Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK TINDAKAN SECTIO CAESAREA PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT SYAFIRA PEKANBARU

View through CrossRef
Setiap orang atau pasien dalam pengambilan keputusan untuk melakukan tindakan Sectio Caesarea tentu berdeda-beda, banyak alasan yang melatar belakangi keputusan tersebut dimulai dari indikasi media maupun tanpa indikasi medis sekalipun. Secara umum pengambilan keputusan merupakan pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan atau proses memilih tindakan sebagai cara pemecahan masalah. Agar individu mecapai hasil yang maksimal maka proses pengambilan keputusan harus rasional. Adapun jumlah ibu hamil yang memutuskan untuk melakukan tindakan sectio Caesarea Di Rumah Sakit Syafira tahun 2017 sebanyak 560, tahun 2018 sebanyak 1415, dan tahun 2019 sebanyak 1694. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pengetahuan, Sosial Ekonomi, Estetika dan Keluarga. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi dan waktu penelitian adalah di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru pada Bulan Januari sampai Juli 2020. Subjek penelitian ini adalah Ibu Hamil dan Dokter Spesialis Obgyn yang berjumlah 6 Informan. Metode pengambilan data diperoleh dari hasil wawancara mendalam. Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Ibu Hamil yang memutuskan untuk melakukan tindakan Sectio Caesarea memiliki pengetahuan yang sangat baik, Memiliki status Sosial Ekonomi yang cukup tinggi, Estetika menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan ibu hamil terhadap pengambilan keputusan tindakan Sectio Caesarea, dan persetujuan keluarga merupakan aspek yang paling penting terhadap pengambilan keputusan Tindakan Sectio Caesarea   Every person or patient in deciding to perform the Sectio Caesarea certainly varies, many reasons behind the decision begin with media indication or even without medical indication. In general, decision-making is an approach used in the decision-making process or the process of choosing as a way of problem-solving. For an individual to achieve maximum results, the decision-making process must be rational.  As for the pregnant women who decided to perform Caesarean sectio measures at Syafira Hospital in 2017 was 560, in 2018 as many as 1415, and 1694 in 2019. This study aimed to determine the role of Knowledge, Socioeconomic Economics, Aesthetics, and Family. This type of research is a descriptive study with a qualitative approach.  The location and time of the study were at Pekanbaru Syafira Hospital from January to July 2020. The subjects of this study were Pregnant Women and Obgyn Specialists, totaling 6 Informants. The data collection method was obtained from in-depth interviews.  Based on this study, it was concluded that pregnant women who decide to take action on Caesarean Sectio have very good knowledge and high socioeconomic status. Aesthetics is one of the aspects considered by pregnant women for decision making on Caesarean Sectio action, and family approval is the most important aspect in the decision making of the Caesarean Sectio Action
Title: ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK TINDAKAN SECTIO CAESAREA PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT SYAFIRA PEKANBARU
Description:
Setiap orang atau pasien dalam pengambilan keputusan untuk melakukan tindakan Sectio Caesarea tentu berdeda-beda, banyak alasan yang melatar belakangi keputusan tersebut dimulai dari indikasi media maupun tanpa indikasi medis sekalipun.
Secara umum pengambilan keputusan merupakan pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan atau proses memilih tindakan sebagai cara pemecahan masalah.
Agar individu mecapai hasil yang maksimal maka proses pengambilan keputusan harus rasional.
Adapun jumlah ibu hamil yang memutuskan untuk melakukan tindakan sectio Caesarea Di Rumah Sakit Syafira tahun 2017 sebanyak 560, tahun 2018 sebanyak 1415, dan tahun 2019 sebanyak 1694.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pengetahuan, Sosial Ekonomi, Estetika dan Keluarga.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Lokasi dan waktu penelitian adalah di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru pada Bulan Januari sampai Juli 2020.
Subjek penelitian ini adalah Ibu Hamil dan Dokter Spesialis Obgyn yang berjumlah 6 Informan.
Metode pengambilan data diperoleh dari hasil wawancara mendalam.
Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Ibu Hamil yang memutuskan untuk melakukan tindakan Sectio Caesarea memiliki pengetahuan yang sangat baik, Memiliki status Sosial Ekonomi yang cukup tinggi, Estetika menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan ibu hamil terhadap pengambilan keputusan tindakan Sectio Caesarea, dan persetujuan keluarga merupakan aspek yang paling penting terhadap pengambilan keputusan Tindakan Sectio Caesarea   Every person or patient in deciding to perform the Sectio Caesarea certainly varies, many reasons behind the decision begin with media indication or even without medical indication.
In general, decision-making is an approach used in the decision-making process or the process of choosing as a way of problem-solving.
For an individual to achieve maximum results, the decision-making process must be rational.
  As for the pregnant women who decided to perform Caesarean sectio measures at Syafira Hospital in 2017 was 560, in 2018 as many as 1415, and 1694 in 2019.
This study aimed to determine the role of Knowledge, Socioeconomic Economics, Aesthetics, and Family.
This type of research is a descriptive study with a qualitative approach.
  The location and time of the study were at Pekanbaru Syafira Hospital from January to July 2020.
The subjects of this study were Pregnant Women and Obgyn Specialists, totaling 6 Informants.
The data collection method was obtained from in-depth interviews.
  Based on this study, it was concluded that pregnant women who decide to take action on Caesarean Sectio have very good knowledge and high socioeconomic status.
Aesthetics is one of the aspects considered by pregnant women for decision making on Caesarean Sectio action, and family approval is the most important aspect in the decision making of the Caesarean Sectio Action.

