Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Islam dan Wacana Pascamodenisme

View through CrossRef
Dunia intelektual Barat hari ini dikatakan cenderung terhadap corak pemikiran "pascamodenisme". Dapat dikatakan bahawa kecenderungan tersebut kemudiannya turut menjangkau ke dunia Timur. Dalam kalangan masyarakat Islam, kehadiran corak pemikiran "pascamodenisme" rata-rata disambut dengan reaksi yang berbelah-bahagi. Di satu pihak, kehadiran corak pemikiran tersebut disenangi dan disambut baik oleh masyarakat Islam. Di pihak yang lain, kehadiranya tetap dicurigai serta dipertikaikan dengan beberapa alasan. Sesungguhnya, reaksi ini mengundang terhadap perlunya perbincangan yang mengupas soal prinsip pemikiran "pascamodenisme", dan menilai kerelevanannya dalam kehidupan masyarakat Islam. Sehubungan itu, makalah inibertujuan membincangkan tentang corak pemikiran "pascamodenisme" dengan memberi tumpuan terhadap aspek "penolakan terhadap metanaratif' yang menjadi antara prinsip penting pemikiran tersebut. Untuk itu, makalah ini memilih untuk membincangkan wacana seksualiti yang diutarakan oleh Michel Foucault dalam bukunya bertajuk The History of Sexuality: Introduction Volume I (1978). Dengan meneliti tulisan tersebut, perbincangan ini menges an idea Foucault yang cenderung mempertikaikan beberapa prinsip penting dalam fahaman dan amalan seksualiti Barat seperti perakuan terhadap hanya orientasi seks heteroseksual, serta peminggiran orientasi-orientasi seks selain heteroseksual. Kecenderungan ini menyerlahkan prinsip corak pemikiran "pascamodenisme" yang menolak apa yang selama ini dianggap sebagai satu "metanaratif'. Dalam konteks kerangka Tauhid, kecenderungan ini menyerlahkan pertentangan corak pemikiran "pascamodenisme" dengan Islam, dan justeru kerelevanannya dengan kehidupan masyarakat Islam hari ini masih boleh dipersoalkan.  
UUM Press, Universiti Utara Malaysia
Title: Islam dan Wacana Pascamodenisme
Description:
Dunia intelektual Barat hari ini dikatakan cenderung terhadap corak pemikiran "pascamodenisme".
 Dapat dikatakan bahawa kecenderungan tersebut kemudiannya turut menjangkau ke dunia Timur.
Dalam kalangan masyarakat Islam, kehadiran corak pemikiran "pascamodenisme" rata-rata disambut dengan reaksi yang berbelah-bahagi.
Di satu pihak, kehadiran corak pemikiran tersebut disenangi dan disambut baik oleh masyarakat Islam.
Di pihak yang lain, kehadiranya tetap dicurigai serta dipertikaikan dengan beberapa alasan.
 Sesungguhnya, reaksi ini mengundang terhadap perlunya perbincangan yang mengupas soal prinsip pemikiran "pascamodenisme", dan menilai kerelevanannya dalam kehidupan masyarakat Islam.
Sehubungan itu, makalah inibertujuan membincangkan tentang corak pemikiran "pascamodenisme" dengan memberi tumpuan terhadap aspek "penolakan terhadap metanaratif' yang menjadi antara prinsip penting pemikiran tersebut.
Untuk itu, makalah ini memilih untuk membincangkan wacana seksualiti yang diutarakan oleh Michel Foucault dalam bukunya bertajuk The History of Sexuality: Introduction Volume I (1978).
Dengan meneliti tulisan tersebut, perbincangan ini menges an idea Foucault yang cenderung mempertikaikan beberapa prinsip penting dalam fahaman dan amalan seksualiti Barat seperti perakuan terhadap hanya orientasi seks heteroseksual, serta peminggiran orientasi-orientasi seks selain heteroseksual.
Kecenderungan ini menyerlahkan prinsip corak pemikiran "pascamodenisme" yang menolak apa yang selama ini dianggap sebagai satu "metanaratif'.
Dalam konteks kerangka Tauhid, kecenderungan ini menyerlahkan pertentangan corak pemikiran "pascamodenisme" dengan Islam, dan justeru kerelevanannya dengan kehidupan masyarakat Islam hari ini masih boleh dipersoalkan.
 .

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Komunikasi Ekspresif Konten Dharma Wacana Pada Media Youtube
Komunikasi Ekspresif Konten Dharma Wacana Pada Media Youtube
Dunia komunikasi pada saat ini terus mengalami perkembangan, hal ini dapat dilihat dari proses komunikasi yang dapat terjadi secara langsung maupun secara virtual. Era digitalisasi...
ANALISIS KOHERENSI PADA WACANA BERITA DENGAN JUDUL KRIM ABAL-ABAL SEBABKAN WANITA DI AS NYARIS KOMA DI LIPUTAN6.COM, JAKARTA
ANALISIS KOHERENSI PADA WACANA BERITA DENGAN JUDUL KRIM ABAL-ABAL SEBABKAN WANITA DI AS NYARIS KOMA DI LIPUTAN6.COM, JAKARTA
Berita merupakan sebuah informasi terbaru atau informasi mengenai sesuatu yang sedang terjadi. Berita biasanya disajikan melalui bentuk cetak, siaran, internet, atau dari mulut ke ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENGUKUHAN USULUDDIN MENDEPANI PASCAMODENISME DAN PASCA NORMAL: EPISTEMOLOGI DAN APLIKASI
PENGUKUHAN USULUDDIN MENDEPANI PASCAMODENISME DAN PASCA NORMAL: EPISTEMOLOGI DAN APLIKASI
Artikel ini membincangkan pengukuhan disiplin Usuluddin dalam menghadapi cabaran pascamodenisme dan era pasca normal yang mencabar keutuhan makna, hierarki ilmu, dan metodologi tra...
Novia Mauli Putri, ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI PADA TEKS CERPEN, TEKS PROSEDUR, TEKS LINGKUNGAN DAN KEMUNGKINAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
Novia Mauli Putri, ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI PADA TEKS CERPEN, TEKS PROSEDUR, TEKS LINGKUNGAN DAN KEMUNGKINAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
Kata wacana berasal dari kata vacana ‘bacaan’ dalam bahasa sanskerta kemudian masuk dalam bahasa Jawa Kuno dan bahasa Jawa Baru yaitu wacana atau ‘bicara, kata, ucapan’. Menurut Po...
ANALISIS UNSUR KOHESI DALAM STRUKTUR WACANA
ANALISIS UNSUR KOHESI DALAM STRUKTUR WACANA
Wacana adalah kesatuan makna (semantis) antarbagian di dalam suatu bangun bahasa. Dengan kesatuan makna, wacana dilihat sebagai bangun bahasa yang utuh karena setiap bagian di dala...
Wacana Bahasa Indonesia
Wacana Bahasa Indonesia
Wacana yang baik adalah wacana yang harus memperhatikan hubungan antarkalimat, sehingga dapat memelihara keterkaitan dan keruntutan antarkalimat. Wacana dikatakan lengkap karena di...

Back to Top