Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perancangan Design Tata Letak Fasilitas SPBG Dengan Menggunakan Metode Konvensional Berbasis 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)

View through CrossRef
Perancangan fasilitas merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada kinerja suatu perusahaan. Hal ini disebabkan oleh tata letak fasilitas yang kurang baik akan menyebabkan pola aliran bahan yang kurang baik dan perpindahan bahan, produk, informasi, peralatan dan tenaga kerja menjadi relatif tinggi yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian dan menambah biaya operasional. Hal ini dibuat untuk menciptakan kelancaran aliran bahan, sehingga nanti dapat diperoleh aliran bahan yang efisien dan kondisi kerja yang teratur.Permasalahan layoutSPBG merupakan permasalahan yang tidak dapat dihindari oleh pemilik SPBG dalam operasinya. Jauhnya jarak perpindahan material dari departemen kerja yang satu dengan departemen kerja lainnya akan mempengaruhi totalitas perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total perpindahan minimum sehingga nantinya diperoleh final layout yang terbaik dan dapat meminimalkan biaya. Penelitian ini menerapkan metode 5R pada penyusunan tata letak fasilitas SPBG di Pondok Labu untuk memperoleh tata letak yang lebih rapi, yaitu Ringkas,Rapi, Resik, Rawat dan Rajin.
Title: Perancangan Design Tata Letak Fasilitas SPBG Dengan Menggunakan Metode Konvensional Berbasis 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)
Description:
Perancangan fasilitas merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada kinerja suatu perusahaan.
Hal ini disebabkan oleh tata letak fasilitas yang kurang baik akan menyebabkan pola aliran bahan yang kurang baik dan perpindahan bahan, produk, informasi, peralatan dan tenaga kerja menjadi relatif tinggi yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian dan menambah biaya operasional.
Hal ini dibuat untuk menciptakan kelancaran aliran bahan, sehingga nanti dapat diperoleh aliran bahan yang efisien dan kondisi kerja yang teratur.
Permasalahan layoutSPBG merupakan permasalahan yang tidak dapat dihindari oleh pemilik SPBG dalam operasinya.
Jauhnya jarak perpindahan material dari departemen kerja yang satu dengan departemen kerja lainnya akan mempengaruhi totalitas perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan profitabilitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total perpindahan minimum sehingga nantinya diperoleh final layout yang terbaik dan dapat meminimalkan biaya.
Penelitian ini menerapkan metode 5R pada penyusunan tata letak fasilitas SPBG di Pondok Labu untuk memperoleh tata letak yang lebih rapi, yaitu Ringkas,Rapi, Resik, Rawat dan Rajin.

Related Results

Perancangan Tata Letak Gudang Berdasarkan Volume Penyimpanan Bahan Baku dengan Metode Corelap (Studi Kasus: CV Sri Rezeki)
Perancangan Tata Letak Gudang Berdasarkan Volume Penyimpanan Bahan Baku dengan Metode Corelap (Studi Kasus: CV Sri Rezeki)
Abstract. The focus of this paper is on the storage of bread raw materials in warehouses. Based on the results of observations and interviews. In the current storage of raw materia...
PENERAPAN PROGRAM KERJA 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) DI PT. XYZ
PENERAPAN PROGRAM KERJA 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) DI PT. XYZ
Penelitian berjudul “Penerapan Program Kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di PT. XYZ”. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan program kerja 5R (Ringkas, R...
Usulan Perbaikan Tata Letak Produksi Meja Lipat Menggunakan Metode Blocplan
Usulan Perbaikan Tata Letak Produksi Meja Lipat Menggunakan Metode Blocplan
Tata letak ialah suatu landasan utama dalam sebuah industri. Selain itu tata letak didefinisikan sebagai tata cara pengaturan fasilitas-fasilitas untuk menunjang kelancaran proses ...
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Pengecoran Logam di UKM Logam
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Pengecoran Logam di UKM Logam
Tata letak fasilitas merupakan salah satu hal yang menunjang kelancaran kerja suatu perusahaan. Tata letak fasilitas yang baik dapat memperlancar proses produksi dan mencegah terja...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Perancangan Tata Letak Fasilitas Untuk Meningkatkan Efektivitas Operasional UMKM Barbershop Pendi
Perancangan Tata Letak Fasilitas Untuk Meningkatkan Efektivitas Operasional UMKM Barbershop Pendi
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia. S...
USULAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING
USULAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING
Perancangan tata letak fasilitas merupakan suatu hal yang penting dalam hal peningkatan produktifitas perusahaan. PT. Meprofarm merupakan perusahaan farmasi di Kota Bandung. Saat i...
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PADA PT. STU DENGAN KRITERIA MINIMASI BIAYA
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PADA PT. STU DENGAN KRITERIA MINIMASI BIAYA
STU merupakan perusahaan pembuatan produk yang berbahan dasar logam. Kondisi tata letak saat ini pada lantai produksi perusahaan belum sesuai dengan aliran bahan, sehingga mengakib...

Back to Top