Javascript must be enabled to continue!
Asuhan Keperawatan Pada Tn.S Dengan Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi Pendengaran Di Ruang Merak RS Jiwa Dr.Soeharto Heerdjan Jakarta
View through CrossRef
Keperawatan jiwa merupakan suatu bidang spesialisasi praktek keperawatan yang menerapkan teori prilaku manusia sebagai ilmunya dan penggunaan diri secara teraupetik sebagai kiatnya, salah satu dari gangguan yang terjadi pada gangguan jiwa orientasi realita yaitu ketidakmampuan klien berespon pada realitas, klien tidak dapat membedakan lamunan dan kenyataan yang termasuk gangguan orientasi realita yaitu : waham, ilusi dan halusinasi. Tujuan umum penelitian ini adalah malakukan perawatan terhadap klien dengan gangguan sensori persepsi : halusinasi pendengaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Tekhnik yang digunakan dalam mengumpulkan data,menganalisa data serta menarik kesimpulan yang kemudian disajikan dalam bentuk narasi. Cara menyusun laporan penelitian ini adalah Study Kepustakaan dan Study Kasus. Halusinasi adalah perubahan sensori persepsi individu dalam menginterpretasikan sesuatu yang nyata tanparangsangan atau stimulus dari luar atau eksternal yang dialami oleh kelima panca indra. Dalam pengkajian ditemukan data yang sesuai dengan masalah Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi pendengaran, dan mendapatkan data faktor predisposisinya yaitu klien mengatakan dirinya mendengar suara–suara, suara–suara itu datang pada saat klien sedang menyendiri dan pada saat akan tidur malam, klien mengatakan suara–suara itu seperti suara perempuan yang memanggil–manggil dirinya. Hasil penelitian ini adalah Klien merasa kesal dan tidak suka mendengar suara–suara itu, saat melakukan pengkajian penulis tidak mendapat banyak hambatan, karena sikap klien yang kooperatif dan menerima saat berinteraksi. Diagnosa keperawatan pada Tn. S dari prioritas masalah utama adalah Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi pendengaran, adapun diagnosa yang lain berdasarkan data–data yang didapat yaitu, Isolasi sosial. Pada Implementasi keperawatan, penulis sudah melakukan sesuai dengan rencana yang telah dibuat, dan juga sudah melakukan implementasi untuk diagnosa utama yaitu Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi pendengaran. Evaluasi keberhasilan tindakan pada diagnosa utama sesuai dengan strategi pelaksanaan sudahtercapai dimana klien sudah menjalin hubungan saling percaya dengan perawat, klien mampu mengenal halusinasinya, klien mampu menghardik halusinasi, klien mampu melakukan cara baru mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap–cakap dengan orang lain, klien juga mampu melakukan cara mengendalikan halusinasi dengan cara beraktivitas.
Title: Asuhan Keperawatan Pada Tn.S Dengan Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi Pendengaran Di Ruang Merak RS Jiwa Dr.Soeharto Heerdjan Jakarta
Description:
Keperawatan jiwa merupakan suatu bidang spesialisasi praktek keperawatan yang menerapkan teori prilaku manusia sebagai ilmunya dan penggunaan diri secara teraupetik sebagai kiatnya, salah satu dari gangguan yang terjadi pada gangguan jiwa orientasi realita yaitu ketidakmampuan klien berespon pada realitas, klien tidak dapat membedakan lamunan dan kenyataan yang termasuk gangguan orientasi realita yaitu : waham, ilusi dan halusinasi.
Tujuan umum penelitian ini adalah malakukan perawatan terhadap klien dengan gangguan sensori persepsi : halusinasi pendengaran.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif.
Tekhnik yang digunakan dalam mengumpulkan data,menganalisa data serta menarik kesimpulan yang kemudian disajikan dalam bentuk narasi.
Cara menyusun laporan penelitian ini adalah Study Kepustakaan dan Study Kasus.
Halusinasi adalah perubahan sensori persepsi individu dalam menginterpretasikan sesuatu yang nyata tanparangsangan atau stimulus dari luar atau eksternal yang dialami oleh kelima panca indra.
