Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pelatihan Soft Skills Caring Meningkatkan Kualitas Pelayanan Keperawatan dan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Kota Bandung

View through CrossRef
Abstrak Kualitas perawat ditentukan oleh kompetensi hard skills dan soft skills. Caring sebagai bagian dari soft skills adalah esensi mendasar pada profesi perawat. Penilaian pasien mengenai soft skills caring perawat adalah indikator dari kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengembangkan model pelatihan soft skills caring dan mengidentifikasi model tersebut terhadap kualitas keperawatan dan kepuasan pasien. Desain pra-eksperimental dengan pretest-posttest tanpa kontrol dengan melibatkan 53 perawat dan 53 pasien pada dua rumah sakit swasta di Kota Bandung. Instrumen penelitian diadaptasi dari Caring Nurse Patient Interactions Scale (CNPI) dan kepuasan pasien diadaptasi dari patient satisfaction with nursing care. Intervensi terdiri dari pemberian materi selama 3 hari, post pelatihan 2, 4 dan 6 minggu. Analisis data dilakukan untuk melihat perubahan penilaian soft skills caring perawat serta kepuasan pasien sebelum dan sesudah intervensi-pelatihan menggunakan uji paired t-test. Analisis General Linier Model Repeated Measure (GLM-RM) dipergunakan untuk analisis follow-up 4 dan 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan model pelatihan soft skills caring terbukti efektif meningkatkan penilaian perawat dan kepuasan pasien, serta dapat dimanfaatkan bagi perawat di rumah sakit. Kata kunci: soft skills caring, perawat, kualitas pelayanan keperawatan Abstract The quality of nursing care was determined by they hard and soft skills competence. Soft skill of caring was the basic competence of nurses, it was affecting patient satisfaction. This study aimed to: a) develop the model of training soft skills caring, b)identify the training model for increasing the quality of nursing care and patient satisfaction. The study was pretest-posttest pre-experimental design without control. The sampples including 53 nurses and 53 patients at two private hospitals in Bandung, West Java Province, Indonesia. The instrument was adapted from Caring Nurse Patient Interactions Scale (CNPI) while patient satisfaction assesment was adapted from patient satisfaction with nursing care. The interventions was soft skills training for 3 days, while the soft skill were assesed at in 2, 4 and 6 weeks post intervention. The pre and 2 weeks post intervention were analysed using paired t-test, while the 4 and 6 weeks follow-up soft skill post itervention was analyzed by GLM-RM. The results show that soft skill training are effective for improving nurse’s competence and increasing patient satisfaction. Futher training can be implemented to increase quality of nursing care and patients satisfaction. Keywords: soft skills, training, quality of nursing, patient satisfaction  
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Title: Pelatihan Soft Skills Caring Meningkatkan Kualitas Pelayanan Keperawatan dan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Kota Bandung
Description:
Abstrak Kualitas perawat ditentukan oleh kompetensi hard skills dan soft skills.
Caring sebagai bagian dari soft skills adalah esensi mendasar pada profesi perawat.
Penilaian pasien mengenai soft skills caring perawat adalah indikator dari kualitas pelayanan keperawatan.
Tujuan penelitian untuk mengembangkan model pelatihan soft skills caring dan mengidentifikasi model tersebut terhadap kualitas keperawatan dan kepuasan pasien.
Desain pra-eksperimental dengan pretest-posttest tanpa kontrol dengan melibatkan 53 perawat dan 53 pasien pada dua rumah sakit swasta di Kota Bandung.
Instrumen penelitian diadaptasi dari Caring Nurse Patient Interactions Scale (CNPI) dan kepuasan pasien diadaptasi dari patient satisfaction with nursing care.
Intervensi terdiri dari pemberian materi selama 3 hari, post pelatihan 2, 4 dan 6 minggu.
Analisis data dilakukan untuk melihat perubahan penilaian soft skills caring perawat serta kepuasan pasien sebelum dan sesudah intervensi-pelatihan menggunakan uji paired t-test.
Analisis General Linier Model Repeated Measure (GLM-RM) dipergunakan untuk analisis follow-up 4 dan 6 minggu.
Hasil penelitian menunjukkan model pelatihan soft skills caring terbukti efektif meningkatkan penilaian perawat dan kepuasan pasien, serta dapat dimanfaatkan bagi perawat di rumah sakit.
Kata kunci: soft skills caring, perawat, kualitas pelayanan keperawatan Abstract The quality of nursing care was determined by they hard and soft skills competence.
Soft skill of caring was the basic competence of nurses, it was affecting patient satisfaction.
This study aimed to: a) develop the model of training soft skills caring, b)identify the training model for increasing the quality of nursing care and patient satisfaction.
The study was pretest-posttest pre-experimental design without control.
The sampples including 53 nurses and 53 patients at two private hospitals in Bandung, West Java Province, Indonesia.
The instrument was adapted from Caring Nurse Patient Interactions Scale (CNPI) while patient satisfaction assesment was adapted from patient satisfaction with nursing care.
The interventions was soft skills training for 3 days, while the soft skill were assesed at in 2, 4 and 6 weeks post intervention.
The pre and 2 weeks post intervention were analysed using paired t-test, while the 4 and 6 weeks follow-up soft skill post itervention was analyzed by GLM-RM.
The results show that soft skill training are effective for improving nurse’s competence and increasing patient satisfaction.
Futher training can be implemented to increase quality of nursing care and patients satisfaction.
Keywords: soft skills, training, quality of nursing, patient satisfaction  .

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien dan Loyalitas Pasien Di Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit X, Jawa Barat
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien dan Loyalitas Pasien Di Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit X, Jawa Barat
Rumah sakit merupakan suatu institusi penyedia pelayanan kesehatan baikmenyediakan layanan kesehatan rawat jalan, rawat inap, kegawatdaruratan yangdidukung oleh penunjang-penunjang...
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Tingkat Lanjutan Di Rumah Sakit Umum St. Madyang Kota Palopo
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Tingkat Lanjutan Di Rumah Sakit Umum St. Madyang Kota Palopo
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tampilan fisik terhadap kepuasan pasien rawat jalan tingkat lanjutan di RSU St Madyang Kota Palopo; menganalisis pengaruh k...
faktor faktor kepuasan pasien terhadap proses keperawatan
faktor faktor kepuasan pasien terhadap proses keperawatan
Pelayanan keperawatan yang berkualitas menjadi faktor penentu tingkat kepuasan pasien. Pelayanan keperawatan yang diberikan semakin baik akan meningkatkan kepuasan pasien. Pelayana...
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Rumah sakit merupakan sebuah organisasi kesehatan yang sangat bermanfaat guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sebagaimana tertera dalam UU RI No 44 pasal 1. Setiap ...
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Penelitian mengenai kepuasan pasien umumnya berfokus pada pengaruh langsung kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, sementara peran keterlibatan pasien dan pengalaman pasien s...

Back to Top