Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Hipertensi dan Depresi dengan Kualitas Hidup Pralansia dengan HIV

View through CrossRef
Latar Belakang: Efektivitas pengobatan ARV membuat angka harapan hidup pada orang dengan HIV bertambah, sehingga populasi lansia dengan HIV akan terus meningkat. Inflamasi kronis HIV dapat merusak jaringan tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit fisik seperti hipertensi. Paparan HIV juga meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan mental seperti depresi. Penelitian ini mengevaluasi hubungan hipertensi dan depresi dengan kualitas hidup khususnya pada pralansia dengan HIV untuk menjadi bahan pertimbangan dalam merekomendasikan penaganan peningkatan kualitas hidup saat memasuki fase lansia. Metode: Penelitian ini merupakan studi crossectional terhadap 161 pralansia dengan HIV yang didampingi oleh beberapa yayasan ODHIV di DKI-Jakarta. Kriteria inklusi ialah ODHIV yang telah terdiagnosis dokter, menjalani ARV, berusia 45-59 tahun, dan menyetujui lembar informed consent. Kriteria eksklusi ialah dalam kondisi AIDS dan buta huruf. Alat ukur yang digunakan adalah sphygmomanometer, PHQ-9 dan WHOQOL-HIV BREF. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney U dan uji Kruskal-Wallis. Hasil: Sebagian besar partisipan mengalami hipertensi (52,5%) dan depresi (51,6%). Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara hipertensi dengan keseluruhan domain kualitas hidup (p>0,05). Terdapat hubungan yang bermakna antara depresi dengan keseluruhan domain kualitas hidup antara lain domain hubungan sosial (p=0,028), lingkungan (p=0,006), kesehatan fisik, kesehatan psikologis, tingkat kemandirian dan spiritual (p<0,001). Simpulan: Proporsi hipertensi dan depresi pada pralansia dengan HIV cukup banyak ditemukan. Hipertensi tidak berhubungan dengan kualitas hidup pralansia dengan HIV, sedangkan depresi berhubungan dengan kualitas hidup pralansia dengan HIV.
Title: Hubungan Hipertensi dan Depresi dengan Kualitas Hidup Pralansia dengan HIV
Description:
Latar Belakang: Efektivitas pengobatan ARV membuat angka harapan hidup pada orang dengan HIV bertambah, sehingga populasi lansia dengan HIV akan terus meningkat.
Inflamasi kronis HIV dapat merusak jaringan tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit fisik seperti hipertensi.
Paparan HIV juga meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan mental seperti depresi.
Penelitian ini mengevaluasi hubungan hipertensi dan depresi dengan kualitas hidup khususnya pada pralansia dengan HIV untuk menjadi bahan pertimbangan dalam merekomendasikan penaganan peningkatan kualitas hidup saat memasuki fase lansia.
Metode: Penelitian ini merupakan studi crossectional terhadap 161 pralansia dengan HIV yang didampingi oleh beberapa yayasan ODHIV di DKI-Jakarta.
Kriteria inklusi ialah ODHIV yang telah terdiagnosis dokter, menjalani ARV, berusia 45-59 tahun, dan menyetujui lembar informed consent.
Kriteria eksklusi ialah dalam kondisi AIDS dan buta huruf.
Alat ukur yang digunakan adalah sphygmomanometer, PHQ-9 dan WHOQOL-HIV BREF.
Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney U dan uji Kruskal-Wallis.
Hasil: Sebagian besar partisipan mengalami hipertensi (52,5%) dan depresi (51,6%).
Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara hipertensi dengan keseluruhan domain kualitas hidup (p>0,05).
Terdapat hubungan yang bermakna antara depresi dengan keseluruhan domain kualitas hidup antara lain domain hubungan sosial (p=0,028), lingkungan (p=0,006), kesehatan fisik, kesehatan psikologis, tingkat kemandirian dan spiritual (p<0,001).
Simpulan: Proporsi hipertensi dan depresi pada pralansia dengan HIV cukup banyak ditemukan.
Hipertensi tidak berhubungan dengan kualitas hidup pralansia dengan HIV, sedangkan depresi berhubungan dengan kualitas hidup pralansia dengan HIV.

Related Results

HIV WGS - 400bp Amplicon Tiling - Oxford Nanopore Technology Protocol v1
HIV WGS - 400bp Amplicon Tiling - Oxford Nanopore Technology Protocol v1
OSPHL in collaboration with APHL, will evaluate the performance of the Oxford Nanopore Technology sequencers for HIV genome sequencing using a modified protocol of the ARTIC amplic...
The Hidden Problem of Cross-Reactivity: Challenges in HIV Testing During the COVID-19 Era: A Systematic Review
The Hidden Problem of Cross-Reactivity: Challenges in HIV Testing During the COVID-19 Era: A Systematic Review
Abstract Introduction Human immunodeficiency virus (HIV) and Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV2) surface glycoproteins, including shared epitope motifs, sho...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA HIPERTENSI DI KOTA LHOKSEUMAWE
ANALISIS TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA HIPERTENSI DI KOTA LHOKSEUMAWE
Masalah kesehatan yang disebabkan perubahan fisik dan psikologis akibat faktor usia menyebabkan banyak lansia di dunia tidak dapat menikmati usia senjanya. Salah satunya adalah pen...
Capítulo 6 – HIV-AIDS, como tratar, o que fazer e o que não fazer durante o tratamento?
Capítulo 6 – HIV-AIDS, como tratar, o que fazer e o que não fazer durante o tratamento?
A infecção pelo vírus do HIV pode ocorrer de diversas maneiras, tendo sua principal forma a via sexual por meio do sexo desprotegido. O vírus do HIV fica em um período de incubação...
Angka Kejadian Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Menggunakan Metode Pengukuran Geriatric Depression Scale
Angka Kejadian Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Menggunakan Metode Pengukuran Geriatric Depression Scale
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik mengakibatkan penurunan fungsi ginjal progresif dan irreversible sehingga memerlukan terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplanta...

Back to Top