Dalam pengkajian ditemukan data yang sesuai dengan masalah Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi pendengaran, dan mendapatkan data faktor predisposisinya yaitu klien mengatakan dirinya mendengar suara–suara, suara–suara itu datang pada saat klien sedang menyendiri dan pada saat akan tidur malam, klien mengatakan suara–suara itu seperti suara perempuan yang memanggil–manggil dirinya.
Hasil penelitian ini adalah Klien merasa kesal dan tidak suka mendengar suara–suara itu, saat melakukan pengkajian penulis tidak mendapat banyak hambatan, karena sikap klien yang kooperatif dan menerima saat berinteraksi.
Diagnosa keperawatan pada Tn.
S dari prioritas masalah utama adalah Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi pendengaran, adapun diagnosa yang lain berdasarkan data–data yang didapat yaitu, Isolasi sosial.
Pada Implementasi keperawatan, penulis sudah melakukan sesuai dengan rencana yang telah dibuat, dan juga sudah melakukan implementasi untuk diagnosa utama yaitu Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi pendengaran.
Evaluasi keberhasilan tindakan pada diagnosa utama sesuai dengan strategi pelaksanaan sudahtercapai dimana klien sudah menjalin hubungan saling percaya dengan perawat, klien mampu mengenal halusinasinya, klien mampu menghardik halusinasi, klien mampu melakukan cara baru mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap–cakap dengan orang lain, klien juga mampu melakukan cara mengendalikan halusinasi dengan cara beraktivitas.
Related Results
LATIHAN TERAPI BERCAKAP - CAKAP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT SOEHARTO HEERDJAN
LATIHAN TERAPI BERCAKAP - CAKAP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT SOEHARTO HEERDJAN
Latar Belakang: Halusinasi merupakan gangguan persepsi ketika individu merasakan sesuatu yang tidak nyata, salah satunya halusinasi pendengaran sebagai gejala positif skizofrenia. ...
Pengelolaan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Dengan Severe Depressive Episode With Psychotic Symptoms
Pengelolaan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Dengan Severe Depressive Episode With Psychotic Symptoms
Sensory perception disorder is a condition that occurs in a person who experiences changes in the shape and number of stimuli that come from outside, resulting in a sensory percept...
Implementasi Terapi Psikoreligius Dzikir Terhadap Kemampuan Pasien Dalam Mengontrol Halusinasi Pendengaran
Implementasi Terapi Psikoreligius Dzikir Terhadap Kemampuan Pasien Dalam Mengontrol Halusinasi Pendengaran
Tujuan: Tujuan studi kasus ini mampu memberikan asuhan keperawatan pada Tn. D dengan menggunakan terapi dzikir psikoreligius untuk mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien gan...
Penerapan Terapi Musik pada Pasien Skizofrenia dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran
Penerapan Terapi Musik pada Pasien Skizofrenia dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran
Halusinasi merupakan suatu bentuk gangguan persepsi sensori yang tidak nyata dan dapat mempengaruhi salah satu panca indera seperti pada indera pendengaran. Tindakan yang digunakan...
Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi Pendengaran dengan Penerapan Terapi Generalis
Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi Pendengaran dengan Penerapan Terapi Generalis
Introduction: Halusinasi pendengaran merupakan distorsi persepsi palsu dimana pasien gangguan jiwa mendengar bisikan atau suara-suara yang tidak nyata d...
IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN GEJALA HALUSINASI PENDENGARAN
IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN GEJALA HALUSINASI PENDENGARAN
Skizofrenia merupakan salah satu golongan gangguan jiwa berat dengan penyebab yang heterogen baik dari gejala klinisnya, respon dari pengobatan, serta perjalanan penyakitnya yang b...
Presepsi Sensori dengan Halusinasi Penglihatan
Presepsi Sensori dengan Halusinasi Penglihatan
Pendahuluan: Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan kronis ketika pengidapnya mengalami halusinasi, delusi, kekacauan dalam berfikir, dan perubahan sikap. Healthline. (Diakses pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

