Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Pemahaman Akuntansi, Sistem Pengendalian Internal dan Penerapan SAK EMKM Terhadap Kualitas Laporan Keuangan

View through CrossRef
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemahaman Akuntansi (X1), Sistem Pengendalian Internal (X2), dan Penerapan SAK EMKM (X3) Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM di Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatf dengan menyebarkan pernyataan dalam bentuk kuesioner. Metode yang digunakan untuk penentuan sampel yakni menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel 100 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pemahaman akuntansi (X1) berpengaruh secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Ponorogo, variabel sistem pengendalian internal (X2) berpengaruh secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Ponorogo, variabel penerapan SAK EMKM berpengaruh secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Ponorogo, dan seluruh variabel independen yakni pemahaman akuntansi (X1), sistem pengendalian internal (X2), dan penerapan SAK EMKM (X3) secara simultan berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Ponorogo
Title: Pengaruh Pemahaman Akuntansi, Sistem Pengendalian Internal dan Penerapan SAK EMKM Terhadap Kualitas Laporan Keuangan
Description:
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemahaman Akuntansi (X1), Sistem Pengendalian Internal (X2), dan Penerapan SAK EMKM (X3) Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM di Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatf dengan menyebarkan pernyataan dalam bentuk kuesioner.
Metode yang digunakan untuk penentuan sampel yakni menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel 100 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pemahaman akuntansi (X1) berpengaruh secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Ponorogo, variabel sistem pengendalian internal (X2) berpengaruh secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Ponorogo, variabel penerapan SAK EMKM berpengaruh secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Ponorogo, dan seluruh variabel independen yakni pemahaman akuntansi (X1), sistem pengendalian internal (X2), dan penerapan SAK EMKM (X3) secara simultan berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Ponorogo.

Related Results

PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN HAMBATAN TERHADAP INTENSI PELAKU UMKM DALAM MENYUSUN SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DENPASAR SELATAN
PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN HAMBATAN TERHADAP INTENSI PELAKU UMKM DALAM MENYUSUN SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DENPASAR SELATAN
ABSTRACTThe preparation of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Enterprises (SAK EMKM) is very important to support the growth and sustainability of Micro, S...
PENGARUH SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH
PENGARUH SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH
Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh standar akuntansi pemerintah dan sistem akuntansi keuangan daerah sebagai faktor penting yang harus dipertimbangkan menyusun laporan keuangan...
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Ukuran Usaha dan Sosialisasi SAK EMKM terhadap Penyusunan Laporan Keuangan
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Ukuran Usaha dan Sosialisasi SAK EMKM terhadap Penyusunan Laporan Keuangan
Abstract. Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) have a significant role in the development and growth of the economy in Indonesia. However, the increase in the number of MSMEs...
Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK-EMKM pada Usaha Salon Kecantikan
Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK-EMKM pada Usaha Salon Kecantikan
Salon kecantikan merupakan usaha di bidang jasa perawatan dan kecantikan yang menghadapi persaingan ketat, sehingga memerlukan pengelolaan sumber daya secara optimal. Namun, pemili...
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) merupakan pedoman penting dalam penyusunan laporan keuangan yang andal, relevan, dan dapat dibandingkan oleh berbagai entitas di Indonesia. Penelit...
Pendampingan Penyajian Laporan Keuangan pada UMKM
Pendampingan Penyajian Laporan Keuangan pada UMKM
UMKM memberikan kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Namun, pengelolaan UMKM masih memiliki masalah, salah satunya tidak tersajinya laporan keuangan standar. Pa...

Back to Top