Javascript must be enabled to continue!
The Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Rohani Islam terhadap Perkembangan Keterampilan Sosial (Social Skill) Siswa SMK Taruna Bhakti Cikarang Selatan
View through CrossRef
Abstract. The Rohis extracurricular activities are non-academic activities conducted outside of school hours, designed to develop students' talents and interests across cognitive, affective, and psychomotor aspects. Through these activities, students can enhance their social skills, such as communication, interaction, information management, and effective information delivery. This study aims to determine the impact of Rohis extracurricular activities on the development of social skills among students at SMK Taruna Bhakti Cikarang. The hypothesis proposed is that Rohis activities have a significant influence on students' social skills. Data collection was conducted using questionnaires to gather information about the Rohis activities and the students' social skills. The validation of the instruments was done using the Pearson Product Moment formula, while reliability was tested using the Spearman-Brown formula. The impact of Rohis activities on social skills was analyzed using the Pearson Product Moment after meeting the requirements of normality and linearity tests. The strength of the relationship between the two variables was measured using the coefficient of determination. The results showed a correlation of 0,505, indicating a moderate relationship between Rohis activities and students' social skills. Based on the coefficient of determination, Rohis activities contribute 25,5% to the development of social skills, while the remaining 74,5% is influenced by other factors, such as family, school, and community environments.
Abstrak. Kegiatan ekstrakurikuler Rohis adalah aktivitas non-akademis yang diadakan di luar jam pelajaran untuk mengembangkan bakat dan minat siswa, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengasah keterampilan sosial, seperti kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, mengelola informasi, dan menyampaikannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler Rohis terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa di SMK Taruna Bhakti Cikarang. Hipotesis yang diajukan adalah adanya pengaruh kegiatan Rohis terhadap keterampilan sosial siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk memperoleh informasi mengenai kegiatan Rohis dan keterampilan sosial siswa. Validasi instrumen dilakukan dengan rumus Pearson Product Moment, dan reliabilitas diuji menggunakan rumus Spearman-Brown. Pengaruh kegiatan Rohis terhadap keterampilan sosial dianalisis dengan Pearson Product Moment, setelah memenuhi persyaratan uji normalitas dan linearitas. Besarnya hubungan antara dua variabel diukur dengan koefisien determinasi. Hasil perhitungan menunjukkan korelasi sebesar 0,505, yang mengindikasikan hubungan sedang antara kegiatan Rohis dan keterampilan sosial siswa. Berdasarkan koefisien determinasi, kegiatan Rohis berkontribusi sebesar 25,5% terhadap perkembangan keterampilan sosial, sedangkan 74,5% dipengaruhi oleh faktor lain, seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: The Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Rohani Islam terhadap Perkembangan Keterampilan Sosial (Social Skill) Siswa SMK Taruna Bhakti Cikarang Selatan
Description:
Abstract.
The Rohis extracurricular activities are non-academic activities conducted outside of school hours, designed to develop students' talents and interests across cognitive, affective, and psychomotor aspects.
Through these activities, students can enhance their social skills, such as communication, interaction, information management, and effective information delivery.
This study aims to determine the impact of Rohis extracurricular activities on the development of social skills among students at SMK Taruna Bhakti Cikarang.
The hypothesis proposed is that Rohis activities have a significant influence on students' social skills.
Data collection was conducted using questionnaires to gather information about the Rohis activities and the students' social skills.
The validation of the instruments was done using the Pearson Product Moment formula, while reliability was tested using the Spearman-Brown formula.
The impact of Rohis activities on social skills was analyzed using the Pearson Product Moment after meeting the requirements of normality and linearity tests.
The strength of the relationship between the two variables was measured using the coefficient of determination.
The results showed a correlation of 0,505, indicating a moderate relationship between Rohis activities and students' social skills.
Based on the coefficient of determination, Rohis activities contribute 25,5% to the development of social skills, while the remaining 74,5% is influenced by other factors, such as family, school, and community environments.
Abstrak.
Kegiatan ekstrakurikuler Rohis adalah aktivitas non-akademis yang diadakan di luar jam pelajaran untuk mengembangkan bakat dan minat siswa, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengasah keterampilan sosial, seperti kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, mengelola informasi, dan menyampaikannya dengan baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler Rohis terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa di SMK Taruna Bhakti Cikarang.
Hipotesis yang diajukan adalah adanya pengaruh kegiatan Rohis terhadap keterampilan sosial siswa.
Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk memperoleh informasi mengenai kegiatan Rohis dan keterampilan sosial siswa.
Validasi instrumen dilakukan dengan rumus Pearson Product Moment, dan reliabilitas diuji menggunakan rumus Spearman-Brown.
Pengaruh kegiatan Rohis terhadap keterampilan sosial dianalisis dengan Pearson Product Moment, setelah memenuhi persyaratan uji normalitas dan linearitas.
Besarnya hubungan antara dua variabel diukur dengan koefisien determinasi.
Hasil perhitungan menunjukkan korelasi sebesar 0,505, yang mengindikasikan hubungan sedang antara kegiatan Rohis dan keterampilan sosial siswa.
Berdasarkan koefisien determinasi, kegiatan Rohis berkontribusi sebesar 25,5% terhadap perkembangan keterampilan sosial, sedangkan 74,5% dipengaruhi oleh faktor lain, seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT DI SMK NEGERI 1 KEBUMEN
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT DI SMK NEGERI 1 KEBUMEN
Manajemen Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Mengembangkan Minat dan Bakat di SMK Negeri 1 Kebumen. Kajiannya dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti tentang pengelolaan ekstrakuri...
Indeks Massa Tubuh dan Kapasitas Aerobik Siswa yang Mengikuti dan Tidak Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal
Indeks Massa Tubuh dan Kapasitas Aerobik Siswa yang Mengikuti dan Tidak Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Indek Massa Tubuh (IMT) dan kapasitas aerobik (vo2max) siswa laki-laki SMA Muhammadiyah 3 Jember yang mengikuti ekstrakurikuler futsal...
Pendampingan Ekstrakulikuler dalam Menumbuhkan Kemandirian Peserta Didik SMKS Mitra Mandiri Panyabungan
Pendampingan Ekstrakulikuler dalam Menumbuhkan Kemandirian Peserta Didik SMKS Mitra Mandiri Panyabungan
Kegiatan ekstrakurikuler dapat di lakukan di sekolah maupun di luar sekolah tergantung dengan kebutuhan dan kesesuaian jenis kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler tida...
Penguatan Pribadi Muslim Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Tahfidz Di Smp Telkom Bandung
Penguatan Pribadi Muslim Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Tahfidz Di Smp Telkom Bandung
Abstrak. Penelitian ini mengarah pada empat rumusan permasalahan yang meliputi: 1) perencanaan kegiatan ekstrakurikuler tahfidz 2) proses pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tahfi...
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Abstrak
Karang Taruna Haur Galur berperan aktif dalam kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Sukagalih. Mulai dari menggerakkan Pemuda Unit hingga pemberdayaan ...
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Ekstrakurikuler Berbasis Website di SMK Negeri 1 Sampang
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Ekstrakurikuler Berbasis Website di SMK Negeri 1 Sampang
Ekstrakurikuler merupakan kegiatan di luar jam pelajaran sebagai upaya membentuk manusia seutuhnya untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan. SMK Negeri 1 Sampang adala...

