Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Budidaya udang vanname PEMBESARAN UDANG VANNAMEI PADA BERBAGAI SISTEM AKUAKULTUR : TELAAH PUSTAKA

View through CrossRef
Budidaya udang vannamei sudah dilaksanakan cukup lama di Indonesia, semakin kemajuan ilmu budidaya pembesaran udang vannamei memiliki perkembangan yang sangat pesat. Tujuan utama dari perkembangan untuk udang vannamei adalah tingkat produksi yang tinggi. Beberapa system budidaya udang yang sedang berkambang adalah. Sistem menggunakan biofloks, running water system (RWS) dan resikulation aquaculture system. Sistem budidaya udang vannamei dengan metode biofloks dapat diartikan sebagai bahan organik yang hidup dan menyatu menjadi gumpalan-gumpalan. Gumpalan tersebut terdiri dari berbagai mikroorganisme air termasuk bakteri, algae, fungi, protozoa, metazoa, rotifera, nematoda, gastrotricha dan organisme lain yang tersuspensi dengan detritus sehingga floks dalam udang bisa dimanfaatkan untuk pakan. Sementara Running water system pergerakan air  yang diperlukan untuk menjaga partikel dalam suspensi. Jika partikel bioflok mengendap, kantong lumpur anaerobik sering terbentuk yang dapat melepaskan amonia atau sulfida; sulfida dapat langsung menjadi racun bagi hewan dan dapat menghambat nitrifikasi, sehingga menyebabkan peningkatan lebih lanjut senyawa nitrogen beracun. Resikulation aquaculture system merupakan sistem pembesaran udang dengan menggunakan metode resikulasi tanpa adanya ganti air dimana air limbah dikelola dengan beberapa filter. Sistem RWS (running water system) dimana memiliki kelebihan yaitu dengan pergerakan sistem air memudahkan untuk mengumpulkan zat hara sehingga mudah untuk dibuang dan dikontrol. Proses keutungan yang kedua yaitu memudahkan dalam nitrifikasi dan dan dengan hasil padat tebar  750.000m2, berat Awal 3,2 gram, berat akhir 11,4 gram, berat harian g/hari 0,745, total pakan 7450 dan survival rate 85%, food convertion ratio 1,11
Title: Budidaya udang vanname PEMBESARAN UDANG VANNAMEI PADA BERBAGAI SISTEM AKUAKULTUR : TELAAH PUSTAKA
Description:
Budidaya udang vannamei sudah dilaksanakan cukup lama di Indonesia, semakin kemajuan ilmu budidaya pembesaran udang vannamei memiliki perkembangan yang sangat pesat.
Tujuan utama dari perkembangan untuk udang vannamei adalah tingkat produksi yang tinggi.
Beberapa system budidaya udang yang sedang berkambang adalah.
Sistem menggunakan biofloks, running water system (RWS) dan resikulation aquaculture system.
Sistem budidaya udang vannamei dengan metode biofloks dapat diartikan sebagai bahan organik yang hidup dan menyatu menjadi gumpalan-gumpalan.
Gumpalan tersebut terdiri dari berbagai mikroorganisme air termasuk bakteri, algae, fungi, protozoa, metazoa, rotifera, nematoda, gastrotricha dan organisme lain yang tersuspensi dengan detritus sehingga floks dalam udang bisa dimanfaatkan untuk pakan.
Sementara Running water system pergerakan air  yang diperlukan untuk menjaga partikel dalam suspensi.
Jika partikel bioflok mengendap, kantong lumpur anaerobik sering terbentuk yang dapat melepaskan amonia atau sulfida; sulfida dapat langsung menjadi racun bagi hewan dan dapat menghambat nitrifikasi, sehingga menyebabkan peningkatan lebih lanjut senyawa nitrogen beracun.
Resikulation aquaculture system merupakan sistem pembesaran udang dengan menggunakan metode resikulasi tanpa adanya ganti air dimana air limbah dikelola dengan beberapa filter.
Sistem RWS (running water system) dimana memiliki kelebihan yaitu dengan pergerakan sistem air memudahkan untuk mengumpulkan zat hara sehingga mudah untuk dibuang dan dikontrol.
Proses keutungan yang kedua yaitu memudahkan dalam nitrifikasi dan dan dengan hasil padat tebar  750.
000m2, berat Awal 3,2 gram, berat akhir 11,4 gram, berat harian g/hari 0,745, total pakan 7450 dan survival rate 85%, food convertion ratio 1,11.

Related Results

Analisis Efisiensi Usaha Tambak Udang Vannamei Litopaneaus Vannamei
Analisis Efisiensi Usaha Tambak Udang Vannamei Litopaneaus Vannamei
English  Vannamei shrimp cultivation has an important role in increasing  fish production to meet the food and nutritional needs as well as to meet the needs of domestic and ...
Teknik Pembesaran Udang Vaname (Litopeaunus Vannamei)
Teknik Pembesaran Udang Vaname (Litopeaunus Vannamei)
Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Keberhasilan k...
PEMELIHARAAN UDANG VANNAME (Litopenaeus Vannamei) DENGAN PADAT TEBAR YANG BERBEDA TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP
PEMELIHARAAN UDANG VANNAME (Litopenaeus Vannamei) DENGAN PADAT TEBAR YANG BERBEDA TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemeliharaan udang vanname dengan padat tebar yang berbeda terhadap kelangsungan hidup udang vanname. Penelitian dilaksanakan mulai tgl 25...
Tinjauan indikator kesiapan produksi udang putih Litopenaeus vannamei (Boone, 1931) di sistem intensif
Tinjauan indikator kesiapan produksi udang putih Litopenaeus vannamei (Boone, 1931) di sistem intensif
Abstrak            Pertumbuhan populasi global yang disertai dengan perubahan menuju gaya hidup sehat menjadikan permintaan terhadap organisme akuatik, khususnya udang putih Litope...
ANALISIS PERMODELAN DINAMIS KELIMPAHAN BAKTERI Vibrio sp. PADA BUDIDAYA UDANG VANAME, Litopenaeus vannamei
ANALISIS PERMODELAN DINAMIS KELIMPAHAN BAKTERI Vibrio sp. PADA BUDIDAYA UDANG VANAME, Litopenaeus vannamei
Vibrio sp. adalah jenis bakteri patogen yang banyak ditemui pada tambak budidaya udang. Spesies bakteri ini banyak menyerang udang vaname hingga menimbulkan mortalitas. Tujuan dari...

Back to Top