Javascript must be enabled to continue!
ANALISA SPASIAL DALAM PERKEMBANGAN WILAYAH EKONOMI DESA PESISIR KALANGANYAR
View through CrossRef
Desa Kalanganyar merupakan desa pesisir yang berada di pesisir pantai Kabupaten Sidoarjo. Seperti desa pesisir lainnya, Desa Kalanganyar membawa karakter khusus pesisir baik dalam sektor mata pencaharian, sektor tata guna lahan, sektor potensi bencana alam, maupun sektor sosial ekonominya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir hidup di bawah garis kemiskinan, sedangkan kehidupan masyarakat pesisir banyak bergantung kepada tata guna lahan wilayah pesisir (tambak dan laut). Klasifikasi dan fenomena-fenomena wilayah pesisir sangat didefinisikan oleh karakter spasial pesisir yang berada pada batas wilayah darat dan laut. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk melihat kondisi perekonomian masyarakat pesisir Desa Kalanganyar dengan menganalisis kondisi spasial wilayahnya. Peneliti akan mengobservasi bagaimana perkembangan wilayah perekonomian Desa Kalanganyar dari waktu ke waktu secara spasial. Data spasial yang didapat akan dianalisa dengan memperhatikan kondisi eksisting infrastruktur, potensi bencana, serta kondisi eksisting diversifikasi mata pencaharian penduduk Desa Kalanganyar. Dari hasil analisa, didapati bahwa pembangunan infrastruktur juga turut memiliki andil dalam pengembangan wilayah ekonomi Desa Kalanganyar. Hasil observasi sejarah pengembangan wilayahnya menunjukkan perkembangan yang stagnan dikarenakan terhentinya pengembangan infrastruktur wilayah Desa Kalanganyar, sehingga masyarakat Desa Kalanganyar pun tidak dapat menciptakan diversifikasi lapangan pekerjaan di wilayahnya.
University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Title: ANALISA SPASIAL DALAM PERKEMBANGAN WILAYAH EKONOMI DESA PESISIR KALANGANYAR
Description:
Desa Kalanganyar merupakan desa pesisir yang berada di pesisir pantai Kabupaten Sidoarjo.
Seperti desa pesisir lainnya, Desa Kalanganyar membawa karakter khusus pesisir baik dalam sektor mata pencaharian, sektor tata guna lahan, sektor potensi bencana alam, maupun sektor sosial ekonominya.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir hidup di bawah garis kemiskinan, sedangkan kehidupan masyarakat pesisir banyak bergantung kepada tata guna lahan wilayah pesisir (tambak dan laut).
Klasifikasi dan fenomena-fenomena wilayah pesisir sangat didefinisikan oleh karakter spasial pesisir yang berada pada batas wilayah darat dan laut.
Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk melihat kondisi perekonomian masyarakat pesisir Desa Kalanganyar dengan menganalisis kondisi spasial wilayahnya.
Peneliti akan mengobservasi bagaimana perkembangan wilayah perekonomian Desa Kalanganyar dari waktu ke waktu secara spasial.
Data spasial yang didapat akan dianalisa dengan memperhatikan kondisi eksisting infrastruktur, potensi bencana, serta kondisi eksisting diversifikasi mata pencaharian penduduk Desa Kalanganyar.
Dari hasil analisa, didapati bahwa pembangunan infrastruktur juga turut memiliki andil dalam pengembangan wilayah ekonomi Desa Kalanganyar.
Hasil observasi sejarah pengembangan wilayahnya menunjukkan perkembangan yang stagnan dikarenakan terhentinya pengembangan infrastruktur wilayah Desa Kalanganyar, sehingga masyarakat Desa Kalanganyar pun tidak dapat menciptakan diversifikasi lapangan pekerjaan di wilayahnya.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
THE ROLE OF KIAI IN THE ISLAMIZATION OF “RUWAT DESA” TRADITION IN KALANGANYAR SEDATI, SIDOARJO
THE ROLE OF KIAI IN THE ISLAMIZATION OF “RUWAT DESA” TRADITION IN KALANGANYAR SEDATI, SIDOARJO
ABSTRAK
Tradisi ruwat desa adalah cara yang diyakini masyarakat Jawa dalam meminta keselamatan dari arwah leluhur dengan menyajikan sesaji dan menggelar kesenian wayang kulit...
PENGEMBANGAN DATASET WILAYAH PESISIR BERBASIS CITRA FOTO UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI KECAMATAN BULELENG
PENGEMBANGAN DATASET WILAYAH PESISIR BERBASIS CITRA FOTO UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI KECAMATAN BULELENG
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan dataset wilayah pesisir pada citra UAV (Unmanned Aerial Vehicle) . Sesuai UU UU No.27 tahun 2007 tentang pengelola...
Studi Penilaian Kerentanan Elevasi dan Kemiringan Pesisir Pulau Biak Terhadap Kenaikan Muka Air Laut
Studi Penilaian Kerentanan Elevasi dan Kemiringan Pesisir Pulau Biak Terhadap Kenaikan Muka Air Laut
Penilaian kerentanan wilayah pesisir terhadap kenaikan permukaan laut merupakan salah satu aspek penting dalam menilai dampak perubahan iklim. Studi ini bertujuan untuk menganalisi...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
Kota Bengkulu adalah ibukota dari Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai hanya ± 17,22 km. Wilayah pesisir Kota Bengkulu memanjang dari Sungai...
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Abstrak- Wilayah pesisir pantai merupakan wilayah yang rentan terhadap perubahan, baik perubahan tersebut yang disebabkan oleh alam itu sendiri maupun oleh perbuatan manusia, oleh ...
Analisis Kerentanan Wilayah Pesisir Terhadap Kenaikan Muka Air Laut Di Kabupaten Bantul
Analisis Kerentanan Wilayah Pesisir Terhadap Kenaikan Muka Air Laut Di Kabupaten Bantul
Wilayah pesisir di Kabupaten Bantul merupakan wilayah pesisir yang memiliki ancaman berupa kenaikan muka air laut sebagai akibat dari pemanasan global. Kenaikan muka air laut ini s...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...

