Javascript must be enabled to continue!
Input Produksi Pada Sistem Pertanian Subsisten (Studi Kasus: Pemanfaatan Kebun Pekarangan Petani Lokal di Mokwam Area)
View through CrossRef
Input produksi menjadi penyebab berubahnya pola subsisten dalam penerapan budidayanya. Penelitian ini bersubyek pada petani lokal Arfak di Mokwam Area Distrik Mokwam Kabupaten Manokwari dengan berintensi untuk mengidentifikasi input produksi yang digunakan pada sistem pertanian subsisten di kebun pekarangan. Penelitian ini berjenis studi kasus dengan desain pendekatan kualitatif yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan data secara naturalistic, sistematis, realibel dan akurat terkait fenomena konkrit dan hubungannya yang penyajiannya bersifat induktif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, Focus Group Discussion, observasi langsung dan studi literasi. Informan penelitian ditetapkan sebanyak 30 orang dengan dua kategori informan pengamat dan informan pelaku serta menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian ini meliputi input produksi internal dan input produksi eksternal dengan indikator jenis input, sumber input, penggunaan input dan hasil penggunaan input. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input produksi internal petani lokal Arfak teridentifikasi sebagai pertanian subsisten secara perspektif yaitu suatu tatanan nilai yang dikelolah dengan kearifan lokal masyarakat, namun mengalami perubahan pola subsisten dalam penerapan budidayanya. Perubahan pola subsisten ini teridentifikasi disebabkan oleh penggunaan input eksternal ditandai dengan ciri fisik komersial yaitu penggunaan benih, pupuk dan pestisida kimia, yang disebut sebagai fenomena akulturasi budaya luar oleh masyarakat, membuat petani memasarkan hasil produksi di pasaran dalam rangka mendapatkan uang, namun belum sepenuhnya berubah akibat prinsip subsistensi oleh masyarakat Arfak. Hal ini disebabkan oleh sikap kosmopolit masyarakat yang semakin terbuka akan dunia luar serta peranan pendatang yang pada nyatanya memerlukan strategi kebijakan pemerintah agar dapat mendorong pengembangan pertanian di Mokwam Area yang maju tanpa meninggalkan indegeneous knowledge yang ada.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Input Produksi Pada Sistem Pertanian Subsisten (Studi Kasus: Pemanfaatan Kebun Pekarangan Petani Lokal di Mokwam Area)
Description:
Input produksi menjadi penyebab berubahnya pola subsisten dalam penerapan budidayanya.
Penelitian ini bersubyek pada petani lokal Arfak di Mokwam Area Distrik Mokwam Kabupaten Manokwari dengan berintensi untuk mengidentifikasi input produksi yang digunakan pada sistem pertanian subsisten di kebun pekarangan.
Penelitian ini berjenis studi kasus dengan desain pendekatan kualitatif yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan data secara naturalistic, sistematis, realibel dan akurat terkait fenomena konkrit dan hubungannya yang penyajiannya bersifat induktif.
Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, Focus Group Discussion, observasi langsung dan studi literasi.
Informan penelitian ditetapkan sebanyak 30 orang dengan dua kategori informan pengamat dan informan pelaku serta menggunakan teknik purposive sampling.
Variabel penelitian ini meliputi input produksi internal dan input produksi eksternal dengan indikator jenis input, sumber input, penggunaan input dan hasil penggunaan input.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa input produksi internal petani lokal Arfak teridentifikasi sebagai pertanian subsisten secara perspektif yaitu suatu tatanan nilai yang dikelolah dengan kearifan lokal masyarakat, namun mengalami perubahan pola subsisten dalam penerapan budidayanya.
Perubahan pola subsisten ini teridentifikasi disebabkan oleh penggunaan input eksternal ditandai dengan ciri fisik komersial yaitu penggunaan benih, pupuk dan pestisida kimia, yang disebut sebagai fenomena akulturasi budaya luar oleh masyarakat, membuat petani memasarkan hasil produksi di pasaran dalam rangka mendapatkan uang, namun belum sepenuhnya berubah akibat prinsip subsistensi oleh masyarakat Arfak.
Hal ini disebabkan oleh sikap kosmopolit masyarakat yang semakin terbuka akan dunia luar serta peranan pendatang yang pada nyatanya memerlukan strategi kebijakan pemerintah agar dapat mendorong pengembangan pertanian di Mokwam Area yang maju tanpa meninggalkan indegeneous knowledge yang ada.
Related Results
Dinamika Lembaga Penyuluhan Dan Adaptasi Penyuluh Dalam Memberikan Pelayanan Inovasi Teknologi Kepada Petani
Dinamika Lembaga Penyuluhan Dan Adaptasi Penyuluh Dalam Memberikan Pelayanan Inovasi Teknologi Kepada Petani
Penelitian bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan kelembagaan layanan penyuluhan pertanian lokal, menganalisis kegiatan penyuluh pertanian melakukan dalam adaptasi pelayan...
Perilaku Rasional Moral Petani Arfak di Mokwam Area Distrik Mokwam Kabupaten Manokwari
Perilaku Rasional Moral Petani Arfak di Mokwam Area Distrik Mokwam Kabupaten Manokwari
Perilaku rasional moral petani diterapkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks subsitensi dan resiprositas, namun dapat mengalami pergeseran seiring dengan perkembangan pem...
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran di Desa Loa Janan Ulu mencerminkan upaya masyarakat dalam mengembangkan usaha sampingan yang berkelanjutan. Dengan luas lahan te...
Pemanfaatan Pertanian Rumah Tangga (Pekarangan Rumah) Dengan Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur
Pemanfaatan Pertanian Rumah Tangga (Pekarangan Rumah) Dengan Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur
Abstrak Program pemberdayaan ini untuk memanfaatkan pekarangan rumah milik warga dalam rangka pengoptimalan fungsi lahan dengan teknik budidaya tanaman sayuran secara vertikult...
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN
Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya petani lahan kering di Kabupaten Belu dalam mempertahankan volume produksi pertanian melal...
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN
Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya petani lahan kering di Kabupaten Belu dalam mempertahankan volume produksi pertanian melal...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
Atribusi Petani Lokal Arfak dalam Pengambilan Keputusan Adopsi Budidaya Kopi di Mokwam Area
Atribusi Petani Lokal Arfak dalam Pengambilan Keputusan Adopsi Budidaya Kopi di Mokwam Area
Petani lokal di kampung Mokwam mengenal budidaya kopi sejak 1984, akan tetapi masyarakat tidak merawat dan mengembangkannya, sehingga mereka meninggalkan budidaya kopi tersebut. Ak...

