Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penokohan Film Sawung Kampret Karya Dwi Koendoro (Dwi Koen) Dalam Perspektif Strukturalisme

View through CrossRef
Tulisan ini berisi  kajian penokohan film Sawung Kampret yang diadaptasi dari komik Le- genda Sawung Kampret. Kajian ini menarik karena dua hal. Pertama, komik dan film adaptasi- nya diciptakan dan disutradarai oleh orang yang sama, yakni Dwi Koendoro. Kedua, kajian film yang diadaptasi dari komik Indonesia merupakan yang pertama. Melalui pendekatan struktural Ferdinand de Saussure, kajian berpusat pada relasi berbagai elemen penokohan yang membentuk keutuhan struktur narasi film. Didapat beberapa temuan menarik dimana unsur kelucuan pada penokohan film Sawung Kampret direlasikan dengan sejarah, hingga mampu membentuk narasi asosiatif yang mengusung nasionalisme berdasar nilai kemanusiaan, kebe- ragaman etnis dan budaya. Fakta tersebut menunjukkan bahwa melalui film Sawung Kampret, Dwi Koendoro mampu menciptakan perspektif struktur baru dengan melakukan kritik terha- dap struktur lama. Pasangan berlawanan (binary opposition) dalam sistem lama coba diperta- nyakan. Sebagai hasil akhir maka dapat disimpulkan bahwa film Sawung Kampret merupakan film parodi sejarah yang sarat akan muatan pesan moral dan nasionalisme.   Kata kunci: film, adaptasi, penokohan, struktur, relasi
Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
Title: Penokohan Film Sawung Kampret Karya Dwi Koendoro (Dwi Koen) Dalam Perspektif Strukturalisme
Description:
Tulisan ini berisi  kajian penokohan film Sawung Kampret yang diadaptasi dari komik Le- genda Sawung Kampret.
Kajian ini menarik karena dua hal.
Pertama, komik dan film adaptasi- nya diciptakan dan disutradarai oleh orang yang sama, yakni Dwi Koendoro.
Kedua, kajian film yang diadaptasi dari komik Indonesia merupakan yang pertama.
Melalui pendekatan struktural Ferdinand de Saussure, kajian berpusat pada relasi berbagai elemen penokohan yang membentuk keutuhan struktur narasi film.
Didapat beberapa temuan menarik dimana unsur kelucuan pada penokohan film Sawung Kampret direlasikan dengan sejarah, hingga mampu membentuk narasi asosiatif yang mengusung nasionalisme berdasar nilai kemanusiaan, kebe- ragaman etnis dan budaya.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa melalui film Sawung Kampret, Dwi Koendoro mampu menciptakan perspektif struktur baru dengan melakukan kritik terha- dap struktur lama.
Pasangan berlawanan (binary opposition) dalam sistem lama coba diperta- nyakan.
Sebagai hasil akhir maka dapat disimpulkan bahwa film Sawung Kampret merupakan film parodi sejarah yang sarat akan muatan pesan moral dan nasionalisme.
   Kata kunci: film, adaptasi, penokohan, struktur, relasi.

Related Results

KAJIAN NILAI BUDAYA DALAM CARITA PANTUN SAWUNG GALING
KAJIAN NILAI BUDAYA DALAM CARITA PANTUN SAWUNG GALING
AbstrakBangsa Indonesia adalah bangsa sejuta ragam budaya. Salah satunya kesenian Carita Pantun, kesenian ini tumbuhkembang pada masyarakat Sunda di Provinsi Jawa Barat dan Banten....
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
KAJIAN BIDANG ILMU FILSAFAT TENTANG EPISTEMOLOGI STRUKTURALISME
KAJIAN BIDANG ILMU FILSAFAT TENTANG EPISTEMOLOGI STRUKTURALISME
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang epistemologi strukturalisme dalam kajian filsafat ilmu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Dibidang filsa...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Analisis Strukturalisme Genetik Dan Aspek Pedagogis Dalam Novel “KARTINI” Karya Abidah El Khalieqy
Analisis Strukturalisme Genetik Dan Aspek Pedagogis Dalam Novel “KARTINI” Karya Abidah El Khalieqy
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strukturalisme genetik dan aspek pedagogis dalam novel “Kartini” Karya Abidah El Khalieqy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adal...
ANALISIS VISUAL SEJARAH DAN BUDAYA DALAM KOMIK LEGENDA SAWUNG KAMPRET
ANALISIS VISUAL SEJARAH DAN BUDAYA DALAM KOMIK LEGENDA SAWUNG KAMPRET
<p>Artikel ini membahas mengenai tampilan visual yang berkaitan dengan nilai-nilai sejarah dan budaya pada komik Indonesia yang bertema sejarah, dengan studi kasus komik seri...
Group Strengthening Education and Farming Science in Empowering KWT Sawung Martani
Group Strengthening Education and Farming Science in Empowering KWT Sawung Martani
Empowerment can be done through women's groups that exist in an area. One of the right forums is a women's farmer group. KWT Sawung Martani is a women's farmer group that exists in...
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Phillip Noyce is one of Australia’s most prominent film makers—a successful feature film director with both iconic Australian narratives and many a Hollywood blockbuster under his ...

Back to Top