Javascript must be enabled to continue!
Business Process Reengineering Pada Kejaksaan Negeri Batu
View through CrossRef
Setiap Instansi yang menyediakan sebuah pelayanan kepada masyarakat menginginkan sebuah layanan yang berkualitas. Meningkatkan sebuah kualitas pada pelayanan perlu memahami kekurangan selama ini. Kejaksaan Negeri Batu adalah sebuah instansi di Provinsi Jawa Timur yang pelayanan masih berjalan secara manual. Hal ini menimbulkan permasalahan dari segi pelayanan, kecepatan dan biaya kepada masyarakat. Berdasarkan masalah ini perlu dilakukan perubahan proses bisnis pada Kejaksasaan Negeri Batu dengan penerapan BPR (Business Process Reengineering). Business Process Reengineering adalah konsep untuk mengubah ulang proses bisnis yang memiliki kelemahan pada proses. Tujuanya untuk memperbaiki sebuah kinerja proses agar lebih efisien. Penelitian dimulai dengan mengumpulkan beberapa referensi yang berkaitan dengan Business Process Reengineering. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi ke studi kasus, wawancara dengan pihak Kejaksaan Negeri Batu dan studi literatur sejenis. Memahami suatu proses bisnis digunakan peta proses standar ASME (American Society of Mechanical Engineers). Berdasarkan peta proses standar ASME dapat dihitung kinerja proses bisnis dengan menghitung efisiensi throughput. Langkah peningkatan dan penyempurnaan desain ulang proses dilakukan agar proses bisnis lebih efektif. Hasil akhir penelitian adalah sebuah rancangan ulang model bisnis proses rekomendasi yang meningkatkan efisiensi throughput dari 50,36% pada proses sebelumnya menjadi 85,77% dan menghasilkan sebuah aplikasi sebagai pendukung rancangan ulang model bisnis proses rekomendasi.
Title: Business Process Reengineering Pada Kejaksaan Negeri Batu
Description:
Setiap Instansi yang menyediakan sebuah pelayanan kepada masyarakat menginginkan sebuah layanan yang berkualitas.
Meningkatkan sebuah kualitas pada pelayanan perlu memahami kekurangan selama ini.
Kejaksaan Negeri Batu adalah sebuah instansi di Provinsi Jawa Timur yang pelayanan masih berjalan secara manual.
Hal ini menimbulkan permasalahan dari segi pelayanan, kecepatan dan biaya kepada masyarakat.
Berdasarkan masalah ini perlu dilakukan perubahan proses bisnis pada Kejaksasaan Negeri Batu dengan penerapan BPR (Business Process Reengineering).
Business Process Reengineering adalah konsep untuk mengubah ulang proses bisnis yang memiliki kelemahan pada proses.
Tujuanya untuk memperbaiki sebuah kinerja proses agar lebih efisien.
Penelitian dimulai dengan mengumpulkan beberapa referensi yang berkaitan dengan Business Process Reengineering.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi ke studi kasus, wawancara dengan pihak Kejaksaan Negeri Batu dan studi literatur sejenis.
Memahami suatu proses bisnis digunakan peta proses standar ASME (American Society of Mechanical Engineers).
Berdasarkan peta proses standar ASME dapat dihitung kinerja proses bisnis dengan menghitung efisiensi throughput.
Langkah peningkatan dan penyempurnaan desain ulang proses dilakukan agar proses bisnis lebih efektif.
Hasil akhir penelitian adalah sebuah rancangan ulang model bisnis proses rekomendasi yang meningkatkan efisiensi throughput dari 50,36% pada proses sebelumnya menjadi 85,77% dan menghasilkan sebuah aplikasi sebagai pendukung rancangan ulang model bisnis proses rekomendasi.
.
Related Results
Urgensi Kejaksaan Diatur oleh Konstitusi
Urgensi Kejaksaan Diatur oleh Konstitusi
Eksistensi kejaksaan dalam struktur ketatanegaraan Indonesia memiliki posisi yang dilematis selama ini. Di satu sisi, kejaksaan adalah lembaga penegak hukum yang menjalankan kekuas...
Urgensi Kejaksaan Diatur oleh Konstitusi
Urgensi Kejaksaan Diatur oleh Konstitusi
Eksistensi kejaksaan dalam struktur ketatanegaraan Indonesia memiliki posisi yang dilematis selama ini. Di satu sisi, kejaksaan adalah lembaga penegak hukum yang menjalankan kekuas...
Politik Hukum dalam Penguatan Integritas Kejaksaan Republik Indonesia Sebagai Pilar Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Politik Hukum dalam Penguatan Integritas Kejaksaan Republik Indonesia Sebagai Pilar Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Integritas merupakan pilar fundamental dalam penegakan hukum yang berkeadilan. Sebagai lembaga penegak hukum yang memiliki peran strategis dalam menjaga supremasi hukum dan keadila...
Pengaruh Penambahan Batu Cadas Terhadap Agregat Kasar Untuk Pengujian Kuat Tekan pada Beton
Pengaruh Penambahan Batu Cadas Terhadap Agregat Kasar Untuk Pengujian Kuat Tekan pada Beton
: Batu cadas (batu trass) adalah batuan yang telah mengalami perubahan komposisi kimia yang di sebabkan oleh pelapukan dan pengaruh kondisi air bawah tanah. Bahan galian ini berwar...
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Pada Materi Vulkanisme Kelas X di Pondok Pesantren Daarul Muhsinin Labuhan Batu
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Pada Materi Vulkanisme Kelas X di Pondok Pesantren Daarul Muhsinin Labuhan Batu
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) Kelayakan media pembelajaran video animasi pada materi vulkanisme kelas X di Ponpes Daarul Muhsinin Labuhan Batu (2) Respon siswa ...
CERITA BATU BAGGA DAN BATU BALAI: SEBUAH KAJIAN STRUKTURAL SASTRA BANDINGAN (A Comparative Study: The Folktale of Batu Bagga and Batu Balai)
CERITA BATU BAGGA DAN BATU BALAI: SEBUAH KAJIAN STRUKTURAL SASTRA BANDINGAN (A Comparative Study: The Folktale of Batu Bagga and Batu Balai)
Beberapa contoh cerita rakyat yang terkenal di Indonesia adalah legenda tentang anak yang durhaka kepada orang tuanya, seperti Malin Kundang dari Minangkabau, Gempu Awang dari Bang...
Arti Simbolis Pahatan Naga Di Bawah Cerat Yoni Dari Singasari
Arti Simbolis Pahatan Naga Di Bawah Cerat Yoni Dari Singasari
Yoni yang dibuat dari batu andesit, rupa-rupaoya juga mempunyai arti sendiri-sendiri. Batu untuk yoni dari proses terjadinya dapat digolongkan menjadi empat jenis yaitu: batu amat ...
“Kotak Emas”, Pahatan Relung Pada Dinding Tebing Lae Tungtung Batu di Dairi, Sumatera Utara
“Kotak Emas”, Pahatan Relung Pada Dinding Tebing Lae Tungtung Batu di Dairi, Sumatera Utara
AbstractNiches at the walls of edge of Lae (river) Tungtung Batu have been known by the local people as “the golden box”. The naming, without sufficient scientific proofs, refers t...

