water channel/sewer design at the edge of the village, the construction of signboards/village entrance signs, and improvements village order.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kampung Airport Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang.
Harapan dari penggiat dari kampung ini adalah ingin membuat kampung Airport dikenal dengan tempat wisata kuliner dan ekonomi kreatif demi keberlanjutan kemandirian ekonomi seluruh warganya.
Permasalahan mendasar dari kampung ini adalah belum adanya penyusunan blue print/ road map untuk penetapan ikon wisata ini, yang meliputi tujuan, sasaran, strategi dan implementasi bisnis guna membantu dalam pengajuan dana ke pemerintah daerah maupun instansi-instansi swasta.
Blue print ini penting untuk pembangunan kampung lebih lanjut sesuai perencanaan kampung wisata yang diimpikan semua warganya.
Penyusunan blue print/ road map untuk kampung ini merupakan solusi awal yang akan dikerjakan sebagai upaya mewujudkan kampung wisata.
Blue print/ road map ini akan menggambarkan dengan jelas berapa kira-kira Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk objek wisata yang akan digarap, dimana objek tersebut meliputi pembangunan desain saluran air/selokan di tepi kampung, pembangunan plang/tanda masuk kampung, dan perbaikan tatanan kampung.
Kata Kunci : Blue Print, Road Map, Wisata.
Related Results
The Burden of Road Traffic Injuries: A Global Perspective
The Burden of Road Traffic Injuries: A Global Perspective
Introduction Road Traffic Injury (RTI) pose a significant health challenge. It represents the eighth leading cause of death globally, prompting the UN to designate 2011-2020 as...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Fasilitasi Rencana Aksi Perintisan Wisata Kuliner Berbasis Urban Farming di Pinggir Kali Code, Yogyakarta
Fasilitasi Rencana Aksi Perintisan Wisata Kuliner Berbasis Urban Farming di Pinggir Kali Code, Yogyakarta
Pada tahun 2023, kegiatan pengabdian yang dilakukan di RT 13 dan RT 14 Kampung Surokarsan untuk mempersiapkan kampung tersebut menjadi kampung wisata kuliner. Kegiatan pengabdian t...
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Eksplorasi, disebut juga penjelajahan atau pencarian, yaitu tindakan mencari atau melakukan penjelajahan dengan tujuan menemukan sesuatu.. Dalam hal ini, eksplorasi adalah usaha un...
The Blue Beret
The Blue Beret
When we think of United Nations (UN) peacekeepers, the first image that is conjured in our mind is of an individual sporting a blue helmet or a blue beret (fig. 1). While simple an...
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Studi Komparatif Sosial Lembaga Pada Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif
Kota Yogyakarta terkenal dengan jenis wisata yang khas, yaitu jenis wisata budaya sebagai cagar budaya Jawa. Dewasa ini para wisatawan mulai menggemari tempat wisata yang tidak han...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...

