Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kinerja Crew di Kapal (Studi Kasus di MT. B. Sun)

View through CrossRef
Crew performance on MT. B. Sun is influenced by a number of complex factors, including weather conditions that can change suddenly, technical problems on the ship, and lack of rest. The closed working environment during long sea voyages adds to the challenges for crews who must work in confined environmental conditions. Therefore, researchers analyzed how the MT. B. Sun crew performed regarding activities on board and what strategies are implemented to improve crew performance. This research uses qualitative methods to explore the impact of these factors on crew performance on MT. B. Sun by using two data sources, namely primary data and secondary data. Data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation methods. The data analysis used in this research is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that crew performance is influenced by a number of critical factors, including busy activities, lack of work concentration, and nutritional imbalances. Strategies to improve crew performance involve a comprehensive approach, including training and skills development, improved pay management, equipment upgrades, and promotion of physical and mental well-being. An integrated stress management and mental health program is also needed to help crews overcome the impact of busy activities and lack of work concentration. Through an evaluation of equipment and investment in more advanced equipment, it is hoped that operational efficiency on board will be improved. This research provides important insights into the challenging working environment on board and provides practical guidance for improving crew well-being and performance. Kinerja kru di atas kapal MT. B. Sun dipengaruhi oleh sejumlah faktor kompleks, termasuk kondisi cuaca yang dapat berubah secara mendadak, masalah teknis pada kapal, dan kurangnya istirahat. Lingkungan kerja yang tertutup selama perjalanan di laut yang panjang menambah tantangan bagi kru yang harus bekerja dalam kondisi lingkungan yang terbatas. Oleh sebab itu peneliti menganalisis bagaimana kinerja kru kapal MT. B.Sun terhadap kegiatan di atas kapal dan bagaimana strategi yang dilakukan untuk dapat meningkatkan kinerja kru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengeksplorasi dampak faktor-faktor tersebut pada kinerja kru di kapal MT. B.Sun. Dengan menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kru dipengaruhi oleh sejumlah faktor kritis, termasuk padatnya kegiatan, kurangnya konsentrasi dalam bekerja, dan ketidakseimbangan gizi. Strategi untuk meningkatkan kinerja kru melibatkan pendekatan komprehensif, termasuk pelatihan dan pengembangan keterampilan, perbaikan manajemen pembayaran, peningkatan peralatan, serta promosi kesejahteraan fisik dan mental. Program manajemen stres dan kesehatan mental yang terintegrasi juga diperlukan untuk membantu kru mengatasi dampak padatnya kegiatan dan kurangnya konsentrasi dalam bekerja. Melalui evaluasi menyeluruh terhadap peralatan dan investasi dalam peralatan yang lebih canggih, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional di atas kapal. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting tentang tantangan lingkungan kerja di atas kapal dan memberikan panduan praktis untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja kru.
Title: Kinerja Crew di Kapal (Studi Kasus di MT. B. Sun)
Description:
Crew performance on MT.
B.
Sun is influenced by a number of complex factors, including weather conditions that can change suddenly, technical problems on the ship, and lack of rest.
The closed working environment during long sea voyages adds to the challenges for crews who must work in confined environmental conditions.
Therefore, researchers analyzed how the MT.
B.
Sun crew performed regarding activities on board and what strategies are implemented to improve crew performance.
This research uses qualitative methods to explore the impact of these factors on crew performance on MT.
B.
Sun by using two data sources, namely primary data and secondary data.
Data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation methods.
The data analysis used in this research is data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
The research results show that crew performance is influenced by a number of critical factors, including busy activities, lack of work concentration, and nutritional imbalances.
Strategies to improve crew performance involve a comprehensive approach, including training and skills development, improved pay management, equipment upgrades, and promotion of physical and mental well-being.
An integrated stress management and mental health program is also needed to help crews overcome the impact of busy activities and lack of work concentration.
Through an evaluation of equipment and investment in more advanced equipment, it is hoped that operational efficiency on board will be improved.
This research provides important insights into the challenging working environment on board and provides practical guidance for improving crew well-being and performance.
Kinerja kru di atas kapal MT.
B.
Sun dipengaruhi oleh sejumlah faktor kompleks, termasuk kondisi cuaca yang dapat berubah secara mendadak, masalah teknis pada kapal, dan kurangnya istirahat.
Lingkungan kerja yang tertutup selama perjalanan di laut yang panjang menambah tantangan bagi kru yang harus bekerja dalam kondisi lingkungan yang terbatas.
Oleh sebab itu peneliti menganalisis bagaimana kinerja kru kapal MT.
B.
Sun terhadap kegiatan di atas kapal dan bagaimana strategi yang dilakukan untuk dapat meningkatkan kinerja kru.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengeksplorasi dampak faktor-faktor tersebut pada kinerja kru di kapal MT.
B.
Sun.
Dengan menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kru dipengaruhi oleh sejumlah faktor kritis, termasuk padatnya kegiatan, kurangnya konsentrasi dalam bekerja, dan ketidakseimbangan gizi.
Strategi untuk meningkatkan kinerja kru melibatkan pendekatan komprehensif, termasuk pelatihan dan pengembangan keterampilan, perbaikan manajemen pembayaran, peningkatan peralatan, serta promosi kesejahteraan fisik dan mental.
Program manajemen stres dan kesehatan mental yang terintegrasi juga diperlukan untuk membantu kru mengatasi dampak padatnya kegiatan dan kurangnya konsentrasi dalam bekerja.
Melalui evaluasi menyeluruh terhadap peralatan dan investasi dalam peralatan yang lebih canggih, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional di atas kapal.
Penelitian ini memberikan wawasan yang penting tentang tantangan lingkungan kerja di atas kapal dan memberikan panduan praktis untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja kru.

Related Results

Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Kinerja pelayanan pelabuhan adalah indikator untuk menilai hasil kerja suatu pelabuhan pada periode tertentu dan menggambarkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa...
Civil aircraft crew alarm ranking method
Civil aircraft crew alarm ranking method
Cockpit crew alerts are primarily used to draw the attention of flight crews to be aware of failures, malfunctions, abnormal states or unexpected state changes in aircraft and airc...
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Kapal Patroli dalam melakukan pengawasan keselamatan  pelayaran  di  laut  dalam  wilayah  kerja  Kantor  KSOP  Kelas...
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui ; (1) tingkat teknologi; (2) jenis ka...

Back to Top