Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aplikasi topikal ekstrak krim daun srikaya (Annona squamosa L.) meningkatkan kadar tissue inhibitors of matrix metalloproteinase-1 dan menurunkan kadar matrix metalloproteinase-9 pada tikus wistar (Rattus norvegicus) yang terpapar sinar ultraviolet B

View through CrossRef
Introduction: Skin aging is a biological process that cannot be avoided. Repeated UVB exposure increases collagen degradation by increasing MMP-9 levels. Little is known about TIMP-1's potential role in skin protection or recovery from skin damage caused by photoaging. Sugar apple leaf extract increases cell proliferation, levels and collagen deposition. This study aims to determine the topical application of sugar apple leaf cream extract (Annona squamosa L.) to increase TIMP-1 levels and decrease MMP-9 levels in Wistar rats (Rattus norvegicus) exposed to UVB light. Methods: Experimental study with a post-test-only design with a control group design using 35 male Wistar rats. There were five groups: negative control, positive control, and treatment (5%, 10%, and 20% sugar apple leaf extract cream). Skin biopsies were taken to measure TIMP-1 and MMP-9 levels using the ELISA method. Data analysis was performed using the SPSS 25.0 application. Results: The phytochemical test showed total flavonoid levels of 3583.77 mg QE/100 mL, phenol 5244.98 mg GAE/100 mL, IC50 value 226.53 ppm, and alkaloids. The highest mean TIMP-1 level in the treatment group was 38.95 ± 3.31 ng/mL, and the lowest mean MMP-9 level was 2.94 ± 1.66 ng/mL (20% concentration). One Way ANOVA showed that there were significant differences in TIMP-1 and MMP-9 levels between the test groups with a p<0.001. Post hoc LSD analysis showed significantly higher TIMP-1 and lower MMP-9 levels (p<0.05) than the control. Conclusion: Administration of sugar apple leaf cream extract increased TIMP-1 levels and significantly decreased MMP-9 levels in Wistar rats exposed to UVB light.   Pendahuluan: Penuaan kulit merupakan proses biologis yang tidak dapat dihindari. Paparan UVB berulang meningkatkan degradasi kolagen dengan meningkatkan kadar MMP-9. Potensi keterlibatan TIMP-1 dalam perlindungan kulit atau pemulihan dari adanya kerusakan kulit akibat photoaging masih belum banyak diketahui. Ekstrak daun srikaya diketahui dapat meningkatkan proliferasi sel, kadar dan deposisi kolagen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi topikal ekstrak krim daun srikaya (Annona squamosa L.) dalam meningkatkan kadar TIMP-1 dan menurunkan kadar MMP-9 pada tikus wistar (Rattus norvegicus) yang terpapar sinar UVB. Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan post-test-only with control group design ini menggunakan 35 tikus wistar jantan. Terdapat lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, dan perlakuan (krim ekstrak daun srikaya 5%, 10%, dan 20%). Biopsi kulit diambil untuk pengukuran kadar TIMP-1 dan MMP-9 dengan metode ELISA. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 25.0. Hasil: Uji fitokimia menunjukkan kadar total flavonoid sebanyak 3583,77 mg QE/100 mL; fenol 5244,98 mg GAE/100 mL, nilai IC50 226,53 ppm, dan alkaloid positif. Rerata kadar TIMP-1 tertinggi pada kelompok perlakuan adalah 38,95 ± 3,31 ng/mL dan rerata kadar MMP-9 terendah yaitu 2,94 ± 1,66 ng/mL (konsentrasi 20%). Analisis One Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan kadar TIMP-1 dan MMP-9 yang signifikan antara kelompok uji dengan nilai p<0,001. Analisis post hoc LSD menunjukkan kadar TIMP-1 lebih tinggi dan kadar MMP-9 lebih rendah secara signifikan (p<0,05) dibandingkan kontrol. Simpulan: Pemberian ekstrak krim daun srikaya dapat meningkatkan kadar TIMP-1 dan menurunkan kadar MMP-9 secara signifikan pada tikus wistar yang terpapar sinar UVB.
Title: Aplikasi topikal ekstrak krim daun srikaya (Annona squamosa L.) meningkatkan kadar tissue inhibitors of matrix metalloproteinase-1 dan menurunkan kadar matrix metalloproteinase-9 pada tikus wistar (Rattus norvegicus) yang terpapar sinar ultraviolet B
Description:
Introduction: Skin aging is a biological process that cannot be avoided.
Repeated UVB exposure increases collagen degradation by increasing MMP-9 levels.
Little is known about TIMP-1's potential role in skin protection or recovery from skin damage caused by photoaging.
Sugar apple leaf extract increases cell proliferation, levels and collagen deposition.
This study aims to determine the topical application of sugar apple leaf cream extract (Annona squamosa L.
) to increase TIMP-1 levels and decrease MMP-9 levels in Wistar rats (Rattus norvegicus) exposed to UVB light.
Methods: Experimental study with a post-test-only design with a control group design using 35 male Wistar rats.
There were five groups: negative control, positive control, and treatment (5%, 10%, and 20% sugar apple leaf extract cream).
Skin biopsies were taken to measure TIMP-1 and MMP-9 levels using the ELISA method.
Data analysis was performed using the SPSS 25.
0 application.
Results: The phytochemical test showed total flavonoid levels of 3583.
77 mg QE/100 mL, phenol 5244.
98 mg GAE/100 mL, IC50 value 226.
53 ppm, and alkaloids.
The highest mean TIMP-1 level in the treatment group was 38.
95 ± 3.
31 ng/mL, and the lowest mean MMP-9 level was 2.
94 ± 1.
66 ng/mL (20% concentration).
One Way ANOVA showed that there were significant differences in TIMP-1 and MMP-9 levels between the test groups with a p<0.
001.
Post hoc LSD analysis showed significantly higher TIMP-1 and lower MMP-9 levels (p<0.
05) than the control.
Conclusion: Administration of sugar apple leaf cream extract increased TIMP-1 levels and significantly decreased MMP-9 levels in Wistar rats exposed to UVB light.
  Pendahuluan: Penuaan kulit merupakan proses biologis yang tidak dapat dihindari.
Paparan UVB berulang meningkatkan degradasi kolagen dengan meningkatkan kadar MMP-9.
Potensi keterlibatan TIMP-1 dalam perlindungan kulit atau pemulihan dari adanya kerusakan kulit akibat photoaging masih belum banyak diketahui.
Ekstrak daun srikaya diketahui dapat meningkatkan proliferasi sel, kadar dan deposisi kolagen.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi topikal ekstrak krim daun srikaya (Annona squamosa L.
) dalam meningkatkan kadar TIMP-1 dan menurunkan kadar MMP-9 pada tikus wistar (Rattus norvegicus) yang terpapar sinar UVB.
Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan post-test-only with control group design ini menggunakan 35 tikus wistar jantan.
Terdapat lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, dan perlakuan (krim ekstrak daun srikaya 5%, 10%, dan 20%).
Biopsi kulit diambil untuk pengukuran kadar TIMP-1 dan MMP-9 dengan metode ELISA.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 25.
Hasil: Uji fitokimia menunjukkan kadar total flavonoid sebanyak 3583,77 mg QE/100 mL; fenol 5244,98 mg GAE/100 mL, nilai IC50 226,53 ppm, dan alkaloid positif.
Rerata kadar TIMP-1 tertinggi pada kelompok perlakuan adalah 38,95 ± 3,31 ng/mL dan rerata kadar MMP-9 terendah yaitu 2,94 ± 1,66 ng/mL (konsentrasi 20%).
Analisis One Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan kadar TIMP-1 dan MMP-9 yang signifikan antara kelompok uji dengan nilai p<0,001.
Analisis post hoc LSD menunjukkan kadar TIMP-1 lebih tinggi dan kadar MMP-9 lebih rendah secara signifikan (p<0,05) dibandingkan kontrol.
Simpulan: Pemberian ekstrak krim daun srikaya dapat meningkatkan kadar TIMP-1 dan menurunkan kadar MMP-9 secara signifikan pada tikus wistar yang terpapar sinar UVB.

