Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Artikulasi Hadith Muhammad Asad

View through CrossRef
Abstract: This paper discusses Muhammad Asad's seminal work, Sahih al-Bukhari: The Early Years of Islam, first published in 1935 by The Arafat Publications, Srinagar, Kashmir, and had a second impression in 1981 by Dar Al-Andalus, Gibraltar. The work provides a modern translation and commentary of Sahih al-Bukhari, which is significant in terms of the philosophy and principles of hadith commentary in a contemporary context. The paper aims to analyze the essential ideas developed by Muhammad Asad in his discussion of hadith and compare them with other critical works by classical and contemporary Muslim traditionists. The research was structured using descriptive, analytical, historical, and comparative methods. The study concluded that the work was influential and profound, reflecting a contextualist approach in expounding the meaning of hadith and its intrinsic philosophy and far-reaching social and spiritual implications. Asad's work sets forth required and highly effective commentary methods of Al-Bukhari's Sahih, Sahih al-Bukhari in the Early Years of Islam, which has immensely contributed to the revival of hadith tradition and analysis (sharh) in modern times. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menelaah karya Muhammad Asad (1990-1992) berjudul Sahih al-Bukhari diterbitkan pertama kali pada 1935 oleh Arafat Publications. Kitab ini merupakan terjemahan dan komentar ke atas Sahih al-Bukhari, yang memuatkan syarah dan kritik hadith yang tuntas dan mengesankan terhadap riwayat-riwayat sahih, meninjau latar belakang para perawi, lafaz dan konteks periwayatannya. Kajian ini cuba melihat pengaruhnya dalam pemahaman teks-teks hadith klasik, serta falsafah dan nilai-nilai rasional dan spiritual yang cuba dikembangkannya dalam konteks sejarah yang moden. Ia mengenengahkan ide dan fikrah yang dirumuskan Asad tentang pemandangan hadith klasik dan membandingkannya dengan tinjauan ahli hadith semasa yang lain. Reka bentuk kajian adalah bersifat deskriptif, analitis, historis dan komparatif. Dapatan kajian menyimpulkan bahawa Asad telah memberikan sumbangan yang signifikan dalam penelitian hadith dalam merumuskan metode dan pemahaman dasar tentang prinsip dan falsafah hadith yang rasional dan kontekstual. Ia memberikan asas yang kuat dalam pengembangan prinsip dan kerangka syarah yang kritis, yang memuatkan komentar dan analisis sejarah yang mendalam terhadap Kitab Sahih. Karyanya berupaya merumuskan pertentangan-pertentangan hukum dan istinbat para fuqaha dan muhaddith dalam tradisi syarah dan turut merespon pertikaian-pertikaian asas yang dibangkitkan terhadap riwayat-riwayat hadith yang dipertikaikan.
Institute Agama Islam Negeri Lhokseumawe
Title: Artikulasi Hadith Muhammad Asad
Description:
Abstract: This paper discusses Muhammad Asad's seminal work, Sahih al-Bukhari: The Early Years of Islam, first published in 1935 by The Arafat Publications, Srinagar, Kashmir, and had a second impression in 1981 by Dar Al-Andalus, Gibraltar.
The work provides a modern translation and commentary of Sahih al-Bukhari, which is significant in terms of the philosophy and principles of hadith commentary in a contemporary context.
The paper aims to analyze the essential ideas developed by Muhammad Asad in his discussion of hadith and compare them with other critical works by classical and contemporary Muslim traditionists.
The research was structured using descriptive, analytical, historical, and comparative methods.
The study concluded that the work was influential and profound, reflecting a contextualist approach in expounding the meaning of hadith and its intrinsic philosophy and far-reaching social and spiritual implications.
Asad's work sets forth required and highly effective commentary methods of Al-Bukhari's Sahih, Sahih al-Bukhari in the Early Years of Islam, which has immensely contributed to the revival of hadith tradition and analysis (sharh) in modern times.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menelaah karya Muhammad Asad (1990-1992) berjudul Sahih al-Bukhari diterbitkan pertama kali pada 1935 oleh Arafat Publications.
Kitab ini merupakan terjemahan dan komentar ke atas Sahih al-Bukhari, yang memuatkan syarah dan kritik hadith yang tuntas dan mengesankan terhadap riwayat-riwayat sahih, meninjau latar belakang para perawi, lafaz dan konteks periwayatannya.
Kajian ini cuba melihat pengaruhnya dalam pemahaman teks-teks hadith klasik, serta falsafah dan nilai-nilai rasional dan spiritual yang cuba dikembangkannya dalam konteks sejarah yang moden.
Ia mengenengahkan ide dan fikrah yang dirumuskan Asad tentang pemandangan hadith klasik dan membandingkannya dengan tinjauan ahli hadith semasa yang lain.
Reka bentuk kajian adalah bersifat deskriptif, analitis, historis dan komparatif.
Dapatan kajian menyimpulkan bahawa Asad telah memberikan sumbangan yang signifikan dalam penelitian hadith dalam merumuskan metode dan pemahaman dasar tentang prinsip dan falsafah hadith yang rasional dan kontekstual.
Ia memberikan asas yang kuat dalam pengembangan prinsip dan kerangka syarah yang kritis, yang memuatkan komentar dan analisis sejarah yang mendalam terhadap Kitab Sahih.
Karyanya berupaya merumuskan pertentangan-pertentangan hukum dan istinbat para fuqaha dan muhaddith dalam tradisi syarah dan turut merespon pertikaian-pertikaian asas yang dibangkitkan terhadap riwayat-riwayat hadith yang dipertikaikan.

