Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aplikasi topikal krim ekstrak daun srikaya (Annona squamosa L) meningkatkan kadar tissue inhibitor of metalloproteinase-1 (TIMP-1) dan menurunkan kadar tumor necrosis factor-α (TNF-α) pada kulit tikus wistar (Rattus novergicus) yang terpapar sinar ultravi

View through CrossRef
Background: Photoaging is a complex process of skin aging due to UVB exposure, involving several mediators, including TIMP-1 and TNF-α. Annona squamosa L leaves in extract form are known to have good anti-inflammatory and antioxidant effects. Researchers wanted to determine the effect of topical application of sugar apple leaf extract cream in increasing TIMP-1 levels and reducing TNF-α levels in the skin of Wistar rats with UVB exposure. Methods: An experimental study was conducted using Wistar rats which is divided into 5 groups, including negative control group, positive control group, and treatment groups with Annona squamosa leaf cream with a concentration of 5%, 10%, and 5%. 20% for 4 weeks. TIMP-1 and TNF-α values ​​were measured by the ELISA method. The levels of flavonoids and phenols in the extract were also analyzed. The research data were then analyzed with SPSS 26.0 software. Results: Sugar apple extract cream contains 3583.77 mg/100ml flavonoids, and 5244.98 mg/100ml phenols with IC50 226,53 ppm. The highest TIMP-1 level was 10.81±1.20 ng/ml and the lowest TNF-α level was 189.70±10.46 ng/ml in the treatment group that was applied with 20% sugar apple leaf extract cream. We also fund significant differences (p<0.05) in TIMP-1, and TNF-α levels between groups, with significant results in the treatment group compared to the control group. Conclusion: Sugar apple leaf extract cream increases TIMP-1 levels as a marker of cell proliferation and reduces TNF-α levels as a marker of inflammation due to UVB exposure.   Latar Belakang: Photoaging merupakan suatu proses penuaan kulit yang kompleks akibat paparan sinar UVB. Proses ini melibatkan beberapa mediator, diantaranya TIMP-1 yang berhubungan dengan pertumbuhan sel dan TNF-α berhubungan dengan respons inflamasi. Daun Annona squamosa L (srikaya) dalam bentuk ekstrak diketahui memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang baik. Peneliti hendak mengetahui efek krim ekstrak daun srikaya dalam meningkatkan kadar TIMP-1 dan menurunkan kadar TNF-α pada kulit tikus wistar yang terpapar sinar UVB. Metode: Sebuah penelitan eksperimental dilakukan menggunakan tikus wistar yang dibagi menjadi 5 kelompok, termasuk kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok perlakuan dengan krim daun srikaya berkonsentrasi 5%, 10%, dan 20% selama 4 minggu. Kadar TIMP-1 dan TNF-α diukur dengan metode ELISA. Kadar flavonoid dan fenol pada ekstrak juga dianalisis. Data hasil penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif dengan perangkat lunak SPSS 26.0. Hasil: Krim ekstrak srikaya mengandung 3583,77 mg/100ml flavonoid, dan 5244,98 mg/100ml fenol dengan IC50 226,53 ppm. Kadar TIMP-1 tertinggi senilai 10,81±1,20 ng/ml dan kadar TNF-α terendah senilai 189,70±10,46 ng/ml didapat pada kelompok perlakuan dengan pengolesan krim ekstrak daun srikaya 20%. Hasil analisis juga menunjukan terdapat perbedaan signifikan (p<0,05) pada kadar TIMP-1, dan TNF-α antarkelompok, dengan hasil yang signifikan pula pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Simpulan: Pemberian ekstrak krim srikaya dapat meningkatkan kadar TIMP-1 sebagai penanda proliferasi sel dan menurunkan kadar TNF-α sebagai penanda inflamasi akibat paparan sinar UVB.
Title: Aplikasi topikal krim ekstrak daun srikaya (Annona squamosa L) meningkatkan kadar tissue inhibitor of metalloproteinase-1 (TIMP-1) dan menurunkan kadar tumor necrosis factor-α (TNF-α) pada kulit tikus wistar (Rattus novergicus) yang terpapar sinar ultravi
Description:
Background: Photoaging is a complex process of skin aging due to UVB exposure, involving several mediators, including TIMP-1 and TNF-α.
Annona squamosa L leaves in extract form are known to have good anti-inflammatory and antioxidant effects.
Researchers wanted to determine the effect of topical application of sugar apple leaf extract cream in increasing TIMP-1 levels and reducing TNF-α levels in the skin of Wistar rats with UVB exposure.
Methods: An experimental study was conducted using Wistar rats which is divided into 5 groups, including negative control group, positive control group, and treatment groups with Annona squamosa leaf cream with a concentration of 5%, 10%, and 5%.
20% for 4 weeks.
TIMP-1 and TNF-α values ​​were measured by the ELISA method.
The levels of flavonoids and phenols in the extract were also analyzed.
The research data were then analyzed with SPSS 26.
0 software.
Results: Sugar apple extract cream contains 3583.
77 mg/100ml flavonoids, and 5244.
98 mg/100ml phenols with IC50 226,53 ppm.
The highest TIMP-1 level was 10.
81±1.
20 ng/ml and the lowest TNF-α level was 189.
70±10.
46 ng/ml in the treatment group that was applied with 20% sugar apple leaf extract cream.
We also fund significant differences (p<0.
05) in TIMP-1, and TNF-α levels between groups, with significant results in the treatment group compared to the control group.
Conclusion: Sugar apple leaf extract cream increases TIMP-1 levels as a marker of cell proliferation and reduces TNF-α levels as a marker of inflammation due to UVB exposure.
  Latar Belakang: Photoaging merupakan suatu proses penuaan kulit yang kompleks akibat paparan sinar UVB.
Proses ini melibatkan beberapa mediator, diantaranya TIMP-1 yang berhubungan dengan pertumbuhan sel dan TNF-α berhubungan dengan respons inflamasi.
Daun Annona squamosa L (srikaya) dalam bentuk ekstrak diketahui memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang baik.
Peneliti hendak mengetahui efek krim ekstrak daun srikaya dalam meningkatkan kadar TIMP-1 dan menurunkan kadar TNF-α pada kulit tikus wistar yang terpapar sinar UVB.
Metode: Sebuah penelitan eksperimental dilakukan menggunakan tikus wistar yang dibagi menjadi 5 kelompok, termasuk kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok perlakuan dengan krim daun srikaya berkonsentrasi 5%, 10%, dan 20% selama 4 minggu.
Kadar TIMP-1 dan TNF-α diukur dengan metode ELISA.
Kadar flavonoid dan fenol pada ekstrak juga dianalisis.
Data hasil penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif dengan perangkat lunak SPSS 26.
Hasil: Krim ekstrak srikaya mengandung 3583,77 mg/100ml flavonoid, dan 5244,98 mg/100ml fenol dengan IC50 226,53 ppm.
Kadar TIMP-1 tertinggi senilai 10,81±1,20 ng/ml dan kadar TNF-α terendah senilai 189,70±10,46 ng/ml didapat pada kelompok perlakuan dengan pengolesan krim ekstrak daun srikaya 20%.
Hasil analisis juga menunjukan terdapat perbedaan signifikan (p<0,05) pada kadar TIMP-1, dan TNF-α antarkelompok, dengan hasil yang signifikan pula pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Simpulan: Pemberian ekstrak krim srikaya dapat meningkatkan kadar TIMP-1 sebagai penanda proliferasi sel dan menurunkan kadar TNF-α sebagai penanda inflamasi akibat paparan sinar UVB.

