Javascript must be enabled to continue!
Aplikasi Metode Taguchi untuk mengetahui Kualitas Kopi Sangrai Liberika berdasarkan Parameter Peyangraian
View through CrossRef
Sekarang masih terdapat beberapa proses dalam penyangraian kopi yang masih menggunakan cara tradisional menggunakan wajan terbuat dari besi, jadi butuh waktu lama dalam menyangraianya dan juga kurang efisien karena panas yang dihasilkan kurang merata. Salah satu proses yang dilakukan untuk mempermudah proses penyangraian ini yaitu dengan membuat mesin penyangrai kopi menggunakan heater dan motor bertenaga listrik. Heater ini berfungsi untuk memanaskan ruang penyangraian sehingga panas yang didapat merata diseluruh ruang penyangraian. Juga ditambah pengaturan dalam suhu dan kecepatan motor sehingga cita rasa pada kopi lebih nikmat. Dalam proses penyangraian ini menggunakan metode taguchi agar pengambilan data lebih efisien dengan 9 kali percobaan bervariabel dimana suhu penyangraian sebesar 240℃, 250℃ dan 260℃. Waktu sangrai menggunakan 30 , 40 dan 50 menit. Kecepatan penyangraian di 20 RPM, 40 RPM dan 60 RPM. Daya listrik yang digunakan dalam proses penyangraian sebesar 296,96 watt, laju perpindahan kalor sebesar 288,96 J/s. Kalor (Q) sebesar 494,016 dan energi 475.200 Joule. Dimana berdasarkan nilai SN ratio variabel 260℃, waktu penyangrain 60 menit dan kecepatan penyangraian 60 RPM menempati penyangraian terbaik pada pengurangan kadar air dan tingkat keasaman (pH).
Kata kunci: Penyangraian kopi, heater, motor DC, Taguchi, SN Ratio
Title: Aplikasi Metode Taguchi untuk mengetahui Kualitas Kopi Sangrai Liberika berdasarkan Parameter Peyangraian
Description:
Sekarang masih terdapat beberapa proses dalam penyangraian kopi yang masih menggunakan cara tradisional menggunakan wajan terbuat dari besi, jadi butuh waktu lama dalam menyangraianya dan juga kurang efisien karena panas yang dihasilkan kurang merata.
Salah satu proses yang dilakukan untuk mempermudah proses penyangraian ini yaitu dengan membuat mesin penyangrai kopi menggunakan heater dan motor bertenaga listrik.
Heater ini berfungsi untuk memanaskan ruang penyangraian sehingga panas yang didapat merata diseluruh ruang penyangraian.
Juga ditambah pengaturan dalam suhu dan kecepatan motor sehingga cita rasa pada kopi lebih nikmat.
Dalam proses penyangraian ini menggunakan metode taguchi agar pengambilan data lebih efisien dengan 9 kali percobaan bervariabel dimana suhu penyangraian sebesar 240℃, 250℃ dan 260℃.
Waktu sangrai menggunakan 30 , 40 dan 50 menit.
Kecepatan penyangraian di 20 RPM, 40 RPM dan 60 RPM.
Daya listrik yang digunakan dalam proses penyangraian sebesar 296,96 watt, laju perpindahan kalor sebesar 288,96 J/s.
Kalor (Q) sebesar 494,016 dan energi 475.
200 Joule.
Dimana berdasarkan nilai SN ratio variabel 260℃, waktu penyangrain 60 menit dan kecepatan penyangraian 60 RPM menempati penyangraian terbaik pada pengurangan kadar air dan tingkat keasaman (pH).
Kata kunci: Penyangraian kopi, heater, motor DC, Taguchi, SN Ratio.
Related Results
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANI BUDIDAYA KOPI LIBERIKA, PEMASARAN/PRODUKSI KOPI LIBERIKA DI DESA ANDUNGBIRU, TIRIS, PROBOLINGGO
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANI BUDIDAYA KOPI LIBERIKA, PEMASARAN/PRODUKSI KOPI LIBERIKA DI DESA ANDUNGBIRU, TIRIS, PROBOLINGGO
Produksi kopi liberika di daerah Andungbiru-Tiris-problinggop mengalami peningkatan sebesar 10 persen ditahun 2022, Hal ini mengindikasikan bahwa perkebunan kopi liberika di daerah...
Deskripsi Atribut Sensori Tiga Jenis Kopi (Arabika, Robusta, dan Liberika) Asal Indonesia dan Hasil Cupping Score
Deskripsi Atribut Sensori Tiga Jenis Kopi (Arabika, Robusta, dan Liberika) Asal Indonesia dan Hasil Cupping Score
Di negara Indonesia terdapat tiga spesies kopi yaitu kopi arabika, robusta, dan liberika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi dari masing-maisng kopi dan menentukan...
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
Alat Penyangrai Dua Variabel Green Beans
Alat Penyangrai Dua Variabel Green Beans
Kopi merupakan salah satu komoditas yang memiliki banyak peminat, hal ini menyebabkan permintaan produksi kopi meningkat. Banyak pembisnis kopi yang bermunculan. Hal ini menjadi da...
ANALISIS DAYA SAING USAHATANI KOPI LIBERIKA DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU DENGAN PENDEKATAN POLICY ANALYSIS MATRIX (PAM)
ANALISIS DAYA SAING USAHATANI KOPI LIBERIKA DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU DENGAN PENDEKATAN POLICY ANALYSIS MATRIX (PAM)
Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan dan penting bagi Kabupaten Kepulauan Meranti. Di Kabupaten Kepulauan Meranti, kopi merupakan komoditas yang menjadisalah satu komoditas...
KOPI DI PRIANGAN ABAD XVIII-XIX
KOPI DI PRIANGAN ABAD XVIII-XIX
AbstrakSejak 20 Juli 1818 Keresidenan Priangan terdiri atas Cianjur, Bandung, Sumedang, Limbangan, dan Sukapura. Daerah tersebut sebagai penghasil kopi. Kopi pada saat itu merup...
INOVASI KOPI REMPAH CELUP (KORE) SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PRODUK KOPI LIBERIKA JATIMULYO
INOVASI KOPI REMPAH CELUP (KORE) SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PRODUK KOPI LIBERIKA JATIMULYO
Kopi Liberika merupakan salah satu komoditas di Jati Mulyo. Inovasi produk kopi liberika belum sepenuhnya dilakukan di Desa Jati Mulyo Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Masyarakat h...
Implementasi Teknologi Mesin Sangrai Biji Kopi Semi Otomatis
Implementasi Teknologi Mesin Sangrai Biji Kopi Semi Otomatis
Informasi tentang pengolahan kopi khususnya penyangraian kopi banyak beredar secara online. Namun, literasi dan penggunaan teknologi dalam pengolahan kopi masih dalam skala yang re...

