Javascript must be enabled to continue!
PEMETAAN INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PINGGANG SEBAGAI INDIKATOR OBESITAS DI KALANGAN MAHASISWA
View through CrossRef
Latar belakang: Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan dunia di mana diperkirakan ada lebih dari tiga ratus juta penduduk dunia yang mengalami obesitas. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi gemuk pada remaja (16-18 tahun) adalah 7,3% dimana 1,6% nya merupakan obesitas. Mahasiswa yang tergolong ke dalam kelompok remaja cenderung lebih banyak duduk, jarang berolahraga dan pola makannya kurang baik. Kondisi ini menyebabkan mahasiswa berpotensi menderita obesitas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan disain potong-lintang. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai prevalensi obesitas di kalangan mahasiswa FK UNTAR. Penelitian dilakukan pada bulan September 2016 di Kampus I UNTAR, yang melibatkan 231 mahasiwa FK UNTAR angkatan 2016 berusia 15-21 tahun meliputi pengisian kuesioner dan pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), dan Lingkar Pinggang (LP). Mahasiswa yang mengikuti penelitian sebelumnya menanda tangani informed consent. Hasil: Didapatkan sebagian besar subjek berusia 18 tahun (67,4%; 17.87 ± 0,71) dengan sebagian besar (70,4%) adalah perempuan. Berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), didapatkan 26,1% subjek menderita obesitas. Sebanyak 61,5% subjek laki-laki dan 82,9% subjek perempuan beresiko obesitas sentral. Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan lebih dari seperempat mahasiswa Fakultas Kedokteran UNTAR angkatan 2016 menderita menderita obesitas dan lebih dari limapuluh persen beresiko terhadap obesitas sentral. Diperlukan penelitian lanjutan untuk dapat melihat faktor-faktor yang berperan terhadap obesitas di kalangan mahasiswa. Kata kunci: obesitas, remaja, mahasiswa, indeks massa tubuh, lingkar pinggang.
Title: PEMETAAN INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PINGGANG SEBAGAI INDIKATOR OBESITAS DI KALANGAN MAHASISWA
Description:
Latar belakang: Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan dunia di mana diperkirakan ada lebih dari tiga ratus juta penduduk dunia yang mengalami obesitas.
Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi gemuk pada remaja (16-18 tahun) adalah 7,3% dimana 1,6% nya merupakan obesitas.
Mahasiswa yang tergolong ke dalam kelompok remaja cenderung lebih banyak duduk, jarang berolahraga dan pola makannya kurang baik.
Kondisi ini menyebabkan mahasiswa berpotensi menderita obesitas.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan disain potong-lintang.
Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai prevalensi obesitas di kalangan mahasiswa FK UNTAR.
Penelitian dilakukan pada bulan September 2016 di Kampus I UNTAR, yang melibatkan 231 mahasiwa FK UNTAR angkatan 2016 berusia 15-21 tahun meliputi pengisian kuesioner dan pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), dan Lingkar Pinggang (LP).
Mahasiswa yang mengikuti penelitian sebelumnya menanda tangani informed consent.
Hasil: Didapatkan sebagian besar subjek berusia 18 tahun (67,4%; 17.
87 ± 0,71) dengan sebagian besar (70,4%) adalah perempuan.
Berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), didapatkan 26,1% subjek menderita obesitas.
Sebanyak 61,5% subjek laki-laki dan 82,9% subjek perempuan beresiko obesitas sentral.
Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan lebih dari seperempat mahasiswa Fakultas Kedokteran UNTAR angkatan 2016 menderita menderita obesitas dan lebih dari limapuluh persen beresiko terhadap obesitas sentral.
Diperlukan penelitian lanjutan untuk dapat melihat faktor-faktor yang berperan terhadap obesitas di kalangan mahasiswa.
Kata kunci: obesitas, remaja, mahasiswa, indeks massa tubuh, lingkar pinggang.
Related Results
DIET MEDITERANIA MENURUNKAN INDEKS MASSA TUBUH, LINGKAR
PINGGANG, DAN KADAR LEMAK PADA PASIEN OBESITAS
DIET MEDITERANIA MENURUNKAN INDEKS MASSA TUBUH, LINGKAR
PINGGANG, DAN KADAR LEMAK PADA PASIEN OBESITAS
Obesitas adalah kondisi deposit lemak tubuh berlebih ditandai dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 25 kg/m2. Obesitas terjadi karena ketidakseimbangan pemasukan dan pengeluar...
HUBUNGAN STATUS GIZI (INDEKS MASSA TUBUH DAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL) DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER NON DIABETIC DI POLIKLINIK JANTUNG RS. BHAYANGKARA JAMBI
HUBUNGAN STATUS GIZI (INDEKS MASSA TUBUH DAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL) DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER NON DIABETIC DI POLIKLINIK JANTUNG RS. BHAYANGKARA JAMBI
Latar Belakang: Coronary Heart Disease (CHD) atau sering disebut Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan keadaan dimana terjadi penimbunan lemak (ateroma atau plak) pada pembuluh ...
HUBUNGAN LINGKAR LEHER DENGAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI
HUBUNGAN LINGKAR LEHER DENGAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Abstract: Background. Obesity is the factors that make another disease happen, especially degenerative diseases, Many Anthropometrical methods are used to categorized obesity, and ...
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
Hubungan Lingkar Pinggang dan IMT dengan Osteoartritis Genu
Hubungan Lingkar Pinggang dan IMT dengan Osteoartritis Genu
Abstract. Knee osteoarthritis is a degenerative joint disease commonly affecting middle-aged and older adults, leading to pain, functional limitations, and reduced quality of life....
Hubungan Tingkat Pengetahuan Prediabetes dengan Obesitas
Hubungan Tingkat Pengetahuan Prediabetes dengan Obesitas
Abstract. Prediabetes is an important health problem today. Risk factors that can cause the progression of prediabetes to diabetes mellitus are obesity as measured by body mass ind...
Hubungan lingkar pinggang dengan frekuensi napas pada guru SMP Kristen Eben Haezar 1, 2, dan SMA Kristen Eben Haezar Manado
Hubungan lingkar pinggang dengan frekuensi napas pada guru SMP Kristen Eben Haezar 1, 2, dan SMA Kristen Eben Haezar Manado
Abstract: Waist circumference is a simple method of measuring abdominal fat, which encompasses visceral and subcutaneous fat. Excessive abdominal fat in people with large waist cir...
FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY
FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY
Abstrak: Penelitian ini berangkat dari permasalahan relasi tubuh dan jiwa yang telah diperdebatkan selama berabad-abad oleh para pemikir Barat. Salah satu film yang cukup menyita p...