Related Results

Kajian Pustaka Efek Farmakologi Daun Srikaya (Annona squamosa L.)
Kajian Pustaka Efek Farmakologi Daun Srikaya (Annona squamosa L.)
Abstract. Medicinal plants are plants that one or all parts of the plant contain active substances that are efficacious for health and can be used as a healer of disease. One of th...
Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andrographis Paniculata dan Vernonia Amygdalina
Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andrographis Paniculata dan Vernonia Amygdalina
Diabetes mellitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronik yang diakibatkan oleh defek pada sekresi insulin, aksi insulin atau keduanya. Da...
Savitry Rambu Maudy Djunaidi
Savitry Rambu Maudy Djunaidi
Latar Belakang: Hiperurisemia merupakan keadaan dimana terjadinya gangguan metabolisme berupa peningkatan kadar asam urat serum yang berlebihan atau diatas normal dan dapat menyeba...
PENENTUAN NILAI SPF KRIM EKSTRAK DAUN TIN (Ficus carica L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
PENENTUAN NILAI SPF KRIM EKSTRAK DAUN TIN (Ficus carica L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Flavonoid berasal dari daun tin (Ficus Carica L.) dapat berperan sebagai tabir surya dengan cara menyerap sinar UV dikarenakan memiliki antioksidan. Antioksidan mampu mengatasi str...
Potensi Aktivitas Antikanker Payudara pada Daun Tumbuhan Marga Annona
Potensi Aktivitas Antikanker Payudara pada Daun Tumbuhan Marga Annona
Abstract. Breast cancer, also known as Carcinoma Mammae, refers to a malignant cell growth in the breast tissue in the form of an abnormal lump. Plants that have the potential to b...

Back to Top