Javascript must be enabled to continue!
KEMAMPUAN MAHASISWA TEMPATAN MENILAI BERITA PALSU ATAU “HOAX” DALAM MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA PENGEMBANGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN
View through CrossRef
<p><em>Entrepreneurship developed requires the ability to take decisions in the face of various risks. Where in taking the decision is needed information and the ability to get the right information. One source of information is social media and again the current trend. However, the problem of the tendency of weaknesses in filtering news capabilities has caused the need for a solution to overcome the problem. Assessing the ability to assess the truth of a news from students is very useful in assessing the entrepreneurial spirit of students in making entrepreneurial decisions. The ability to judge a story can be seen from: title assessment, site assessment, contents, foto and news source. The method survey used this research, to students of management courses last semester who have taken entrepreneurship subjects 1 and 2 which amounted to 350 people and samples taken as many as 78 people. Data collection using questionnaires and data were analyzed using descriptive analysis. The result this research can be seen that the ability of students to assess a false news in the being category. Of the five dimensions used it is known that the highest dimension lies in the ability to assess news contents and also assess the headline. While the lowest dimension lies in assessing news sources and also the authenticity of foto on news. Factors affecting the ability of students to assess false news (hoax), among others: fanatics of news sources, emotional factors on the situation of an event, the factors are easily affected and the limitations of the ability to test the truth.</em></p><p> </p><p>Pengembangan jiwa kewirausahaan mensyaratkan adanya kemampuan untuk mengambil keputusan dalam menghadapi berbagai resiko.Dimana dalam mengambil keputusan sangat dibutuhkan informasi dan kemampuan mendapatkan informasi yang tepat.Salah satu sumber informasi adalah media sosial dan lagi trend saat ini.Namun persoalan adanya kecenderungan masih lemahnya kemampuan menyaring berita menyebabkan perlunya adanya solusi untuk mengatasi masalah terseebut.Menilai kemampuan menilai kebenaran sebuah berita dari mahasiswa sangat berguna dalam menilai jiwa kewirausahaan mahasiswa dalam mengambil keputusan berwirausaha bahwa kemampuan menilai sebuah berita dapat dilihat dari: penilaian judul, penilaian situs, kontens, foto dan sumber berita. Metode survey digunakan dalam penelitian ini, yakni kepada mahasiswa program studi manajemen semester akhir yang sudah mengambil mata kuliah kewirausahaan 1 dan 2 yang berjumlah 350 orang dan sampel diambil sebanyak 78 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa menilai sebuah berita palsu dalam kategori sedang. Dari lima dimensi yang digunakan diketahui bahwa dimensi tertinggi berada pada kemampuan menilai kontens berita dan juga menilai judul berita. Sedangkan dimensi terendah terletak pada menilai sumber berita dan juga keaslian foto pada berita. Faktor yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa menilai berita palsu (hoax) antara lain: fanatik terhadap sumber berita, faktor emosional terhadap situasi sebuah kejadian, faktor mudah terpengaruh dan faktor keterbatasan kemampuan menguji kebenaran.</p>
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi - LLDIKTI - Wilayah X
Title: KEMAMPUAN MAHASISWA TEMPATAN MENILAI BERITA PALSU ATAU “HOAX” DALAM MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA PENGEMBANGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN
Description:
<p><em>Entrepreneurship developed requires the ability to take decisions in the face of various risks.
Where in taking the decision is needed information and the ability to get the right information.
One source of information is social media and again the current trend.
However, the problem of the tendency of weaknesses in filtering news capabilities has caused the need for a solution to overcome the problem.
Assessing the ability to assess the truth of a news from students is very useful in assessing the entrepreneurial spirit of students in making entrepreneurial decisions.
The ability to judge a story can be seen from: title assessment, site assessment, contents, foto and news source.
The method survey used this research, to students of management courses last semester who have taken entrepreneurship subjects 1 and 2 which amounted to 350 people and samples taken as many as 78 people.
Data collection using questionnaires and data were analyzed using descriptive analysis.
The result this research can be seen that the ability of students to assess a false news in the being category.
Of the five dimensions used it is known that the highest dimension lies in the ability to assess news contents and also assess the headline.
While the lowest dimension lies in assessing news sources and also the authenticity of foto on news.
Factors affecting the ability of students to assess false news (hoax), among others: fanatics of news sources, emotional factors on the situation of an event, the factors are easily affected and the limitations of the ability to test the truth.
