Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH PEMBERIAN JAHE MERAH TERHADAP GANGGUAN PERNAPASAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI
View through CrossRef
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan atas dan saluran pernapasan bawah. ISPA dapat menimbulkan gejala ringan seperti batuk dan pilek, gejala sedang seperti sesak dan gejala berat. ISPA dapat menyerang anak apabila ketahanan tubuh (immunologi) menurun. Salah satu terapi nonfarmakologis untuk mengurangi gelaja ISPA adalah jahe merah yang terdapat senyawa kimia flavonoid, alkaloid dan minyak atsiri. Tanaman jahe merah ditemukan sangat periodontitis efektif terhadap infeksi virus pernapasan syncytial. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain quasi experiment dengan pendekatan pre test and post test nonequivalent control group. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni - September 2022 di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru. Populasi penelitian adalah Balita yang Menderita ISPA di Puskesmas Payung Sekaki bulan Juni – Agustus berjumlah 98 orang, sampel sebanyak 30 orang untuk masing-masing kelompok kontrol dan intervensi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar kusioner, dan air rebusan jahe merah. Analisis data menggunakan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji indenpendent t-test dan paired t-test. Hasil penelitian didapatkan gangguan pernapasan pada pasien ISPA sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan cara meminum obat standar puskesmas ditambah air rebusan jahe merah dengan 30 orang responden didapatkan rerata sebelum intervensi (pre-test) 61,49 dengan standar deviasi 20,046 sedangkan rerata sesudah dilakukan intervensi (post test) 38,51 dengan standar deviasi 15,033. Hasil penelitian menggunakan uji paired t test menunjukkan bahwa untuk kelompok eksperimen setelah diberikan minuman air rebusan jahe merah dan terapi standar puskesmas dengan jumlah responden 30 didapatkan mean 45,809 dengan P-value 0,025 (<0,05). Dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian jahe merah ditambah terapi standar puskesmas dengan mengkonsumsi terapi standar puskesmas saja. Diharapkan kepada Puskesmas Payung Sekaki penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat setempat dan dapat dijadikan sebagai pedoman terapi komplemnter untuk menurunkan gejala ISPA
STIKes Al Insyirah Pekanbaru
Title: PENGARUH PEMBERIAN JAHE MERAH TERHADAP GANGGUAN PERNAPASAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI
Description:
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan atas dan saluran pernapasan bawah.
ISPA dapat menimbulkan gejala ringan seperti batuk dan pilek, gejala sedang seperti sesak dan gejala berat.
ISPA dapat menyerang anak apabila ketahanan tubuh (immunologi) menurun.
Salah satu terapi nonfarmakologis untuk mengurangi gelaja ISPA adalah jahe merah yang terdapat senyawa kimia flavonoid, alkaloid dan minyak atsiri.
Tanaman jahe merah ditemukan sangat periodontitis efektif terhadap infeksi virus pernapasan syncytial.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain quasi experiment dengan pendekatan pre test and post test nonequivalent control group.
Penelitian ini dilaksanakan pada Juni - September 2022 di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru.
Populasi penelitian adalah Balita yang Menderita ISPA di Puskesmas Payung Sekaki bulan Juni – Agustus berjumlah 98 orang, sampel sebanyak 30 orang untuk masing-masing kelompok kontrol dan intervensi.
Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar kusioner, dan air rebusan jahe merah.
Analisis data menggunakan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji indenpendent t-test dan paired t-test.
Hasil penelitian didapatkan gangguan pernapasan pada pasien ISPA sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan cara meminum obat standar puskesmas ditambah air rebusan jahe merah dengan 30 orang responden didapatkan rerata sebelum intervensi (pre-test) 61,49 dengan standar deviasi 20,046 sedangkan rerata sesudah dilakukan intervensi (post test) 38,51 dengan standar deviasi 15,033.
Hasil penelitian menggunakan uji paired t test menunjukkan bahwa untuk kelompok eksperimen setelah diberikan minuman air rebusan jahe merah dan terapi standar puskesmas dengan jumlah responden 30 didapatkan mean 45,809 dengan P-value 0,025 (<0,05).
Dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian jahe merah ditambah terapi standar puskesmas dengan mengkonsumsi terapi standar puskesmas saja.
Diharapkan kepada Puskesmas Payung Sekaki penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat setempat dan dapat dijadikan sebagai pedoman terapi komplemnter untuk menurunkan gejala ISPA.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
Pengaruh Penggunaan Jahe Gajah, Jahe Emprit, dan Jahe Merah dalam Pembutan Bir Pletok Serbuk Terhadap Kualitas Fisik dan Daya Terima Konsumen
Pengaruh Penggunaan Jahe Gajah, Jahe Emprit, dan Jahe Merah dalam Pembutan Bir Pletok Serbuk Terhadap Kualitas Fisik dan Daya Terima Konsumen
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan jahe gajah, jahe emprit dan jahe merah dalam pembuatan bir pletok serbuk terhadap kualitas fisik dan daya terima kon...
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENJUAL ROKOK ILLEGAL DI KECAMATAN PAYUNG SEKAKI PEKANBARU
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENJUAL ROKOK ILLEGAL DI KECAMATAN PAYUNG SEKAKI PEKANBARU
Fakta dilapangan menunjukkan masih tingginya penjualan rokok illegal di Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Pertama, Bagaimana Pene...
Pengabdian Kepada Masyarakat Terapi Komplementer Minuman Jahe Merah Dan Madu Di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan
Pengabdian Kepada Masyarakat Terapi Komplementer Minuman Jahe Merah Dan Madu Di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan
ABSTRAK Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah radang akut saluran pernapasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh infeksi jasad renik atau bakteri, virus, maupun reketsia...
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Abstract. ISPA is still the cause of the highest mortality rate in children. According to WHO, worldwide the death rate of ISPA in toddlers is around ±13 million per year. Accordin...
THE RELATIONSHIP OF THE ROLE AND ACTION OF PARENTS IN PREVENTION OF ARI WITH THE EVENT OF ACUTE RESPIRATORY INFECTION ON TODDLER IN BABAKAN ASIH VILLAGE
THE RELATIONSHIP OF THE ROLE AND ACTION OF PARENTS IN PREVENTION OF ARI WITH THE EVENT OF ACUTE RESPIRATORY INFECTION ON TODDLER IN BABAKAN ASIH VILLAGE
HUBUNGAN PERAN DAN TINDAKAN ORANGTUA DALAM PENCEGAHAN ISPA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KELURAHAN BABAKAN ASIH KOTA BANDUNG
Ria Angelina
Prodi Keperawat...
Hubungan Kebersihan Rumah Terhadap Kejadian Ispa Pada Balita Di Dusun Jabon Desa Sisik Wilayah Kerja Puskesmas Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2018
Hubungan Kebersihan Rumah Terhadap Kejadian Ispa Pada Balita Di Dusun Jabon Desa Sisik Wilayah Kerja Puskesmas Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2018
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang sering dialami balita dengan gejala batuk, pilek, panas selama dua minggu terakhir. Survey mortalitas yang dilakukan ...

