Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAN STATUS KEBERLANJUTAN WISATA OBYEK MATA AIR COKRO TULUNG, KABUPATEN KLATEN
View through CrossRef
Objek Mata Air Cokro masih cenderung mengarah pada wisata massal dengan strategi untuk mempercepat kunjungan wisatawan melalui produk wisata yang digemari pengunjung tanpa mempertimbangkan segala potensi yang akan terjadi sehingga berpotensi terjadi suatu permasalahan lingkungan. Oleh karena itu diperlukan penelitian terkait Daya Dukung Lingkungan dan Status Keberlanjutan Wisata sebagai dasar menentukan strategi pengembangan Objek Mata Air Cokro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung lingkungan Wisata Objek Mata Air Cokro, mengetahui status keberlanjutan Wisata Objek Mata Air Cokro, dan mengetahui strategi pengembangan Wisata Objek Mata Air Cokro. Metode penelitian menggunakan pengumpulan data primer berupa observasi, kuesioner, dan wawancara, sedangkan data sekunder berupa studi literatur jurnal dan dokumen. Analisis data yang digunakan menggunakan Metode Cifuentes untuk perhitungan daya dukung lingkungan wisata, Metode Rap-Tour (Rapfish Modified) untuk mengetahui status keberlanjutan wisata, dan Analisis SWOT melalui perhitungan IFAS dan EFAS dengan hasil kuadran grafik grand strategi untuk dasar strategi pengembangan wisata. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai daya dukung fisik sebesar 1958 orang/hari, daya dukung riil sebesar 243 orang/hari, dan daya dukung efektif sebesar 207 orang/hari. Besar nilai PCC>RCC>ECC memiliki arti bahwa Wisata Objek Mata Air Cokro masih dapat melakukan pengembangan. Hasil Status Keberlanjutan Wisata multidimensi termasuk dalam kategori Cukup Berkelanjutan dengan indeks 70,9301%. Strategi Pengembangangan wisata Objek Mata Air Cokro terletak pada kuadran I strategi S-O dilakukan dengan meningkatkan intensitas promosi wisata, menjalin kerjasama dengan dinas pariwisata maupun pihak swasta melalui penambahan kegiatan atau atraksi wisata yang mengedukasi, melibatkan masyarakat lokal melalui pembuatan paket wisata terpadu, dan mempertahankan kondisi sumber daya air yang alami dalam pengembangan wisata.
Title: ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAN STATUS KEBERLANJUTAN WISATA OBYEK MATA AIR COKRO TULUNG, KABUPATEN KLATEN
Description:
Objek Mata Air Cokro masih cenderung mengarah pada wisata massal dengan strategi untuk mempercepat kunjungan wisatawan melalui produk wisata yang digemari pengunjung tanpa mempertimbangkan segala potensi yang akan terjadi sehingga berpotensi terjadi suatu permasalahan lingkungan.
Oleh karena itu diperlukan penelitian terkait Daya Dukung Lingkungan dan Status Keberlanjutan Wisata sebagai dasar menentukan strategi pengembangan Objek Mata Air Cokro.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung lingkungan Wisata Objek Mata Air Cokro, mengetahui status keberlanjutan Wisata Objek Mata Air Cokro, dan mengetahui strategi pengembangan Wisata Objek Mata Air Cokro.
Metode penelitian menggunakan pengumpulan data primer berupa observasi, kuesioner, dan wawancara, sedangkan data sekunder berupa studi literatur jurnal dan dokumen.
Analisis data yang digunakan menggunakan Metode Cifuentes untuk perhitungan daya dukung lingkungan wisata, Metode Rap-Tour (Rapfish Modified) untuk mengetahui status keberlanjutan wisata, dan Analisis SWOT melalui perhitungan IFAS dan EFAS dengan hasil kuadran grafik grand strategi untuk dasar strategi pengembangan wisata.
Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai daya dukung fisik sebesar 1958 orang/hari, daya dukung riil sebesar 243 orang/hari, dan daya dukung efektif sebesar 207 orang/hari.
Besar nilai PCC>RCC>ECC memiliki arti bahwa Wisata Objek Mata Air Cokro masih dapat melakukan pengembangan.
Hasil Status Keberlanjutan Wisata multidimensi termasuk dalam kategori Cukup Berkelanjutan dengan indeks 70,9301%.
Strategi Pengembangangan wisata Objek Mata Air Cokro terletak pada kuadran I strategi S-O dilakukan dengan meningkatkan intensitas promosi wisata, menjalin kerjasama dengan dinas pariwisata maupun pihak swasta melalui penambahan kegiatan atau atraksi wisata yang mengedukasi, melibatkan masyarakat lokal melalui pembuatan paket wisata terpadu, dan mempertahankan kondisi sumber daya air yang alami dalam pengembangan wisata.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
RASIO DAYA DUKUNG TIANG RENCANA TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG AKTUAL
RASIO DAYA DUKUNG TIANG RENCANA TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG AKTUAL
Prediksi daya dukung tiang rencana dari beberapa metode statis dan dinamis sering ditemui tidak sesuai denga daya dukung aktual di lapangan. Daya dukung tiang rencana tersebut haru...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...
MEMBANGUN OBYEK MESIN BUBUT DAN OBYEK PUTARAN MENGGUNAKAN POV-RAY
MEMBANGUN OBYEK MESIN BUBUT DAN OBYEK PUTARAN MENGGUNAKAN POV-RAY
Obyek mesin bubut (lathe) adalah obyek yang dibangun dengan memutar kurva pada suatu sumbu putar, Dalam tulisan ini, akan dibangun obyek benda putar yang diperoleh dengan cara memu...
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Abstract. Pangandaran Beach has various kinds of tourist attractions such as beach recreation areas, watersport, swimming, snorkeling, mangrove tourism and camping, but these touri...
Pengembangan obyek wisata di Kawasan Danau Buatan PLTA Koto Panjang
Pengembangan obyek wisata di Kawasan Danau Buatan PLTA Koto Panjang
Abstract : pengembangan obyek wisata di kawasan danau buatan PLTA koto Panjang Kabupaten Kampar. Penelitian di laksanakan di kawasan Danau Buatan PLTA koto panjang Kabupaten Kampar...
Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Tetezeu Berbasis Analisis Daya Dukung Yang Berkelanjutan
Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Tetezeu Berbasis Analisis Daya Dukung Yang Berkelanjutan
Pantai Tetezeu menjadi salah satu alternatif masyarakat ataupun wisatawan dari luar daerah berdarmawisata. Pantai Tetezeu memiliki daya tarik berupa taman rekreasi, keindahan pasir...

