Javascript must be enabled to continue!
Kolaborasi Pendidikan Melalui Pertemuan Guru Dan Orangtua
View through CrossRef
Kolaborasi dalam Pendidikan menjadi hal yang harus diperhatikan untuk pertumbuhan dan perkembangan peserta didik. Kolaborasi harus lebih ditingkatkan terutama pada Pertemuan guru dan orangtua. Pertemuan ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan dengan maksimal karena mempengaruhi langkah selanjutnya dalam memberikan pendidikan kepada peserta didik. Pertemuan antara guru dan orangtua terdiri pada empat bagian yaitu pertemuan di awal semester, pertemuan setiap bulan, pertemuan setelah ujian tengah semester (MID), dan pertemuan di akhir semester. Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifkan kolaborasi yang dilakukan dalam bentuk pertemuan guru dan orangtua. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif analisis kualitatif. Melalui observasi ditemukan bentuk kolaborasi yang terdapat di Sekolah Dasar Islam Terpadu di Bukittinggi dapat dikembangkan menjadi lebih efektif sehingga peneliti menjadikannya sebagai lokasi penelitian. wawancara dilakukan kepada pihak yang terlibat dalam kolaborasi yaitu guru dan orangtua, untuk menguatkan data wawancara juga dilakukan dengan kepala sekolah dan siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa dalam pertemuan guru dan orangtua pada awal semester sebaiknya dibuat kesepakatan untuk kelancaran pembelajaran. Pertemuan setiap bulan dilakukan pengontrolan oleh guru dan orangtua dengan saling menyampaikan kekurangan dalam perkembangan peserta didik dirumah dan di sekolah. Pertemuan guru dan orangtua setelah ujian mid semester, saat penerimaan rapor mid ini diadakan taklim untuk menambah ilmu mendidik bagi orangtua, dan dilakukan evaluasi belajar peserta didik antara guru dan orangtua untuk perbaikan ke depannya. Pertemuan di akhir semester, pada pertemuan ini guru dan orangtua sharing mengenai permasalahan Pendidikan anak di Rumah dan di Sekolah.
CV. Pusdikra Mitra Jaya
Title: Kolaborasi Pendidikan Melalui Pertemuan Guru Dan Orangtua
Description:
Kolaborasi dalam Pendidikan menjadi hal yang harus diperhatikan untuk pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.
Kolaborasi harus lebih ditingkatkan terutama pada Pertemuan guru dan orangtua.
Pertemuan ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan dengan maksimal karena mempengaruhi langkah selanjutnya dalam memberikan pendidikan kepada peserta didik.
Pertemuan antara guru dan orangtua terdiri pada empat bagian yaitu pertemuan di awal semester, pertemuan setiap bulan, pertemuan setelah ujian tengah semester (MID), dan pertemuan di akhir semester.
Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifkan kolaborasi yang dilakukan dalam bentuk pertemuan guru dan orangtua.
Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif analisis kualitatif.
Melalui observasi ditemukan bentuk kolaborasi yang terdapat di Sekolah Dasar Islam Terpadu di Bukittinggi dapat dikembangkan menjadi lebih efektif sehingga peneliti menjadikannya sebagai lokasi penelitian.
wawancara dilakukan kepada pihak yang terlibat dalam kolaborasi yaitu guru dan orangtua, untuk menguatkan data wawancara juga dilakukan dengan kepala sekolah dan siswa.
Hasil penelitian diperoleh bahwa dalam pertemuan guru dan orangtua pada awal semester sebaiknya dibuat kesepakatan untuk kelancaran pembelajaran.
Pertemuan setiap bulan dilakukan pengontrolan oleh guru dan orangtua dengan saling menyampaikan kekurangan dalam perkembangan peserta didik dirumah dan di sekolah.
Pertemuan guru dan orangtua setelah ujian mid semester, saat penerimaan rapor mid ini diadakan taklim untuk menambah ilmu mendidik bagi orangtua, dan dilakukan evaluasi belajar peserta didik antara guru dan orangtua untuk perbaikan ke depannya.
Pertemuan di akhir semester, pada pertemuan ini guru dan orangtua sharing mengenai permasalahan Pendidikan anak di Rumah dan di Sekolah.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
AbstractAnalysis of Poetry Themed Guru Sekumpul by Guru Abdul Hakim and Guru Akhmad Syairazi: Heuristics and Hermeneutics. This research aims to describe the results of heuristic a...
Pengembangan Program Pelibatan Orangtua dalam Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini
Pengembangan Program Pelibatan Orangtua dalam Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini
Keluarga merupakan lingkungan pertama anak tumbuh dan berkembang. Keluarga secara khusus adalah orang tua yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pendidikan, baik sebagai...
KOLABORASI GURU BK, GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, DAN WALI KELAS DALAM MENGATASI PERILAKU BERMASALAH SISWA
KOLABORASI GURU BK, GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, DAN WALI KELAS DALAM MENGATASI PERILAKU BERMASALAH SISWA
Tulisan ini bermaksud menjabarkan pengaplikasian Bimbingan dan Konseling Islam di sekolah dengan bentuk kolaborasi guru BK, guru PAI dan wali kelas dalam mengatasi perilaku bermasa...
Kerjasama antara Sekolah dan Orangtua Siswa di TK At-Tiin Pekanbaru
Kerjasama antara Sekolah dan Orangtua Siswa di TK At-Tiin Pekanbaru
Anak merupakan anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap orangtua. Orangtuamemberikan bekal berupa pendidikan dengan memasukkan anak sejak usia dini ke sekolahdengan harapan...
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring ...
Peran Orangtua dan Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Perilaku Menyimpang Siswa
Peran Orangtua dan Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Perilaku Menyimpang Siswa
Abstrak. Gejala perilaku menyimpang pada siswa muncul karena adanya stimulus negatif yang mempengaruhi individu dalam bertindak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pera...