Related Results

Kajian Pustaka Efek Farmakologi Daun Srikaya (Annona squamosa L.)
Kajian Pustaka Efek Farmakologi Daun Srikaya (Annona squamosa L.)
Abstract. Medicinal plants are plants that one or all parts of the plant contain active substances that are efficacious for health and can be used as a healer of disease. One of th...
Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andrographis Paniculata dan Vernonia Amygdalina
Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andrographis Paniculata dan Vernonia Amygdalina
Diabetes mellitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronik yang diakibatkan oleh defek pada sekresi insulin, aksi insulin atau keduanya. Da...
Potensi Aktivitas Antikanker Payudara pada Daun Tumbuhan Marga Annona
Potensi Aktivitas Antikanker Payudara pada Daun Tumbuhan Marga Annona
Abstract. Breast cancer, also known as Carcinoma Mammae, refers to a malignant cell growth in the breast tissue in the form of an abnormal lump. Plants that have the potential to b...
Savitry Rambu Maudy Djunaidi
Savitry Rambu Maudy Djunaidi
Latar Belakang: Hiperurisemia merupakan keadaan dimana terjadinya gangguan metabolisme berupa peningkatan kadar asam urat serum yang berlebihan atau diatas normal dan dapat menyeba...
FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN BASIS ASAM STEARAT
FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN BASIS ASAM STEARAT
Abstrak Daun belimbing wuluh mengandung flavoniod, saponin, tanin, sulfur,peroksidase. Ekstrak etanol daun belimbing wuluhdiformulasikanmenjadi sediaan krim. Tujuan penelitia...

Back to Top