Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ADAPTASI UNSUR NARATIF NOVEL KE FILM DILAN 1990

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan adaptasi unsur naratif dan faktor-faktor yang melatarbelakangi proses adaptasi dari novel ke bentuk film. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data, analisis, pendeskripsian, dan pengklasifikasian data dilakukan penulis di perpustakaan. Keabsahan data diperoleh melalui validitas dan reliabilitas. Sumber data adalah novel Dilan 1990 karya Pidi Baiq dan film Dilan 1990 yang disutradarai oleh Fajar Bustomi. Hasilnya menggambarkan bahwa proses adaptasi perubahan bentuk dari novel ke bentuk film Dilan 1990 memberikan perubahan terhadap tiga unsur naratif yaitu alur, tokoh, dan latar. Unsur alur berubah dari alur campuran menjadi alur regresif. Unsur tokoh berubah dari yang awalnya di novel berjumlah 25 tokoh berkurang menjadi 19 tokoh ketika sudah difilmkan. Perubahan latar meliputi latar waktu, tempat, dan suasana. Faktor yang melatarbelakangi proses adaptasi adalah faktor perubahan media dan faktor nilai moral. Faktor perubahan media berubah dari media tekstual ke media audio visual. Faktor nilai moral berubah dari cerita novel yang lebih memaparkan nilai-nilai bersikap sabar, ikhlas, jujur, dan penyayang, berubah menjadi pemaparan tentang budaya sikap dan perilaku anak sekolah yang sering terjadi di tahun 1990- an, terutama tentang tawuran antar pelajar.
Universitas Riau Kepulauan
Title: ADAPTASI UNSUR NARATIF NOVEL KE FILM DILAN 1990
Description:
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan adaptasi unsur naratif dan faktor-faktor yang melatarbelakangi proses adaptasi dari novel ke bentuk film.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data, analisis, pendeskripsian, dan pengklasifikasian data dilakukan penulis di perpustakaan.
Keabsahan data diperoleh melalui validitas dan reliabilitas.
Sumber data adalah novel Dilan 1990 karya Pidi Baiq dan film Dilan 1990 yang disutradarai oleh Fajar Bustomi.
Hasilnya menggambarkan bahwa proses adaptasi perubahan bentuk dari novel ke bentuk film Dilan 1990 memberikan perubahan terhadap tiga unsur naratif yaitu alur, tokoh, dan latar.
Unsur alur berubah dari alur campuran menjadi alur regresif.
Unsur tokoh berubah dari yang awalnya di novel berjumlah 25 tokoh berkurang menjadi 19 tokoh ketika sudah difilmkan.
Perubahan latar meliputi latar waktu, tempat, dan suasana.
Faktor yang melatarbelakangi proses adaptasi adalah faktor perubahan media dan faktor nilai moral.
Faktor perubahan media berubah dari media tekstual ke media audio visual.
Faktor nilai moral berubah dari cerita novel yang lebih memaparkan nilai-nilai bersikap sabar, ikhlas, jujur, dan penyayang, berubah menjadi pemaparan tentang budaya sikap dan perilaku anak sekolah yang sering terjadi di tahun 1990- an, terutama tentang tawuran antar pelajar.

Related Results

Analisis Perbandingan Unsur Intrinsik Novel Dilan 1990 dan Film "Dilan 1990"
Analisis Perbandingan Unsur Intrinsik Novel Dilan 1990 dan Film "Dilan 1990"
<div class="WordSection1"><p>Penelitian ini bertujuan <strong> </strong>untuk  mengetahui dan mendeskripsikan unsur intrinsik dari novel Dilan 1990 karya Pi...
Tindak Tutur Ilokusi dalam Dialog Tokoh Dilan pada Film Dilan 1990 Karya Pidi Baiq dan Fajar Bustomi
Tindak Tutur Ilokusi dalam Dialog Tokoh Dilan pada Film Dilan 1990 Karya Pidi Baiq dan Fajar Bustomi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tindak tutur ilokusi dalam dialog tokoh Dilan pada film Dilan 1990 karya Pidi Baiq dan Fajar Bustomi. Penelitian ini bertujuan untuk men...
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DILAN DALAM FILM DILAN 1990
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DILAN DALAM FILM DILAN 1990
Film Dilan 1990 merupakan sebuah film karya Pidi Baiq. Film dilan menceritakan tentang kisah percintaan anak SMA. Film ini sukses menarik perhatian masyrakat karena kisah cinta pad...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Gambaran Maskulinitas Melalui Film (Studi Pandangan Generasi Milenial Pada Tokoh Dilan di Film “Dilan 1990”)
Gambaran Maskulinitas Melalui Film (Studi Pandangan Generasi Milenial Pada Tokoh Dilan di Film “Dilan 1990”)
Melalui perkembangan industri film di Indonesia, film lokal saat ini sudah mulai menjadi wadah penyampaian nilai, bahkan film dapat menjadi acuan gaya hidup pada masyarakat terhada...
KALIMAT DEKLARATIF DALAM FILM “DILAN 1990”
KALIMAT DEKLARATIF DALAM FILM “DILAN 1990”
Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan bentuk dan makna kalimat deklaratif dalam film Dilan 1990. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpu...
Perubahan Sastra Digital: Eksplorasi Unsur Pembangun Karya Sastra dalam Novel Dilan 1991 ke dalam Film Dilan 1991 Karya Pidi Baiq
Perubahan Sastra Digital: Eksplorasi Unsur Pembangun Karya Sastra dalam Novel Dilan 1991 ke dalam Film Dilan 1991 Karya Pidi Baiq
Perkembangan budaya digital mendorong karya sastra melampaui medium cetak menuju bentuk audiovisual yang dikonsumsi luas daring. Salah satu contoh signifikan di Indonesia adalah ad...

Back to Top