Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Cost Effectiveness Analysis (CEA) Penggunaan Obat Citicoline Injeksi dan Piracetam Injeksi pada Pasien Stroke di RSUD Kotamobagu

View through CrossRef
Stroke didefinisikan sebagai disfungsi otak akibat kelumpuhan saraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak. Salah satu pendekatan terapi yang umum diterapkan adalah pemberian obat neuroprotektif, khususnya injeksi Citicoline dan injeksi Piracetam. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapeutik dan efektivitas biaya antara kedua alternatif obat tersebut pada pasien stroke. Dengan menggunakan Analisis Efektivitas Biaya (CEA) kuantitatif, penelitian retrospektif ini menganalisis rekam medis 40 pasien di Rumah Sakit Regional Kotamobagu. Hasil perbandingan nilai Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER) menunjukkan bahwa injeksi Citicoline memiliki nilai ACER terendah (Rp4.428.652) dibandingkan Piracetam (Rp6.389.411). Selain itu, nilai ICER sebesar Rp-200.469 mengindikasikan bahwa terapi injeksi Citicoline merupakan pilihan obat neuroprotektif yang paling efektif dan paling murah di rumah sakit tersebut.
Yayasan Madinah Al Aziziyah
Title: Cost Effectiveness Analysis (CEA) Penggunaan Obat Citicoline Injeksi dan Piracetam Injeksi pada Pasien Stroke di RSUD Kotamobagu
Description:
Stroke didefinisikan sebagai disfungsi otak akibat kelumpuhan saraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak.
Salah satu pendekatan terapi yang umum diterapkan adalah pemberian obat neuroprotektif, khususnya injeksi Citicoline dan injeksi Piracetam.
Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapeutik dan efektivitas biaya antara kedua alternatif obat tersebut pada pasien stroke.
Dengan menggunakan Analisis Efektivitas Biaya (CEA) kuantitatif, penelitian retrospektif ini menganalisis rekam medis 40 pasien di Rumah Sakit Regional Kotamobagu.
Hasil perbandingan nilai Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER) menunjukkan bahwa injeksi Citicoline memiliki nilai ACER terendah (Rp4.
428.
652) dibandingkan Piracetam (Rp6.
389.
411).
Selain itu, nilai ICER sebesar Rp-200.
469 mengindikasikan bahwa terapi injeksi Citicoline merupakan pilihan obat neuroprotektif yang paling efektif dan paling murah di rumah sakit tersebut.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top