</em></p><p> </p><p>Pengembangan jiwa kewirausahaan mensyaratkan adanya kemampuan untuk mengambil keputusan dalam menghadapi berbagai resiko.
Dimana dalam mengambil keputusan sangat dibutuhkan informasi dan kemampuan mendapatkan informasi yang tepat.
Salah satu sumber informasi adalah media sosial dan lagi trend saat ini.
Namun persoalan adanya kecenderungan masih lemahnya kemampuan menyaring berita menyebabkan perlunya adanya solusi untuk mengatasi masalah terseebut.
Menilai kemampuan menilai kebenaran sebuah berita dari mahasiswa sangat berguna dalam menilai jiwa kewirausahaan mahasiswa dalam mengambil keputusan berwirausaha bahwa kemampuan menilai sebuah berita dapat dilihat dari: penilaian judul, penilaian situs, kontens, foto dan sumber berita.
Metode survey digunakan dalam penelitian ini, yakni kepada mahasiswa program studi manajemen semester akhir yang sudah mengambil mata kuliah kewirausahaan 1 dan 2 yang berjumlah 350 orang dan sampel diambil sebanyak 78 orang.
Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa menilai sebuah berita palsu dalam kategori sedang.
Dari lima dimensi yang digunakan diketahui bahwa dimensi tertinggi berada pada kemampuan menilai kontens berita dan juga menilai judul berita.
Sedangkan dimensi terendah terletak pada menilai sumber berita dan juga keaslian foto pada berita.
Faktor yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa menilai berita palsu (hoax) antara lain: fanatik terhadap sumber berita, faktor emosional terhadap situasi sebuah kejadian, faktor mudah terpengaruh dan faktor keterbatasan kemampuan menguji kebenaran.
</p>.
Related Results
Iklan Layanan Masyarakat Waspada Hoax
Iklan Layanan Masyarakat Waspada Hoax
Berita hoax adalah berita palsu yang diada-adakan atau diputarbalikkan dari realitas sesungguhnya. Banyak kasus atau peristiwa yang sebenarnya tidak terjadi namun diangkat menjadi ...
ANALISIS FAKTOR TERPAAN BERITA HOAX COVID-19 MASYARAKAT HINDU KOTA DENPASAR
ANALISIS FAKTOR TERPAAN BERITA HOAX COVID-19 MASYARAKAT HINDU KOTA DENPASAR
Banyaknya berita hoax di media sosial terkait Covid-19 tentu membuat masyarakat tidak tenang. WhatsApp adalah salah satu dari tiga media sosial yang paling sering digunakan masyara...
Informasi Hoax di Media Sosial Facebook
Informasi Hoax di Media Sosial Facebook
This study aims to: (1) describe the structure of hoax on Facebook social media, (2) describe the contents of hoax messages on Facebook; and (3) describe the characteristics of usi...
PENERAPAN LITERASI DIGITAL MENUJU MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MILENIAL ANTI HOAX
PENERAPAN LITERASI DIGITAL MENUJU MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MILENIAL ANTI HOAX
Jumlah pengguna Internet di Indonesia telah mencapai 132.7 juta orang dari 256.2 juta orang populasi Indonesia. Kenyataan menunjukkan, banyaknya jumlah pengguna Internet di Indones...
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMKN 1 KOTA JAMBI
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMKN 1 KOTA JAMBI
Provinsi Jambi pada tahun 2020 Pengangguran yang berasal dari tamatan SMK juga menjadi TPT yang tertinggi dibandingkan dengan Lulusan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menget...
Pengaruh Penyebaran Berita Hoax Covid-19 pada WhatsApp dari Facebook terhadap Perilaku Masyarakat
Pengaruh Penyebaran Berita Hoax Covid-19 pada WhatsApp dari Facebook terhadap Perilaku Masyarakat
The influence of the spread of Covid-19 hoax news has given rise to a lot of public opinion that can create dissent in society. These Covid-19 hoax news increasingly have a negativ...
Persepsi Mahasiswa Terhadap Berita Pada Website APTISI
Persepsi Mahasiswa Terhadap Berita Pada Website APTISI
Mahasiswa pasti mengenal adanya portal berita. Sebagian besar membaca atau menyimak berita hanya karena mereka tertarik dengan judul atau topik yang sedang tenar. Terlebih untuk be...

