Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Populisme di Aras Demokrasi Indonesia

View through CrossRef
Tulisan ini mengkaji tentang populisme di aras demokrasi di Indonesia dengan memfokuskan pada perihal kebangkitan kepemimpinan populis di Indonesia, dan peluang serta tantangan populisme bagi aras demokrasi di Indonesia. Alasan mengambil permasalahan ini dikarenakan didalam aras demokrasi seperti sekarang ini, banyak muncul tokoh-tokoh yang dianggap populis seperti Joko Widodo (Jokowi), dan Ridwan Kamil. Artinya semakin suatu negara terjerembab didalam badai krisis yang besar, maka disana rakyat akan mencari-cari para pemimpin-pemimpin yang dianggap populis. Didalam konteks demokrasi saat ini, ketika suatu masyarakat tak memiliki kepemimpinan, maka yang terjadi adalah kekacauan dan tak adanya manajemen konflik. Posisi populisme disini adalah sebuah seperangkat kepercayaan masyarakat akan pemimpin yang dianggap dapat mengangkat hidup mereka. Disisi lain, adanya masyarakat yang cenderung kurang percaya pada partai politik dan DPR. Padahal kepercayaan terhadap lembaga-lembaga publik ini merupakan indikator tersendiri dari konsolidasi demokrasi. Realita ini makin melempangkan jalan bagi populisme dan mendorong munculnya klaim-klaim populisme dari tokoh-tokoh politik yang ingin �mengail di air keruh�. Merujuk pada permasalahan tersebut maka penulis akan mengangkat permasalahan tentang populisme di aras demokrasi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bangkitnya populisme di Indonesia ditandai dengan munculnya tokoh-tokoh yang dianggap populis seperti Joko Widodo, dan Ridwan Kamil. Hadirnya kepemimpinan populis tersebut mengakibatkan peluang dan tantangan bagi aras demokrasi di Indonesia. Peluang adanya populisme yakni dapat mengingatkan elite politik atas kelemahan demokrasi keterwakilan yang sekarang ini berjalan, dan agar elite tidak lupa menyerap sebesar-besarnya kepentingan rakyat dalam proses pembuatan kebijakan. Selain peluang, populisme juga melahirkan tantangan diantaranya kaum populis cenderung memanfaatkan demi kepentingan politik elektoral, propaganda dan kharisma personal untuk menarik konstituen daripada tampil sebagai edukator.
Universitas Jenderal Soedirman
Title: Populisme di Aras Demokrasi Indonesia
Description:
Tulisan ini mengkaji tentang populisme di aras demokrasi di Indonesia dengan memfokuskan pada perihal kebangkitan kepemimpinan populis di Indonesia, dan peluang serta tantangan populisme bagi aras demokrasi di Indonesia.
Alasan mengambil permasalahan ini dikarenakan didalam aras demokrasi seperti sekarang ini, banyak muncul tokoh-tokoh yang dianggap populis seperti Joko Widodo (Jokowi), dan Ridwan Kamil.
Artinya semakin suatu negara terjerembab didalam badai krisis yang besar, maka disana rakyat akan mencari-cari para pemimpin-pemimpin yang dianggap populis.
Didalam konteks demokrasi saat ini, ketika suatu masyarakat tak memiliki kepemimpinan, maka yang terjadi adalah kekacauan dan tak adanya manajemen konflik.
Posisi populisme disini adalah sebuah seperangkat kepercayaan masyarakat akan pemimpin yang dianggap dapat mengangkat hidup mereka.
Disisi lain, adanya masyarakat yang cenderung kurang percaya pada partai politik dan DPR.
Padahal kepercayaan terhadap lembaga-lembaga publik ini merupakan indikator tersendiri dari konsolidasi demokrasi.
Realita ini makin melempangkan jalan bagi populisme dan mendorong munculnya klaim-klaim populisme dari tokoh-tokoh politik yang ingin �mengail di air keruh�.
Merujuk pada permasalahan tersebut maka penulis akan mengangkat permasalahan tentang populisme di aras demokrasi di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bangkitnya populisme di Indonesia ditandai dengan munculnya tokoh-tokoh yang dianggap populis seperti Joko Widodo, dan Ridwan Kamil.
Hadirnya kepemimpinan populis tersebut mengakibatkan peluang dan tantangan bagi aras demokrasi di Indonesia.
Peluang adanya populisme yakni dapat mengingatkan elite politik atas kelemahan demokrasi keterwakilan yang sekarang ini berjalan, dan agar elite tidak lupa menyerap sebesar-besarnya kepentingan rakyat dalam proses pembuatan kebijakan.
Selain peluang, populisme juga melahirkan tantangan diantaranya kaum populis cenderung memanfaatkan demi kepentingan politik elektoral, propaganda dan kharisma personal untuk menarik konstituen daripada tampil sebagai edukator.

Related Results

Revolusi Demokrasi: Suatu Gagasan Memperbaiki Demokrasi Indonesia
Revolusi Demokrasi: Suatu Gagasan Memperbaiki Demokrasi Indonesia
Abstrak Paper ini mencoba menguraikan permasalahan demokrasi di Indonesia sekaligus solusi yang dapat diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Paper ini sangat penting karena...
Demokrasi
Demokrasi
Istilah "demokrasi" berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubu...
PARTİ İÇİ DEMOKRASİ YOKLUĞU SİYASİ PARTİ KAPATMA NEDENİDİR
PARTİ İÇİ DEMOKRASİ YOKLUĞU SİYASİ PARTİ KAPATMA NEDENİDİR
21. yüzyılda demokrasiler demokrasi düşmanı olarak etiketlenen siyasi partilerden çok parti içi demokrasinin bulunmadığı veya asgari koşulları itibarıyla yetersiz şekilde işletilen...
Populisme Etno-Religius, Politik Segregasi, dan Rezim Hibrida: Kasus Malaysia
Populisme Etno-Religius, Politik Segregasi, dan Rezim Hibrida: Kasus Malaysia
Malaysia merupakan salah satu negara demokrasi di Asia Tenggara dengan ciri yang unik. Keberadaan demokrasi didasari oleh fakta bahwa Malaysia memiliki instrumen prasyarat demokras...
Populisme Etno-Religius, Politik Segregasi, dan Rezim Hibrida: Kasus Malaysia
Populisme Etno-Religius, Politik Segregasi, dan Rezim Hibrida: Kasus Malaysia
Malaysia merupakan salah satu negara demokrasi di Asia Tenggara dengan ciri yang unik. Keberadaan demokrasi didasari oleh fakta bahwa Malaysia memiliki instrumen prasyarat demokras...
Populisme Islam: Tantangan atau Ancaman bagi Indonesia?
Populisme Islam: Tantangan atau Ancaman bagi Indonesia?
Abstrak Kebangkitan Islam di Indonesia tidak hanya ditandai dengan peningkatan jumlah pemeluk Islam di Indonesia, melainkan diperlihatkan dengan suatu ekspresi politik yang menonjo...
PENGARUH DEMOKRASI DALAM BERMASYARAKAT
PENGARUH DEMOKRASI DALAM BERMASYARAKAT
Demokrasi Indonesia berpengaruh pada pencapaian tujuan Nasional Bangsa Indonesia. Yaitu terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan pancasila dalam Negara Republik Indo...
Demokrasi
Demokrasi
Istilah "demokrasi" berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubu...

Back to Top