Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN TENTANG FIDES ALIENA DAN FIDES PROPRIA
View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perdebatan teologis mengenai baptisan anak dalam tradisi Protestan, khususnya antara konsep fides aliena dalam tradisi Reformed dan fides propria dalam tradisi Anabaptis. Permasalahan utama penelitian ini terletak pada perbedaan dasar pengakuan iman yang melandasi praktik baptisan anak serta implikasinya terhadap pemahaman gereja mengenai iman, keselamatan, dan sakramen. Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar teologis kedua pandangan tersebut, menjelaskan perbedaan hermeneutika yang melatarinya, serta merumuskan implikasi teologis dan pastoral bagi gereja masa kini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan teologis normatif-kritis berdasarkan kerangka Osmer (2008) dan analisis komparatif-konseptual. Data diperoleh melalui studi literatur terhadap sumber primer Alkitab, dokumen pengakuan iman, dan karya teolog Reformed dan Anabaptis serta sumber sekunder berupa kajian teologi historis dan sistematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Reformed memandang baptisan anak sebagai tanda perjanjian anugerah Allah yang bersifat komunal, sedangkan tradisi Anabaptis menekankan baptisan berdasarkan pengakuan iman pribadi yang sadar. Perbedaan tersebut muncul dari pendekatan hermeneutika, eklesiologi, dan teologi perjanjian yang berbeda. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji tradisi ini secara terpisah; sejauh ini belum ada studi yang mengintegrasikan analisis historis, biblis, teologis, dan pastoral secara komparatif dalam satu kerangka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gereja perlu memahami baptisan secara historis, biblis, dan pastoral agar tercipta sikap dialogis serta pembinaan iman yang lebih bertanggung jawab, khususnya dalam konteks gereja Indonesia yang plural.
Sekolah Tinggi Teologi Injili Setia Siau
Title: KAJIAN TENTANG FIDES ALIENA DAN FIDES PROPRIA
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perdebatan teologis mengenai baptisan anak dalam tradisi Protestan, khususnya antara konsep fides aliena dalam tradisi Reformed dan fides propria dalam tradisi Anabaptis.
Permasalahan utama penelitian ini terletak pada perbedaan dasar pengakuan iman yang melandasi praktik baptisan anak serta implikasinya terhadap pemahaman gereja mengenai iman, keselamatan, dan sakramen.
Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar teologis kedua pandangan tersebut, menjelaskan perbedaan hermeneutika yang melatarinya, serta merumuskan implikasi teologis dan pastoral bagi gereja masa kini.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan teologis normatif-kritis berdasarkan kerangka Osmer (2008) dan analisis komparatif-konseptual.
Data diperoleh melalui studi literatur terhadap sumber primer Alkitab, dokumen pengakuan iman, dan karya teolog Reformed dan Anabaptis serta sumber sekunder berupa kajian teologi historis dan sistematika.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Reformed memandang baptisan anak sebagai tanda perjanjian anugerah Allah yang bersifat komunal, sedangkan tradisi Anabaptis menekankan baptisan berdasarkan pengakuan iman pribadi yang sadar.
Perbedaan tersebut muncul dari pendekatan hermeneutika, eklesiologi, dan teologi perjanjian yang berbeda.
Penelitian terdahulu umumnya mengkaji tradisi ini secara terpisah; sejauh ini belum ada studi yang mengintegrasikan analisis historis, biblis, teologis, dan pastoral secara komparatif dalam satu kerangka.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa gereja perlu memahami baptisan secara historis, biblis, dan pastoral agar tercipta sikap dialogis serta pembinaan iman yang lebih bertanggung jawab, khususnya dalam konteks gereja Indonesia yang plural.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Selama masa pandemi COVID-19, tak jarang kita menyaksikan tampilnya karakteristik suka menolong pada manusia. Dalam komunitas luring mau-pun daring, berbagai aktivitas memberikan b...
Kreativiti Dalam Rekaan Fesyen Dan Pakaian: Tinjauan Sistematik
Kreativiti Dalam Rekaan Fesyen Dan Pakaian: Tinjauan Sistematik
Konsep dan amalan peramal fesyen terhadap elemen kreativiti amat signifikan dalam memupuk pemikiran kreatif dan kritis dalam menyelesaikan setiap masalah. Kertas tinjauan sistemati...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Fides Qua e Fides Quae no tornar-se cristão de Kierkegaard
Fides Qua e Fides Quae no tornar-se cristão de Kierkegaard
The existential process inherent in becoming a Christian involves an escalation made up of ruptures, qualitative leaps and choices that directly reflect the existential stage in wh...
Fides, bona fides, and bonus vir
Fides, bona fides, and bonus vir
This article investigates the link between the Roman notion of
fides
and the contemporary notion of fiduciary duties. Etymologically, the wo...