Related Results

PERKEMBANGAN METODOLOGI PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN HADITH DI NEGERI KEDAH
PERKEMBANGAN METODOLOGI PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN HADITH DI NEGERI KEDAH
 Teaching and learning (T&L) is one of the basics in education and without both, knowledge acquisition process will not be successful and effective. Activities of teaching and...
ESTIMASI PROPORSI SISWA SD KELAS RENDAH USIA 6 SAMPAI 7 TAHUN YANG MEMILIKI KESALAHAN ARTIKULASI DI KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA
ESTIMASI PROPORSI SISWA SD KELAS RENDAH USIA 6 SAMPAI 7 TAHUN YANG MEMILIKI KESALAHAN ARTIKULASI DI KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA
Artikulasi merupakan salah satu modal dasar untuk bicara dan bahasa. Pada usia lebih kurang 8 tahun anak-anak sudah mampu mengucapkan semua vokal, konsonan dan konsonan rangkap ada...
PEMIKIRAN PROGRESIF MUHAMMAD ASAD TENTANG HADIS
PEMIKIRAN PROGRESIF MUHAMMAD ASAD TENTANG HADIS
<p>Makalah ini menyorot pemikiran hadis Muhammad Asad (1990-1992) yang dinilai progresif serta kontribusinya dalam pemahaman hadis kontemporer. Ia membincangkan pemahaman int...
Muhammad Asad dan Telaahnya terhadap Hadits dan Sejarahnya
Muhammad Asad dan Telaahnya terhadap Hadits dan Sejarahnya
Artikel ini menyorot pemikiran hadith Muhammad Asad (1990-1992) dan kontribusinya dalam pemahaman hadith kontemporer. Penelitian ini dibuat berlatarkan premis yang mengandaikan ten...
Al-Hadith Al-Gharib in the Discourse of Hadith Studies; The Authenticity and The Authority
Al-Hadith Al-Gharib in the Discourse of Hadith Studies; The Authenticity and The Authority
This article aims to examine the concept of al-hadith al-Gharib from the perspective of hadith scholars. The primary research questions address: (1) What defines al-hadith al-Ghari...
ARTIKULASI HADITH (HADITH BUCHORI) DAN KONTEKSTUALISASINYA MENURUT MUHAMMAD ASAD
ARTIKULASI HADITH (HADITH BUCHORI) DAN KONTEKSTUALISASINYA MENURUT MUHAMMAD ASAD
  Makalah ini menyorot fikrah hadith Muhammad Asad (1990-1992) dan kontribusinya dalam pemahaman hadith kontemporer. Ia membincangkan kefahaman asas tentang hadith yang dirum...
Perbahasan ‘Ulūm Al-Ḥadīth dalam Uṣūl Al-Fiqh Mazhab Syafii
Perbahasan ‘Ulūm Al-Ḥadīth dalam Uṣūl Al-Fiqh Mazhab Syafii
During its early years, the discipline of ‘Ulum al-Ḥadith gradually emerged into existence until it reached maturity in the seventh century with the appearance of the famous work b...

Back to Top