Related Results

Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Angka persalinan dengan sectio caesarea di Indonesia terbilang cukup tinggi. WHO menyatakan, angka sectio caesarea maksimum sekitar 10 sampai 15%. Oleh karena itu, perlu dikaji pen...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA PADA IBU BERSALIN DI RS HANDAYANI KOTABUMI LAMPUNG UTARA TAHUN 2020
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA PADA IBU BERSALIN DI RS HANDAYANI KOTABUMI LAMPUNG UTARA TAHUN 2020
Berdasarkan data Rekam Medis ruang kebidanan RS Handayani Kotabumi pada tahun 2019 sectio caesarea sebesar 511 orang dari 694 persalinan (73,6%), pada tahun 2020 sectio caesarea se...
Pengambilan Keputusan Dokter dan Pasien terhadap Tindakan Sectio Caesarea Atas Permintaan Sendiri Berdasarkan Kaidah Autonomi
Pengambilan Keputusan Dokter dan Pasien terhadap Tindakan Sectio Caesarea Atas Permintaan Sendiri Berdasarkan Kaidah Autonomi
Tindakan sectio caesarea saat ini semakin meningkat, baik atas indikasi medis maupun tanpa indikasi medis yang lebih dikenal dengan istilah sectio caesarea atas permintaan. Sectio ...
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
<p align="center"><strong>A</strong><strong>BSTRAK</strong><strong></strong></p><p align="center"> </p><p>Salah sa...
PENGARUH PENDAMPINGAN DOULA TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA
PENGARUH PENDAMPINGAN DOULA TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA
Penelitian ini dilaterbelakangi oleh angka kejadian Sectio Caesarea yang melebihi standar ketetapan WHO sebesar 10-15% serta terjadi peningkatan. Peluang tindakan Sectio Caesarea t...
Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian Sectio Caesarea Pada Ibu Bersalin di Bangsal Kebidanan RSU Maijand H.A Thalib
Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian Sectio Caesarea Pada Ibu Bersalin di Bangsal Kebidanan RSU Maijand H.A Thalib
ABSTRACT: CORRELATION OF MOM’S KNOWLEDGE AND THE CASE OF CAESARIAN BIRTH IN OBSTETRIC WARD OF RSU MAIJAND H.A DISTRICT HOSPITAL IN SUNGAI PENUH IN 2021. Caesarian birth is designat...
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jati Bening Periode Januari – April T...
PERBANDINGAN JUMLAH TES HIV/AIDS IBU HAMIL PADA PEMERIKSAAN K1 DAN K4
PERBANDINGAN JUMLAH TES HIV/AIDS IBU HAMIL PADA PEMERIKSAAN K1 DAN K4
Latar belakang: Pelayanan Antenatal care (ANC) adalah pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama masa kehamilannya. Standar dalam pelayanan antenatal...

Back to Top