Javascript must be enabled to continue!
PEMILIHAN KOSTUM UNTUK MENUNJUKKAN KONDISI PSIKOLOGIS KARAKTER SAREH PADA FILM FIKSI SAREH
View through CrossRef
Film sebagai medium ekspresi visual memiliki kekuatan untuk merepresentasikan kondisi psikologis karakter melalui elemen artistik, salah satunya adalah kostum. Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pemilihan kostum dapat merefleksikan kondisi emosional tokoh utama, Sareh, dalam film fiksi Sareh. Tokoh Sareh mengalami trauma berat akibat kehilangan orang tua dan menjadi korban pemerkosaan, yang menyebabkan tekanan psikologis mendalam dan memunculkan keinginan untuk bunuh diri. Penciptaan karya ini menggunakan pendekatan tiga dimensi karakter fisiologis, sosiologis, dan psikologis sebagai dasar dalam merancang kostum. Kostum didesain menggunakan gaya home outfit dan casual outfit dengan pilihan warna gelap dan pudar, seperti hitam, coklat, dan crème, untuk mencerminkan kondisi psikologis karakter. Desain, warna, dan material kostum yang berubah di tiap adegan menjadi indikator visual emosi dan perkembangan karakter. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa kostum dapat menjadi media naratif non-verbal yang efektif dalam menyampaikan
Title: PEMILIHAN KOSTUM UNTUK MENUNJUKKAN KONDISI PSIKOLOGIS KARAKTER SAREH PADA FILM FIKSI SAREH
Description:
Film sebagai medium ekspresi visual memiliki kekuatan untuk merepresentasikan kondisi psikologis karakter melalui elemen artistik, salah satunya adalah kostum.
Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pemilihan kostum dapat merefleksikan kondisi emosional tokoh utama, Sareh, dalam film fiksi Sareh.
Tokoh Sareh mengalami trauma berat akibat kehilangan orang tua dan menjadi korban pemerkosaan, yang menyebabkan tekanan psikologis mendalam dan memunculkan keinginan untuk bunuh diri.
Penciptaan karya ini menggunakan pendekatan tiga dimensi karakter fisiologis, sosiologis, dan psikologis sebagai dasar dalam merancang kostum.
Kostum didesain menggunakan gaya home outfit dan casual outfit dengan pilihan warna gelap dan pudar, seperti hitam, coklat, dan crème, untuk mencerminkan kondisi psikologis karakter.
Desain, warna, dan material kostum yang berubah di tiap adegan menjadi indikator visual emosi dan perkembangan karakter.
Hasil penciptaan menunjukkan bahwa kostum dapat menjadi media naratif non-verbal yang efektif dalam menyampaikan.
Related Results
Pergeseran Bentuk Siluet Kostum Tari Jaipongan Tahun 1980-2010
Pergeseran Bentuk Siluet Kostum Tari Jaipongan Tahun 1980-2010
ABSTRACKThis article is aimed at identifying the shift in silhouette of Jaipongan costume from its first appearance (in 1980) until thirty years later (2010). The silhouette of Jai...
KOSTUM DALAM TEATER TRADISIONAL BORIA DI PULAU PINANG AWAL ABAD KE-21
KOSTUM DALAM TEATER TRADISIONAL BORIA DI PULAU PINANG AWAL ABAD KE-21
Penulisan artikel ini bertujuan mengkaji kostum dalam teater tradisional boria di Pulau Pinang. Kostum merupakan salah satu daripada lima elemen yang terdapat dalam persembahan bor...
Menganalisis Bentuk Desain Ornamen pada Kostum Tari Remo Gaya Surabayan dengan Estetika Objektif
Menganalisis Bentuk Desain Ornamen pada Kostum Tari Remo Gaya Surabayan dengan Estetika Objektif
Tari Remo merupakan salah satu kebudayaan tari yang tidak asing di telinga orang Indonesia termasuk pada Kota Surabaya, Jombang, dan seterusnya. Tari tersebut memiliki keterikatan ...
Kostum Tarian Topeng Ireng Kabupaten Magelang Menurut Perspektif Semiotika Charles Sanders Pierce
Kostum Tarian Topeng Ireng Kabupaten Magelang Menurut Perspektif Semiotika Charles Sanders Pierce
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari kostum tarian Topeng Ireng. Tarian Topeng Ireng merupakan salah satu kesenian asli daerah Kabupaten Magelang yang masih berkemb...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Inovasi Model Pembelajaran Fiksi Historis: Pendekatan Rekreasi-Prokreasi untuk Penguatan Wawasan Kebangsaan di SMA
Inovasi Model Pembelajaran Fiksi Historis: Pendekatan Rekreasi-Prokreasi untuk Penguatan Wawasan Kebangsaan di SMA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi pembelajaran fiksi historis di SMA se-Kota Madiun dan kebutuhan siswa dan guru terhadap model pembelajaran fiksi historis yan...

