Javascript must be enabled to continue!
Ta`'zir bi Ihlakil Mal Dalam Perspektif Wahbah Zuhayli
View through CrossRef
Penelitian ini berjudul Ta’zir bi ihlakil mal menurut Wahbah Zuhayli dalam kitabnya Fiqh al-Islamiah wa Adillatuh pada bab ta’zir. Penelitian ini didasari agar terwujudnya kehidupan manusia yang tentram, damai, ta’at dan konsisten dalam menjalankan perintah dan larangan agama serta terhindar dari, perselisihan, pertikaian dan pertumpahan darah, maka Allah SWT menetapkan hukum-hukum-Nya dalam batas-batas tertentu serta menjanjikan pahala yang berlipat ganda atas ketaatan mereka dan ancaman siksaan yang setimpal atas kedurhakaan mereka Peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan secara jelas terkait masalah 1). Bagaimanakah hukum ta’zir bi ihlakil mal menurut kitab Fiqh al-Islamiah wa Adillatuh pada bab ta’zir. Dan 2) Apakah relevan ta’zir bi ihlakil mal diimplementasikan dalam masyarakat modern saat ini menurut kitab Fiqh al-Islamiah wa Adillatuh pada bab ta’zir. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun pendekatan penelitiannya adalah tergolong dalam kategori penelitian yuridis normatif (penelitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Menurut jumhur fuqaha’ dari Malikiyyah, Hanabilah dan Fuqaha’ dari madzhab yang lain menyatakan bahwa hukum Ta’zir bi ihlakil mal ialah boleh menurut ketentuan syariat dan harta itu dimusnahkan jika menjadi media timbulnya kemungkaran. Disamping itu Hukuman ta’zir masih relevan pada zaman modern ini, karena hukuman ta’zir juga merupakan bahagian dari Maqashid Syar’iyyah sebagaimana hukum-hukum Islam yang lain.
Ma'had Aly Raudhatul Ma'arif
Title: Ta`'zir bi Ihlakil Mal Dalam Perspektif Wahbah Zuhayli
Description:
Penelitian ini berjudul Ta’zir bi ihlakil mal menurut Wahbah Zuhayli dalam kitabnya Fiqh al-Islamiah wa Adillatuh pada bab ta’zir.
Penelitian ini didasari agar terwujudnya kehidupan manusia yang tentram, damai, ta’at dan konsisten dalam menjalankan perintah dan larangan agama serta terhindar dari, perselisihan, pertikaian dan pertumpahan darah, maka Allah SWT menetapkan hukum-hukum-Nya dalam batas-batas tertentu serta menjanjikan pahala yang berlipat ganda atas ketaatan mereka dan ancaman siksaan yang setimpal atas kedurhakaan mereka Peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan secara jelas terkait masalah 1).
Bagaimanakah hukum ta’zir bi ihlakil mal menurut kitab Fiqh al-Islamiah wa Adillatuh pada bab ta’zir.
Dan 2) Apakah relevan ta’zir bi ihlakil mal diimplementasikan dalam masyarakat modern saat ini menurut kitab Fiqh al-Islamiah wa Adillatuh pada bab ta’zir.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.
Adapun pendekatan penelitiannya adalah tergolong dalam kategori penelitian yuridis normatif (penelitian hukum normatif.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Menurut jumhur fuqaha’ dari Malikiyyah, Hanabilah dan Fuqaha’ dari madzhab yang lain menyatakan bahwa hukum Ta’zir bi ihlakil mal ialah boleh menurut ketentuan syariat dan harta itu dimusnahkan jika menjadi media timbulnya kemungkaran.
Disamping itu Hukuman ta’zir masih relevan pada zaman modern ini, karena hukuman ta’zir juga merupakan bahagian dari Maqashid Syar’iyyah sebagaimana hukum-hukum Islam yang lain.
Related Results
Implementasi Ta’zir sebagai Upaya Pembentukan Karakter Disiplin Santri
Implementasi Ta’zir sebagai Upaya Pembentukan Karakter Disiplin Santri
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) Untuk mendeskripsikan implementasi ta’zir di pondok pesantren Al-Bahroniyyah, (2) Untuk mendeskripsikan karakter didiplin santri di pondo...
Ta’zir Dalam Pidana Islam: Aspek Non Material
Ta’zir Dalam Pidana Islam: Aspek Non Material
This article examines the issue of jarīmah ta'zīr as one of the dimensions of Islamic criminal law which has flexibility in its application. In contrast to ḥudūd and qisāṣ whose ru...
Pertanggungjawaban Pihak Keluarga Terhadap Pelunasan Hutang Pihak yang Melarikan Diri Perspektif Wahbah Az-Zuhaili: Studi Kasus di Kelurahan Kota Pinang Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Pertanggungjawaban Pihak Keluarga Terhadap Pelunasan Hutang Pihak yang Melarikan Diri Perspektif Wahbah Az-Zuhaili: Studi Kasus di Kelurahan Kota Pinang Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Hiwalah what happened in Penang City never informed the muhal alaihi about the debt to him so that it was always difficult for al muhal to collect his debt. In fact, not only that,...
Analisis Yuridis Implementasi Pengelolaan Zakat Mal Di Kota Parepare Perspektif Siyasah Maliyah
Analisis Yuridis Implementasi Pengelolaan Zakat Mal Di Kota Parepare Perspektif Siyasah Maliyah
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang analisis yuridis implementasi pengelolaan zakat mal di Kota Parepare perspektif siyasah maliyah, yang menyajikan tiga substansi perm...
Perbaikan Kelarutan Albendazol Melalui Pembentukan Kristal Multikomponen dengan Asam Malat
Perbaikan Kelarutan Albendazol Melalui Pembentukan Kristal Multikomponen dengan Asam Malat
An effort to improve the solubility of albendazole (ABZ), an anthelmintic drug has been successfully carried out through the formation of multicomponent crystal with dl-malic acid ...
PENGUKURAN KINERJA PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL DAN PERSPEKTIF PERTUMBUHAN LITERATURE REVIEW: PENGUKURAN YANG DIGUNAKAN DALAM PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL DAN PERSPEKTIF PERTUMBUHAN KINERJA
PENGUKURAN KINERJA PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL DAN PERSPEKTIF PERTUMBUHAN LITERATURE REVIEW: PENGUKURAN YANG DIGUNAKAN DALAM PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL DAN PERSPEKTIF PERTUMBUHAN KINERJA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengukuran kinerja organisasi dalam perspektif proses bisnis internal dan pertumbuhan menggunakan kerangka Balanced Scorecard (BSC). Met...
Analisis Kinerja Organisasi Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard Pada Kelurahan Kabor Kabupaten Sikka
Analisis Kinerja Organisasi Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard Pada Kelurahan Kabor Kabupaten Sikka
ABSTRAKÂ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kinerja organisasi Kelurahan Kabor ditinjau dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, perspektif proses operasi inte...
Inconscient du mal, mal inconscient.
Inconscient du mal, mal inconscient.
Il s’agit de dégager la signification fondamentale du « mal » dans la dimension du sujet inconscient : ne serait-ce pas une seule et même méconnaissance que celle de son « inconsci...

